Grup: http://groups.google.com/group/alumniUGM/topics
- stress related to ourself [7 Pemutakhiran]
- Majalah Gatra Lenyap di Pasaran [5 Pemutakhiran]
- Gaya hidup bersahaja :-) [10 Pemutakhiran]
- Rebutan sertifikat halal. [2 Pemutakhiran]
- Negeri Para Komentator [1 Pemutakhiran]
Topik: stress related to ourself
- Arief Prihantoro <ariefprihantoro@kagamavirtual.com> Jun 24 11:35PM +0700 ^
- andirahmah91@yahoo.com Jun 25 12:08AM ^
Mas Ths,
Saya cemas membaca sharingnya Mas Ths. Disuntik utk mengatasi kelelahan berlebihan, indikasi yg kurang baik.
Bekerja untuk hidup atau
hidup untuk bekerja?
Saat suami saya dulu sangat workaholic dan akhirnya harus menginap seminggu di RS akibat thypus akut, saya hanya bilang beberapa hal, yg mungkin juga berguna utk Mas Ths.
1. Bekerja itu tujuannya adalah utk membahagiakan keluarga. Anak-anak masih kecil, mereka memerlukan kehadiran orang tuanya hingga mereka dewasa.
(Meski mati adalah rahasia, setidaknya ikhtiar utk tetap sehat harus dilakukan)
2. Kalau terjadi hal terburuk akibat tidak menyeimbangkan hak istirahat badan dgn kewajibannya menanggung beban kerja, di kantor kamu akan terasa suasana "kehilangan" paling lama 1 bulan. Setelah itu, akan ada orang lain yg mengisi posisi kamu.
Di rumah, "kehilangan" itu tak akan tergantikan seumur hidup kami.
3. Mengingat poin2 di atas, maka cara terbaik utk menyelesaikan masalah adalah:
- makan makanan bergizi yg seimbang
- olah raga teratur utk meningkatkan stamina tubuh
- tidur efektif selama 10-15 menit saat istirahat siang
- banyak minum air putih, dan selalu berdo'a saat akan minum.
Mas Ths yg baik,
Tubuh kita memberikan isyarat saat ada sesuatu yg mengganggu proses reguler dlm tubuh. Ignoring thdp sinyal yang diberikan tubuh, seringkali berakibat fatal.
Kewajiban kita adalah berikhtiar supaya dapat hidup sehat lebih lama utk keluarga.
Stress? Akan hilang dgn sendirinya kalau kita bisa 'smart' menghadapinya.
Salam,
Andi Rahmah
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
- Arief Prihantoro <ariefprihantoro@kagamavirtual.com> Jun 25 06:18AM +0700 ^
Menurut saya cara terbaik utk menyelesaikan masalah adalah:
lebih banyak bermain sama anak2 di rumah, lebih banyak dimainin istri
dirumah dan lebih banyak tertawa dirumah seperti saya sekarang...... pasti
lebih sehat..... hehehehe
2011/6/25 <andirahmah91@yahoo.com>
- andirahmah91@yahoo.com Jun 25 12:27AM ^
Hehehe.. Mas Arief, utk bisa memiliki situasi spt itu harus memiliki kompetensi dan pengalaman yg cukup.
Saya memiliki target utk keluar dari rutinitas pekerjaan 5 thn setelah menikah. Bekerja jadi hobby yg menyenangkan dan gak terikat waktu.
Beberapa prasyarat yg harus dipenuhi agar target itu tercapai saya lakukan.
Simplenya seperti membuat peta kehidupan, saat tujuan ditentukan, rute yg harus ditempuh dgn kerangka waktunya sudah diketahui.
Maka saat menjalaninya gak akan stress, karena kita sendiri yg memiliki kendali atas tujuan kita. Bos di kantor hanya salah satu "alat" utk mencapainya :-)
Salam,
Andi Rahmah
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
- "Agung Hadi P" <ahp1411@yahoo.co.id> Jun 24 11:44PM ^
Idealnya emang begitu mbak.. Tapi terkadang kita terjebak oleh tanggung jawab.. Ada tugas yang harus dikerjakan.. Dan belum tentu ada yang bisa menggantikan kita pada saat daya tahan tubuh kita mulai ngedrop dan perlu istirahat.
Jadi solusi terbaik saat itu adalah berusaha meningkatkan daya tahan tubuh secara cepat. Kalo tawaran terbaik untuk itu adalah suntik.. Mau ga mau Ɣªªª itu yg kita lakukan. :(
Salam
Agung
Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message-----
From: andirahmah91@yahoo.com
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Sat, 25 Jun 2011 00:08:48
To: <alumniugm@googlegroups.com>
Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
Subject: Re: [kagama] stress related to ourself
Mas Ths,
Saya cemas membaca sharingnya Mas Ths. Disuntik utk mengatasi kelelahan berlebihan, indikasi yg kurang baik.
Bekerja untuk hidup atau
hidup untuk bekerja?
Saat suami saya dulu sangat workaholic dan akhirnya harus menginap seminggu di RS akibat thypus akut, saya hanya bilang beberapa hal, yg mungkin juga berguna utk Mas Ths.
1. Bekerja itu tujuannya adalah utk membahagiakan keluarga. Anak-anak masih kecil, mereka memerlukan kehadiran orang tuanya hingga mereka dewasa.
(Meski mati adalah rahasia, setidaknya ikhtiar utk tetap sehat harus dilakukan)
2. Kalau terjadi hal terburuk akibat tidak menyeimbangkan hak istirahat badan dgn kewajibannya menanggung beban kerja, di kantor kamu akan terasa suasana "kehilangan" paling lama 1 bulan. Setelah itu, akan ada orang lain yg mengisi posisi kamu.
Di rumah, "kehilangan" itu tak akan tergantikan seumur hidup kami.
3. Mengingat poin2 di atas, maka cara terbaik utk menyelesaikan masalah adalah:
- makan makanan bergizi yg seimbang
- olah raga teratur utk meningkatkan stamina tubuh
- tidur efektif selama 10-15 menit saat istirahat siang
- banyak minum air putih, dan selalu berdo'a saat akan minum.
Mas Ths yg baik,
Tubuh kita memberikan isyarat saat ada sesuatu yg mengganggu proses reguler dlm tubuh. Ignoring thdp sinyal yang diberikan tubuh, seringkali berakibat fatal.
Kewajiban kita adalah berikhtiar supaya dapat hidup sehat lebih lama utk keluarga.
Stress? Akan hilang dgn sendirinya kalau kita bisa 'smart' menghadapinya.
Salam,
Andi Rahmah
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
- Arief Prihantoro <ariefprihantoro@kagamavirtual.com> Jun 25 06:47AM +0700 ^
Kalau saya sedang ngedrop biasanya salah satu solusinya juga minta
disuntik.... suntik enak :-)
2011/6/25 Agung Hadi P <ahp1411@yahoo.co.id>
- andirahmah91@yahoo.com Jun 25 12:50AM ^
Mas Ths itu statusnya "jomblo" di Jkt, isteri dan anaknya ada di kota lain.
Jadi, tipsnya Mas Arief yg terakhir sulit dilakukan tanpa perencanaan panjang. Jadinya malah bikin stress tambahan :-/
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
- Sulastama Raharja <rsulastama@gmail.com> Jun 24 06:42PM +0700 ^
Majalah Gatra Lenyap di Pasaran
Misbahol Munir - Okezone
Majalah Gatra yang biasa terbit setiap pekan, dini hari tadi lenyap dari
pasaran.
Majalah Gatra yang terbit hari ini bersampul Angelina Sondakh dengan tema
"Terjebak Pusaran Arus Korupsi". Dani Hamdani, Direktur Marketing Majalah
Gatra, membenarkan informasi itu.
"Itu betul, saya tadi pagi pukul 03.30 WIB saya ditelpon pihak sirkulasi,
sirkulasi ditelepon agen kalau agen minta tambahan," ujar Dani kepada
wartawan, Jumat (24/6/2011).
Dani mengatakan bahwa Gatra yang terbit hari ini memang mengalami sedikit
keterlambatan dalam penyebarannya.
"Kita memang telat, karena waktu terbit agak rumit, harus dibungkus plastik
segala, seharusnya Kamis pagi sudah diedarkan, tapi memang sebagian agen
besar sudah ada yang kita sebar," kata dia.
Kata Dani, agen besar di Harmoni, Jakarta Pusat menyampaikan kepada pihak
Gatra bahwa Gatra terbitan hari ini langsung lenyap karena ada yang
memborong.
Lanjut Dani, karena agen-agen kehabisan stok akhirnya mereka minta tambahan.
Namun saat ini pihak Gatra tidak memiliki stok tambahan untuk disirkulasikan
ke agen.
"Agen-agen itu memang ada yang langganan, tapi karena habis mereka minta
stok lagi ke kami, stok kita habis," kata dia.
"Akhirnya tadi kami cetak ulang. Yang masalah adalah agen eceran," imbuhnya.
Menurut Dani, diborongnya Majalah Gatra tersebut kemungkinan muatan berita
yang diinvestigasi oleh Gatra. Sebab Gatra kali ini memuat investigasi
tentang dugaan keterlibatan petinggi Partai Demokrat dalam kasus korupsi.
"Yang pasti soal pemberitaan, kemungkinan tentang pemberitaan Demokrat,
Angelina Sondakh," kata dia.
Selain itu, kata Dani kemungkinan tentang pemberitaan Ruyati binti Satubi
yang dihukum pancung di Arab Saudi dan beritakan dimakamkan di dekat makam
Siti Khodijah, istri Rosulullah.
Namun dalam temuan Gatra di Jeddah, Ruyati dimakamkan jauh dari Siti
Khodijah yakni 20 kilometer.
"Ternyata menurut wartawan kita di sana, Ruyati tidak dimakamkan dekat Siti
Khodijah," tuturnya.
Namun, bisa saja pemborongan itu atas dasar pemberitaan kasus lain.
"Atau mungkin kasus lain," tandasnya.
Berikut Pernyataan Resmi Majalah Gatra:
Pemberitahuan buat pembeli gatra
Pembaca GATRA yang kami hormati, mohon maaf buat pelanggan eceran bila pekan
ini agak susah mendapatkan GATRA dengan cover Angelina Sondakh "Terjebak
Pusaran Arus Korupsi". Karena kami baru dapat kabar Jumat subuh ini, bahwa
beberapa agen besar telah diborong oleh pihak yang tidak memberi identitas.
Untuk memenuhi permintaan agen kami saat ini sedang dalam proses cetak
ulang. Mudah2an besok pagi beberapa agen tersebut sudah terisi lagi majalah
tersebut. .
Buat Anda pemilik iPad atau Samsung Galaxy tab (atau tablet pc berbasis
android lain) anda bisa mendapatkan GATRA versi digital.
Khusus untuk samsung galaxy tab anda bisa dapatkan GATRA di aplikasi
ereading.
Untuk android lain dan iPad anda bisa dapatkan GATRA dengan install aplikasi
wayang force dari www.wayangforce.com.
GATRA versi digital tersebut persis sama dengan versi cetak.
Hormat kami
Dani Hamdani
Direktur Marketing PT Era Media Informasi Penerbit majalah GATRA
http://news.okezone.com/read/2011/06/24/338/472193/majalah-gatra-lenyap-di-pasaran
--
tomo TGL' 93
~ KagamaVirtual is here, there, everywhere, anywhere ... For everyone" :) ..
http://kagamavirtual.com/ ~
- "rully rd/Agri01" <rully_rd@yahoo.co.id> Jun 24 11:48AM ^
Sigap sekali pemborongnya...
-----Original Message-----
From: Sulastama Raharja <rsulastama@gmail.com>
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Fri, 24 Jun 2011 18:42:58
To: alumniUGM<alumniUGM@googlegroups.com>
Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
Subject: [kagama] Majalah Gatra Lenyap di Pasaran
Majalah Gatra Lenyap di Pasaran
Misbahol Munir - Okezone
Majalah Gatra yang biasa terbit setiap pekan, dini hari tadi lenyap dari
pasaran.
Majalah Gatra yang terbit hari ini bersampul Angelina Sondakh dengan tema
"Terjebak Pusaran Arus Korupsi". Dani Hamdani, Direktur Marketing Majalah
Gatra, membenarkan informasi itu.
"Itu betul, saya tadi pagi pukul 03.30 WIB saya ditelpon pihak sirkulasi,
sirkulasi ditelepon agen kalau agen minta tambahan," ujar Dani kepada
wartawan, Jumat (24/6/2011).
Dani mengatakan bahwa Gatra yang terbit hari ini memang mengalami sedikit
keterlambatan dalam penyebarannya.
"Kita memang telat, karena waktu terbit agak rumit, harus dibungkus plastik
segala, seharusnya Kamis pagi sudah diedarkan, tapi memang sebagian agen
besar sudah ada yang kita sebar," kata dia.
Kata Dani, agen besar di Harmoni, Jakarta Pusat menyampaikan kepada pihak
Gatra bahwa Gatra terbitan hari ini langsung lenyap karena ada yang
memborong.
Lanjut Dani, karena agen-agen kehabisan stok akhirnya mereka minta tambahan.
Namun saat ini pihak Gatra tidak memiliki stok tambahan untuk disirkulasikan
ke agen.
"Agen-agen itu memang ada yang langganan, tapi karena habis mereka minta
stok lagi ke kami, stok kita habis," kata dia.
"Akhirnya tadi kami cetak ulang. Yang masalah adalah agen eceran," imbuhnya.
Menurut Dani, diborongnya Majalah Gatra tersebut kemungkinan muatan berita
yang diinvestigasi oleh Gatra. Sebab Gatra kali ini memuat investigasi
tentang dugaan keterlibatan petinggi Partai Demokrat dalam kasus korupsi.
"Yang pasti soal pemberitaan, kemungkinan tentang pemberitaan Demokrat,
Angelina Sondakh," kata dia.
Selain itu, kata Dani kemungkinan tentang pemberitaan Ruyati binti Satubi
yang dihukum pancung di Arab Saudi dan beritakan dimakamkan di dekat makam
Siti Khodijah, istri Rosulullah.
Namun dalam temuan Gatra di Jeddah, Ruyati dimakamkan jauh dari Siti
Khodijah yakni 20 kilometer.
"Ternyata menurut wartawan kita di sana, Ruyati tidak dimakamkan dekat Siti
Khodijah," tuturnya.
Namun, bisa saja pemborongan itu atas dasar pemberitaan kasus lain.
"Atau mungkin kasus lain," tandasnya.
Berikut Pernyataan Resmi Majalah Gatra:
Pemberitahuan buat pembeli gatra
Pembaca GATRA yang kami hormati, mohon maaf buat pelanggan eceran bila pekan
ini agak susah mendapatkan GATRA dengan cover Angelina Sondakh "Terjebak
Pusaran Arus Korupsi". Karena kami baru dapat kabar Jumat subuh ini, bahwa
beberapa agen besar telah diborong oleh pihak yang tidak memberi identitas.
Untuk memenuhi permintaan agen kami saat ini sedang dalam proses cetak
ulang. Mudah2an besok pagi beberapa agen tersebut sudah terisi lagi majalah
tersebut. .
Buat Anda pemilik iPad atau Samsung Galaxy tab (atau tablet pc berbasis
android lain) anda bisa mendapatkan GATRA versi digital.
Khusus untuk samsung galaxy tab anda bisa dapatkan GATRA di aplikasi
ereading.
Untuk android lain dan iPad anda bisa dapatkan GATRA dengan install aplikasi
wayang force dari www.wayangforce.com.
GATRA versi digital tersebut persis sama dengan versi cetak.
Hormat kami
Dani Hamdani
Direktur Marketing PT Era Media Informasi Penerbit majalah GATRA
http://news.okezone.com/read/2011/06/24/338/472193/majalah-gatra-lenyap-di-pasaran
--
tomo TGL' 93
~ KagamaVirtual is here, there, everywhere, anywhere ... For everyone" :) ..
http://kagamavirtual.com/ ~
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
- "Ebes Defry" <yusdanial@gmail.com> Jun 24 12:03PM ^
Pemborong biasanya identik dengan orang yang bergerak dibidang usaha konstruksi.
Lha kok yang ini malah memborong majalah ? Mau ditimbun biar harganya meroket kali ya..
http://yusdanial.blogspot.com
-----Original Message-----
From: "rully rd/Agri01" <rully_rd@yahoo.co.id>
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Fri, 24 Jun 2011 11:48:24
To: Grup Kagama<alumniugm@googlegroups.com>
Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
Subject: Re: [kagama] Majalah Gatra Lenyap di Pasaran
Sigap sekali pemborongnya...
-----Original Message-----
From: Sulastama Raharja <rsulastama@gmail.com>
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Fri, 24 Jun 2011 18:42:58
To: alumniUGM<alumniUGM@googlegroups.com>
Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
Subject: [kagama] Majalah Gatra Lenyap di Pasaran
Majalah Gatra Lenyap di Pasaran
Misbahol Munir - Okezone
Majalah Gatra yang biasa terbit setiap pekan, dini hari tadi lenyap dari
pasaran.
Majalah Gatra yang terbit hari ini bersampul Angelina Sondakh dengan tema
"Terjebak Pusaran Arus Korupsi". Dani Hamdani, Direktur Marketing Majalah
Gatra, membenarkan informasi itu.
"Itu betul, saya tadi pagi pukul 03.30 WIB saya ditelpon pihak sirkulasi,
sirkulasi ditelepon agen kalau agen minta tambahan," ujar Dani kepada
wartawan, Jumat (24/6/2011).
Dani mengatakan bahwa Gatra yang terbit hari ini memang mengalami sedikit
keterlambatan dalam penyebarannya.
"Kita memang telat, karena waktu terbit agak rumit, harus dibungkus plastik
segala, seharusnya Kamis pagi sudah diedarkan, tapi memang sebagian agen
besar sudah ada yang kita sebar," kata dia.
Kata Dani, agen besar di Harmoni, Jakarta Pusat menyampaikan kepada pihak
Gatra bahwa Gatra terbitan hari ini langsung lenyap karena ada yang
memborong.
Lanjut Dani, karena agen-agen kehabisan stok akhirnya mereka minta tambahan.
Namun saat ini pihak Gatra tidak memiliki stok tambahan untuk disirkulasikan
ke agen.
"Agen-agen itu memang ada yang langganan, tapi karena habis mereka minta
stok lagi ke kami, stok kita habis," kata dia.
"Akhirnya tadi kami cetak ulang. Yang masalah adalah agen eceran," imbuhnya.
Menurut Dani, diborongnya Majalah Gatra tersebut kemungkinan muatan berita
yang diinvestigasi oleh Gatra. Sebab Gatra kali ini memuat investigasi
tentang dugaan keterlibatan petinggi Partai Demokrat dalam kasus korupsi.
"Yang pasti soal pemberitaan, kemungkinan tentang pemberitaan Demokrat,
Angelina Sondakh," kata dia.
Selain itu, kata Dani kemungkinan tentang pemberitaan Ruyati binti Satubi
yang dihukum pancung di Arab Saudi dan beritakan dimakamkan di dekat makam
Siti Khodijah, istri Rosulullah.
Namun dalam temuan Gatra di Jeddah, Ruyati dimakamkan jauh dari Siti
Khodijah yakni 20 kilometer.
"Ternyata menurut wartawan kita di sana, Ruyati tidak dimakamkan dekat Siti
Khodijah," tuturnya.
Namun, bisa saja pemborongan itu atas dasar pemberitaan kasus lain.
"Atau mungkin kasus lain," tandasnya.
Berikut Pernyataan Resmi Majalah Gatra:
Pemberitahuan buat pembeli gatra
Pembaca GATRA yang kami hormati, mohon maaf buat pelanggan eceran bila pekan
ini agak susah mendapatkan GATRA dengan cover Angelina Sondakh "Terjebak
Pusaran Arus Korupsi". Karena kami baru dapat kabar Jumat subuh ini, bahwa
beberapa agen besar telah diborong oleh pihak yang tidak memberi identitas.
Untuk memenuhi permintaan agen kami saat ini sedang dalam proses cetak
ulang. Mudah2an besok pagi beberapa agen tersebut sudah terisi lagi majalah
tersebut. .
Buat Anda pemilik iPad atau Samsung Galaxy tab (atau tablet pc berbasis
android lain) anda bisa mendapatkan GATRA versi digital.
Khusus untuk samsung galaxy tab anda bisa dapatkan GATRA di aplikasi
ereading.
Untuk android lain dan iPad anda bisa dapatkan GATRA dengan install aplikasi
wayang force dari www.wayangforce.com.
GATRA versi digital tersebut persis sama dengan versi cetak.
Hormat kami
Dani Hamdani
Direktur Marketing PT Era Media Informasi Penerbit majalah GATRA
http://news.okezone.com/read/2011/06/24/338/472193/majalah-gatra-lenyap-di-pasaran
--
tomo TGL' 93
~ KagamaVirtual is here, there, everywhere, anywhere ... For everyone" :) ..
http://kagamavirtual.com/ ~
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
- "SisCahya Bhuwana" <siscahya@kagamavirtual.com> Jun 24 02:11PM ^
Pemborongnya dapet proyek buat rumah percontohan dng atap sampul majallah....
Siswanto
Power Generation Services
Specialist Engineer
Blog: www.sispowergeneration.blogspot.com
Mobile: +62 81311422270
+62 81398199500
PIN : 22773192
Emails: sis_cahya@yahoo.com
siscahyabhuwana@gmail.com
Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message-----
From: "Ebes Defry" <yusdanial@gmail.com>
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Fri, 24 Jun 2011 12:03:07
To: <alumniugm@googlegroups.com>
Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
Subject: Re: [kagama] Majalah Gatra Lenyap di Pasaran
Pemborong biasanya identik dengan orang yang bergerak dibidang usaha konstruksi.
Lha kok yang ini malah memborong majalah ? Mau ditimbun biar harganya meroket kali ya..
http://yusdanial.blogspot.com
-----Original Message-----
From: "rully rd/Agri01" <rully_rd@yahoo.co.id>
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Fri, 24 Jun 2011 11:48:24
To: Grup Kagama<alumniugm@googlegroups.com>
Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
Subject: Re: [kagama] Majalah Gatra Lenyap di Pasaran
Sigap sekali pemborongnya...
-----Original Message-----
From: Sulastama Raharja <rsulastama@gmail.com>
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Fri, 24 Jun 2011 18:42:58
To: alumniUGM<alumniUGM@googlegroups.com>
Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
Subject: [kagama] Majalah Gatra Lenyap di Pasaran
Majalah Gatra Lenyap di Pasaran
Misbahol Munir - Okezone
Majalah Gatra yang biasa terbit setiap pekan, dini hari tadi lenyap dari
pasaran.
Majalah Gatra yang terbit hari ini bersampul Angelina Sondakh dengan tema
"Terjebak Pusaran Arus Korupsi". Dani Hamdani, Direktur Marketing Majalah
Gatra, membenarkan informasi itu.
"Itu betul, saya tadi pagi pukul 03.30 WIB saya ditelpon pihak sirkulasi,
sirkulasi ditelepon agen kalau agen minta tambahan," ujar Dani kepada
wartawan, Jumat (24/6/2011).
Dani mengatakan bahwa Gatra yang terbit hari ini memang mengalami sedikit
keterlambatan dalam penyebarannya.
"Kita memang telat, karena waktu terbit agak rumit, harus dibungkus plastik
segala, seharusnya Kamis pagi sudah diedarkan, tapi memang sebagian agen
besar sudah ada yang kita sebar," kata dia.
Kata Dani, agen besar di Harmoni, Jakarta Pusat menyampaikan kepada pihak
Gatra bahwa Gatra terbitan hari ini langsung lenyap karena ada yang
memborong.
Lanjut Dani, karena agen-agen kehabisan stok akhirnya mereka minta tambahan.
Namun saat ini pihak Gatra tidak memiliki stok tambahan untuk disirkulasikan
ke agen.
"Agen-agen itu memang ada yang langganan, tapi karena habis mereka minta
stok lagi ke kami, stok kita habis," kata dia.
"Akhirnya tadi kami cetak ulang. Yang masalah adalah agen eceran," imbuhnya.
Menurut Dani, diborongnya Majalah Gatra tersebut kemungkinan muatan berita
yang diinvestigasi oleh Gatra. Sebab Gatra kali ini memuat investigasi
tentang dugaan keterlibatan petinggi Partai Demokrat dalam kasus korupsi.
"Yang pasti soal pemberitaan, kemungkinan tentang pemberitaan Demokrat,
Angelina Sondakh," kata dia.
Selain itu, kata Dani kemungkinan tentang pemberitaan Ruyati binti Satubi
yang dihukum pancung di Arab Saudi dan beritakan dimakamkan di dekat makam
Siti Khodijah, istri Rosulullah.
Namun dalam temuan Gatra di Jeddah, Ruyati dimakamkan jauh dari Siti
Khodijah yakni 20 kilometer.
"Ternyata menurut wartawan kita di sana, Ruyati tidak dimakamkan dekat Siti
Khodijah," tuturnya.
Namun, bisa saja pemborongan itu atas dasar pemberitaan kasus lain.
"Atau mungkin kasus lain," tandasnya.
Berikut Pernyataan Resmi Majalah Gatra:
Pemberitahuan buat pembeli gatra
Pembaca GATRA yang kami hormati, mohon maaf buat pelanggan eceran bila pekan
ini agak susah mendapatkan GATRA dengan cover Angelina Sondakh "Terjebak
Pusaran Arus Korupsi". Karena kami baru dapat kabar Jumat subuh ini, bahwa
beberapa agen besar telah diborong oleh pihak yang tidak memberi identitas.
Untuk memenuhi permintaan agen kami saat ini sedang dalam proses cetak
ulang. Mudah2an besok pagi beberapa agen tersebut sudah terisi lagi majalah
tersebut. .
Buat Anda pemilik iPad atau Samsung Galaxy tab (atau tablet pc berbasis
android lain) anda bisa mendapatkan GATRA versi digital.
Khusus untuk samsung galaxy tab anda bisa dapatkan GATRA di aplikasi
ereading.
Untuk android lain dan iPad anda bisa dapatkan GATRA dengan install aplikasi
wayang force dari www.wayangforce.com.
GATRA versi digital tersebut persis sama dengan versi cetak.
Hormat kami
Dani Hamdani
Direktur Marketing PT Era Media Informasi Penerbit majalah GATRA
http://news.okezone.com/read/2011/06/24/338/472193/majalah-gatra-lenyap-di-pasaran
--
tomo TGL' 93
~ KagamaVirtual is here, there, everywhere, anywhere ... For everyone" :) ..
http://kagamavirtual.com/ ~
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
- Nurcahya Priyonugroho <anung.pnugroho@gmail.com> Jun 24 10:24PM +0700 ^
> Sigap sekali pemborongnya...
*** Buat Angelina Sondakh, mungkin tahun 2011 ini adalah "annus
horribilis" baginya.
SOL
-Anung-
Topik: Gaya hidup bersahaja :-)
- umigita@gmail.com Jun 24 11:09AM ^
Ada kemungkinan lain juga,nanti di krl 8ribu,berpadu antara BB dengan Nexian hehehe
Justkidding.com
Salam,
Umi gita
Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message-----
From: "Ibum" <ibumjakarta@yahoo.co.id>
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Fri, 24 Jun 2011 14:16:13
To: <alumniugm@googlegroups.com>
Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
Subject: RE: [kagama] Gaya hidup bersahaja :-)
Mulai 2 Juli besok, sudah tidak ada lagi Kereta dengan tariff Rp. 4.500,
hanya ada tersedia 2 tarif, Rp. 1500 dan Rp. 8000. Dengan kondisi yang
sekarang aja, KRL Ekonomi udah 2 lantai (dalam gerbong dan di atap), entah
berapa lantai nanti KRL Ekonomi setelah, yang pastinya akan dapat limpahan
tambahan penumpang dari sebagian orang2 yang biasa naik Kereta Rp, 4.500. Ga
cukup hanya itu, jadwal perjalanan KRL Ekonomi pun dikurangi. Orang2 sudah
itung2an, terlalu berat di ongkos klo harus naik yang Rp. 8000 dan badan ga
kuat umpel2an klo naik yang Rp. 1500. Pilihannya kembali ke motor, yg jelas
sebagai solusi yang dicari masyaralat sendiri, ketika pemerintah tidak bisa
menyediakan layanan transportasi public yg murah.., betul kata mas Arif,
pake motor 10rb cukup., Jalanan bakal makin rame lagi..
Minggu2 ini teman2 di milis KRLMania, lg gencar2nya sosialisasi ke media
tentang penolakan kenaikan tarif. Sampe bikin undangan ke Presiden untuk
cobain naik KRL
Ibum.
From: alumniugm@googlegroups.com [mailto:alumniugm@googlegroups.com] On
Behalf Of ariefprihantoro@kagamavirtual.com
Sent: Friday, June 24, 2011 1:27 PM
To: alumniugm@googlegroups.com
Subject: Re: [kagama] Gaya hidup bersahaja :-)
Memang, tapi di Indonesia..UMP aja maksa naik motor :-)
---------------
Naik motor itu saya yakin bukan karena maksa atau blm tentu maksa. Coba anda
berfikir dari cara berfikirnya orang yg menerima UMP dan "maksa" naik motor.
Mari kita coba berhitung. Andaikan si A, yg menerima UMP dan "maksa" naik
motor tsb, rumahnya jauh dr stasiun kereta dan transport paling cepat dan
praktis adalah naik kereta. Dari rumah ke stasiun perlu ditempuh dengan naik
ojek dg ongkos 10.000, atau kalau kita mau paksa dia supaya lebih irit lagi
katakanlah 2x naik angkot dg ongkos masing2 3000, pulang pergi rumah-stasiun
12.000. Kmdn naik kereta dg ongkos 4500, pulang pergi jadi 9000. Dr stasiun
tujuan ke kantor naik angkot 3000, pulang pergi 6000. Totalnya 27.000 per
hari.
Sementara kalau naik motor hanya butuh 10.000 (bahkan bisa kurang) utk beli
bensin pulang pergi. Ada selisih 17.000 bila dibandingkan dengan naik angkot
dan kereta. Jika penghematan 17.000 ini diakumulasi selama 22 hari kerja
akan dapat digunakan utk bayar cicilan motor, nombok2 dikit namun lebih
cepat waktunya dan tidak lebih capek. Selain itu yg bersangkutan jadi punya
aset.
Kalau masih dihitung utk kebutuhan sehari2 bahkan sebetulnya jauh lebih irit
mereka memiliki motor daripada mesti naik umum. Katakanlah misalkan saat
liburan yg bersangkutan ngajak keluarga jalan2 atau ngantar istrinya ke
pasar saat liburan. Saya yakin jauh lebih irit jika mereka memiliki motor
sendiri, meskipun "dipaksakan" dengan berhutang. Namun mereka berhutang
dengan alasan untuk lebih bisa melakukan penghematan.
Itulah makanya penjualan motor di Jakarta ini meledak, karena mahalnya
ongkos transport jika menggunakan angkutan umum. Dan mereka memilih kredit
motor bukan dalam rangka "maksa" namun dengan penuh perhitungan.
Mau pake sepeda ? Hahahaha.... ongkos kesehatannya jauh lebih mahal bu.
Jangan pikir bersepeda dlm kondisi polusi tinggi akan bikin sehat, justru dg
berpacunya jantung lebih cepat dan gerak paru2 lebih cepat dan volume lebih
besar maka kemampuan hisap polutan jg lebih besar. Tinggal nunggu waktu saja
menurunnya kesehatan. Dan jangan salah, justru pengguna sepeda ke kantor di
Jakarta ini lebih banyak didominasi kaum berduit, bukan oleh mereka yg
menerima upah UMP.
Salam,
Arief Prihantoro
_____
From: andirahmah91@yahoo.com
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Thu, 23 Jun 2011 15:29:53 +0000
To: <alumniugm@googlegroups.com>
ReplyTo: alumniugm@googlegroups.com
Subject: Re: [kagama] Gaya hidup bersahaja :-)
Memang, tapi di Indonesia..UMP aja maksa naik motor :-).
Sent from my BlackBerryR smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
Teruuusss...!
_____
From: Ery Wijaya <erywijaya@gmail.com>
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Thu, 23 Jun 2011 23:27:07 +0900
To: <alumniugm@googlegroups.com>
ReplyTo: alumniugm@googlegroups.com
Subject: Re: [kagama] Gaya hidup bersahaja :-)
Gaji PNS Jepang Rp 20 Juta Per Bulan, Tapi Naik Sepeda
Hehehe judulnya agak menyesatkan neh...Gaji segitu hampir sama dengan jumlah
uang bulanan penerima beasiswa Monbusho.
Ya lumrahlah kalau naek sepeda :)
2011/6/24 <andirahmah91@yahoo.com>
http://id.m.yahoo.com/w/news_asia/gaji-pns-jepang-rp-20-juta-per-bulan-16420
9651.html?back=%2F
<http://id.m.yahoo.com/w/news_asia/gaji-pns-jepang-rp-20-juta-per-bulan-1642
09651.html?back=%2F&.ts=1308829620&.tsrc=yahoo&.intl=id&.lang=id>
&.ts=1308829620&.tsrc=yahoo&.intl=id&.lang=id
Sent from my BlackBerryR smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
Teruuusss...!
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
- Zulfadli <zulfadli.sy@gmail.com> Jun 24 08:24PM +0700 ^
Maaf, Mbak Andi ngasih link ini untuk menunjukkan kebersahajaan orang Jepang
atau moda transportasi di Jepang ya?
Kalo yang bisa saya tangkap, sumber beritanya mengangkat ini sebagai
gambaran orang yang kaya raya di Jepang, tapi milih naik sepeda kemana-mana.
*Gaji PNS masa kerja satu tahun 190 ribu yen ( Rp 20 juta) per bulan. Saito
sendiri dengan masa kerja 20 tahun menerima gaji 280 ribu yen setiap bulan.*
*Belum dipotong pajak penghasilan sepuluh persen.*
*Kendati demikian, mayoritas pegawai naik sepeda ke kantor.*
Ini berarti gajinya Mas Saito sekitar Rp 30 juta perbulan. Tapi dia (?)
milih naik sepeda ke kantor.
Artinya bersahaja.
Hmmmm menarik sekaluie....
(sambil mikir, jangan-jangan karena harga motor di sana mahal banget ya?)
2011/6/23 <andirahmah91@yahoo.com>
- ariefprihantoro@kagamavirtual.com Jun 24 01:32PM ^
Itu sebetulnya berita tentang orang Jepang kalangan biasa2 aja dan bersahaja. Tidak ada hubungannya dengan moda transportasi :-)
Salam,
Arief Prihantoro
-----Original Message-----
From: Zulfadli <zulfadli.sy@gmail.com>
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Fri, 24 Jun 2011 20:24:07
To: <alumniugm@googlegroups.com>
Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
Subject: Re: [kagama] Gaya hidup bersahaja :-)
Maaf, Mbak Andi ngasih link ini untuk menunjukkan kebersahajaan orang Jepang
atau moda transportasi di Jepang ya?
Kalo yang bisa saya tangkap, sumber beritanya mengangkat ini sebagai
gambaran orang yang kaya raya di Jepang, tapi milih naik sepeda kemana-mana.
*Gaji PNS masa kerja satu tahun 190 ribu yen ( Rp 20 juta) per bulan. Saito
sendiri dengan masa kerja 20 tahun menerima gaji 280 ribu yen setiap bulan.*
*Belum dipotong pajak penghasilan sepuluh persen.*
*Kendati demikian, mayoritas pegawai naik sepeda ke kantor.*
Ini berarti gajinya Mas Saito sekitar Rp 30 juta perbulan. Tapi dia (?)
milih naik sepeda ke kantor.
Artinya bersahaja.
Hmmmm menarik sekaluie....
(sambil mikir, jangan-jangan karena harga motor di sana mahal banget ya?)
2011/6/23 <andirahmah91@yahoo.com>
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
- "Ebes Defry" <yusdanial@gmail.com> Jun 24 01:32PM ^
Ada kaitannya dengan politik dumping ?
Kenapa rakyat jepang memilih jalan kaki daripada naik kendaraan ?
Perlu analisis yang komprehensif terhadap alasannya. Apakah murni karena ingin dibilang bersahaja atau karena faktor lain ?
Perlu diingat, penggunaan moda transportasi erat kaitannya dengan lokasi tempat tinggal pekerja menuju kantor.
Saya rasa jangan2 tergesa2 membuat kesimpulan. Kecuali sehari2 kita pernah tinggal disana atau minimal pernah melakukan penelitian meskipun hanya berupa survey kecil-kecilan.
http://yusdanial.blogspot.com
- Zulfadli <zulfadli.sy@gmail.com> Jun 24 08:54PM +0700 ^
Mm, angka kecelakaan motor yang tinggi menurut saya karena dipicu oleh aksi
ugal-ugalan di jalanan.
Serobot sana serobot sini, salip-salipan, atau emang senang ngebut.
Gak cuma pengendara motor, pengendara mobil dan bus juga sama suka
ngawurnya. Gimana jalur busway dimasuki mobil. Bus berhenti tiba-tiba karena
disetop penumpang di lokasi yang seharusnya tidak boleh berhenti. Semua
menyumbang peluang menciptakan bahaya.
Kenapa pengendara motor yang paling banyak jadi korban? Ini karena
pengendara motor adalah pelaku transportasi dengan kecepatan menengah sampe
tinggi yang punya kemungkinan kontak langsung dalam kecelakaan. Tanpa
kecelakaan pun mereka punya risiko perjalanan yang cukup tinggi. Misalnya
basah dan masuk angin karena kehujanan, dll.
Kalo pengendara mobil, dia lebih aman, terlindungi body mobilnya. Bus
apalagi. Truk, wah dia malah gak takut adu siapa paling kuat bodynya.
Kalo di kota padat arus lalu lintas, dicoba sepeda sebagai kendaraan
alternatif, saya kira yang terjadi justru kemacetan yang lebih parah. Salah
satu keunggulan motor, dia bisa nyediakan tarikan cepat ke kecepatan tinggi.
Sepeda? No. Artinya kalo sepeda pengen nyeberang atau sekedar mau minggir
aja, lamanya bisa berkali lipat. Ini justru membahayakan pengguna jalan lain
yang harus mengerem mendadak untuk memberi ruang pada rekan kita yang naik
sepeda.
Kecuali ada jalur khusus untuk sepeda. Dan ini butuh penataan fisik kota dan
partisipasi penyepeda. Artinya ini berpulang kembali pada masyarakat. Mau
gak berlama-lama nyampe ke tujuan naik sepeda.
Tingkat kecelakaan bersepeda mungkin kecil (ini prediksi saya), tapi ini
bagian dari konsekuensi pilihan yang diambil.
Makin besar manfaat, sebenarnya makin besar juga risikonya.
Naik pesawat cepat nyampe. Tapi kalo jatuh, ya gitu deh.
Jalan kaki lambat nyampe. Tapi kalo jatuh, ya nyante.
Permasalahannya, sadar atau tidak para pengguna jalan, bahwa mereka
menggunakan pilihan transportasi yang melibatkan manfaat sekaligus risiko
secara bersamaan.
*Solusi:
**Berkendaralah dengan aman dan taat aturan.*
Zulfadli
2011/6/24 <andirahmah91@yahoo.com>
- andirahmah91@yahoo.com Jun 24 02:58PM ^
Hehehe..., saya baru nyampe rumah.
Tadi naik 604 pulangnya. Karena ada selisih 35 ribu dibandingkan naik taksi, jadi..saya memutuskan beli mug dan mangkuk utk memberikan hadiah pada diri sendiri :-).
Salam,
Andi Rahmah
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message-----
From: ariefprihantoro@kagamavirtual.com
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Fri, 24 Jun 2011 13:32:14
To: <alumniugm@googlegroups.com>
Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
Subject: Re: [kagama] Gaya hidup bersahaja :-)
Itu sebetulnya berita tentang orang Jepang kalangan biasa2 aja dan bersahaja. Tidak ada hubungannya dengan moda transportasi :-)
Salam,
Arief Prihantoro
-----Original Message-----
From: Zulfadli <zulfadli.sy@gmail.com>
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Fri, 24 Jun 2011 20:24:07
To: <alumniugm@googlegroups.com>
Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
Subject: Re: [kagama] Gaya hidup bersahaja :-)
Maaf, Mbak Andi ngasih link ini untuk menunjukkan kebersahajaan orang Jepang
atau moda transportasi di Jepang ya?
Kalo yang bisa saya tangkap, sumber beritanya mengangkat ini sebagai
gambaran orang yang kaya raya di Jepang, tapi milih naik sepeda kemana-mana.
*Gaji PNS masa kerja satu tahun 190 ribu yen ( Rp 20 juta) per bulan. Saito
sendiri dengan masa kerja 20 tahun menerima gaji 280 ribu yen setiap bulan.*
*Belum dipotong pajak penghasilan sepuluh persen.*
*Kendati demikian, mayoritas pegawai naik sepeda ke kantor.*
Ini berarti gajinya Mas Saito sekitar Rp 30 juta perbulan. Tapi dia (?)
milih naik sepeda ke kantor.
Artinya bersahaja.
Hmmmm menarik sekaluie....
(sambil mikir, jangan-jangan karena harga motor di sana mahal banget ya?)
2011/6/23 <andirahmah91@yahoo.com>
> http://id.m.yahoo.com/w/news_asia/gaji-pns-jepang-rp-20-juta-per-bulan-164209651.html?back=%2F&.ts=1308829620&.tsrc=yahoo&.intl=id&.lang=id
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
- Zulfadli <zulfadli.sy@gmail.com> Jun 24 09:06PM +0700 ^
Tambahan,
Menurut saya transportasi yang paling berbahaya di jogja itu adalah becak.
Banyak orang jadi korban justru karena menghindari menabrak becak yang
nyebrang.
Kenapa? Karena tanpa spion ataupun ngecek-ngecek belakang, abang becak kita
cuma ngelambaikan tangan dan langsung banting setir kiri atau kanan. Alhasil
semua orang di belakang jadi kalang kabut ngendalikan kendaraannya. Gak
jarang terpaksa nyenggol depan belakang kiri kanan, demi "menyelamatkan"
teman kita yang naik becak.
Ini menunjukkan apa? Menunjukkan perilaku berkendara itu lebih penting (dan
lebih bisa membahayakan) daripada sekedar pilihan kendaraan apa yang
digunakan.
Salam,
Zulfadli
2011/6/24 Zulfadli <zulfadli.sy@gmail.com>
- andirahmah91@yahoo.com Jun 24 03:08PM ^
Mas Zulfadli,
Terima kasih informasinya, nanti saya teruskan ke Mas Darmaningtyas, alumni Filsafat UGM yg memproduksi becak generasi baru, lebih ringan 15-20 kg..supaya meringankan beban abang becak :-).
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message-----
From: Zulfadli <zulfadli.sy@gmail.com>
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Fri, 24 Jun 2011 21:06:25
To: <alumniugm@googlegroups.com>
Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
Subject: Re: [kagama] Gaya hidup bersahaja :-)
Tambahan,
Menurut saya transportasi yang paling berbahaya di jogja itu adalah becak.
Banyak orang jadi korban justru karena menghindari menabrak becak yang
nyebrang.
Kenapa? Karena tanpa spion ataupun ngecek-ngecek belakang, abang becak kita
cuma ngelambaikan tangan dan langsung banting setir kiri atau kanan. Alhasil
semua orang di belakang jadi kalang kabut ngendalikan kendaraannya. Gak
jarang terpaksa nyenggol depan belakang kiri kanan, demi "menyelamatkan"
teman kita yang naik becak.
Ini menunjukkan apa? Menunjukkan perilaku berkendara itu lebih penting (dan
lebih bisa membahayakan) daripada sekedar pilihan kendaraan apa yang
digunakan.
Salam,
Zulfadli
2011/6/24 Zulfadli <zulfadli.sy@gmail.com>
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
- Zulfadli <zulfadli.sy@gmail.com> Jun 24 09:25PM +0700 ^
Terima kasih atas perjuangan dan semangatnya Mbak Andi. Sekalian kalo gitu
saya lengkapi dikit.
*Solusi untuk becak:*
Menurut saya becak sebaiknya diprioritaskan jadi transportasi wisata aja.
Ini lebih menguntungkan untuk abang becak kita, pengendara lainnya, serta
daerah itu sendiri melalui kesan ramah wisata (bisa jadi ikon khusus,
misalnya di jogja).
Bagi abang becak, bayarannya lebih gede, karena yang dia jual termasuk
suasana dan pengalaman mbecak bagi penumpangnya.
Bagi pengendara lain, jauh lebih nyaman (dan aman), karena becak tidak asal
lalu lalang di jalanan.
Bagi pemerintah, ini menjadikan salah satu peluang untuk daya tarik
pariwisata.
Tambahan lagi:
becak sebaiknya dilengkapi spion yang cukup gede. abang becaknya juga
sebaiknya belajar bahasa asing.
SIP...!
Zulfadli
2011/6/24 <andirahmah91@yahoo.com>
- Nurcahya Priyonugroho <anung.pnugroho@gmail.com> Jun 24 10:09PM +0700 ^
> Ini menunjukkan apa? Menunjukkan perilaku berkendara itu lebih penting (dan
> lebih bisa membahayakan) daripada sekedar pilihan kendaraan apa yang
> digunakan.
*** Benar. Mixed transportation, jika satu jalur (carriageway tunggal)
dijejali alat transportasi yang campur-campur: bus, truk, mobil,
motor, sepeda maka mbalah semakin membahayakan. Karena karakteristik
yang nyampur-nyampur membuat susah mengatur perilaku berkendara.
-Anung-
Topik: Rebutan sertifikat halal.
- Yulianto Eko Rakhmat <eko.rakhmat@gmail.com> Jun 24 06:30PM +0700 ^
sekarang yang ngurusi vaksin meningitis -sebagai syarat untuk umroh & haji-
adalah dinas kesehatannya bandara....
ternyata bisa dibeli juga tanpa harus vaksin :p
kaget deh...
2011/6/24 Ebes Defry <yusdanial@gmail.com>
- lestarioctavia@yahoo.com Jun 24 11:33AM ^
Sy dpt cerita soal vaksin yg ngga mesti dipake dr temen sy yg umroh bln Maret lalu, cukup surat keterangan dokter. Dokternya biasanya dirujuk sm biro perjalanannya (kl ga salah inget nih), tp kudu bayar sekian ratus ribu
Sy sih bengong aja, mau ibadah tp kok kyk gini ya...
Regards
Lestari
Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message-----
From: Yulianto Eko Rakhmat <eko.rakhmat@gmail.com>
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Fri, 24 Jun 2011 18:30:00
To: <alumniugm@googlegroups.com>
Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
Subject: Re: [kagama] Rebutan sertifikat halal.
sekarang yang ngurusi vaksin meningitis -sebagai syarat untuk umroh & haji-
adalah dinas kesehatannya bandara....
ternyata bisa dibeli juga tanpa harus vaksin :p
kaget deh...
2011/6/24 Ebes Defry <yusdanial@gmail.com>
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
Topik: Negeri Para Komentator
- zain noor rahman <buletinbap@gmail.com> Jun 24 06:09PM +0700 ^
Njenengan juga bener banget. bahkan eksekutif yang harusnya melakukan banyak
hal malah paling sering berwacana. apalagi komentator yang emang kerjaannya
komentar. cuman aku melihat masih diperlukan komentator sebagai
watchdog/pemantau/pengamat supaya bisa balance. klo gak ada yang komentar
melihat hal yang dirasa kurang malah repot. bisa2 eksekutif di birokrasi
selalu merasa tindakannya sudah benar (menurut perspektifnya sendiri) tanpa
pernah mau melihat kebenaran dari perspektif orang lain. klo masalah
merealisasikan itu tergantung sumberdayanya.. klo emang gak punya sumberdaya
untuk merealisasikan ide, yang paling mungkin adalah berkomentar untuk
menyuarakan apa yang menurutnya lebih baik. seorang iwan fals yang banyak
mengomentari kondisi negeri ini pun gak bakal bisa merealisasikan ide2nya
karena kapasitas dan sumberdaya yang dipunyainya hanya cukup untuk
bernyanyi. setiap kita punya keterbatasan pada akhirnya. tapi sekecil apa
pun usaha untuk kebaikan harusnya mendapatkan penghargaan.
..salam hangat dari saya..
2011/6/23 Ery Wijaya <erywijaya@gmail.com>
--
Salam hangat,
ZN Rahman
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++