Total Tayangan

myspace hit counter

[kagama] Intisari untuk alumniUGM@googlegroups.com - 25 Pesan pada 10 Topik

Senin, Juni 20, 2011

Grup: http://groups.google.com/group/alumniUGM/topics

    eviyan@ptpjb.com Jun 20 09:52AM ^
     
    Hukum hanya buat rakyat kecil, kalau ini sdh pada tahu Dab, ... Hanya orang buta & tuli saja yg sok adil dng hukum positif !!
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: purwati widiastuti <purwati_ning@yahoo.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 02:05:14
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Hukum hanya buat rakyat kecil?
     
    mungkin mereka ki yo mumet yo mas...ngoyak sing gedhe ra ono sing kecekel dadi yo mithesi sing cilik2 wae dadi minimal nek tembe mburi dijaluki pertanggungjawaban di akhirat nanti yo iso njawab nek wis nyambut gawe negakkae hukum....kiro2 bener ra yo.....
     
    purwati
     
    --- On Mon, 20/6/11, rsulastama@gmail.com <rsulastama@gmail.com> wrote:
     
    From: rsulastama@gmail.com <rsulastama@gmail.com>
    Subject: [kagama] Hukum hanya buat rakyat kecil?
    To: "alumniUGM" <alumniugm@googlegroups.com>
    Date: Monday, 20 June, 2011, 4:00 PM
     
    Apakah hukum hanya buat rakyat kecil? Ketika penegakan hukum terlihat lunglai dihadapan kasus-kasus kakap seperti Nunun dsb, hukum seolah ditegakkan dihadapan kaum marginal.
     
    Tersandung "Rencek" Sonokeling
    Oleh Runik Sri Astuti
     
    Siapa sangka rencek (ranting) sonokeling yang sudah puluhan tahun menghidupi keluarga Wsn (50) dan Knt (48) justru membawa petaka bagi kedua perempuan pembuat arang tersebut. Mereka dihukum tiga bulan tujuh hari karena memungut ranting kayu sonokeling di hutan. 
     
    Rumah berdinding kayu itu tertutup rapat. Sudah lebih dari tiga bulan rumah di Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, itu ditinggal pergi penghuninya.
     
    Si pemilik rumah, Wsn, meninggalkan rumah itu sejak 16 Maret 2011. Saat itu, bersama Knt, tetangganya, Wsn ditangkap oleh dua petugas polisi hutan. Mereka pun langsung digelandang ke kantor polisi.
     
    Mereka ditangkap karena kedapatan membawa parang di dalam hutan. Apalagi saat itu petugas melihat mereka sedang memotong kayu. Sialnya, di depan Wsn dan Knt ada sebatang kayu Sonokeling yang entah ditebang oleh siapa.
     
    Hari itu juga Wsn dan Knt ditahan. Mereka dituduh mencuri hasil hutan sehingga melanggar Pasal 50 Ayat 3 Juncto 7 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2004 tentang Kehutanan dan Pasal 55 Kitab Undang-undang Hukum Pidana terkait turut serta. Ketika kasusnya selesai ditangani polisi dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Bojonegoro, mereka pun dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Bojonegoro.
     
    Wakiman (80), ayah Wsn, mengatakan, jika tidak ada aral melintang, anaknya akan pulang dalam beberapa hari lagi. Anak keduanya itu minta dijemput di LP Bojonegoro, Kamis (23/6).
     
    "Cucu saya bilang katanya mak'e (Wsn) ngebel kulo dinten (telpon pada hari) Jumat (17/6) sore. Opo wis bebas, kok jarene arep mulih (apa sudah bebas kok katanya mau pulang)," ujar Wakiman.
     
    Rencana kepulangan Wsn didasarkan pada hasil sidang di Pengadilan Negeri Kabupaten Bojonegoro, Kamis (16/6). Majelis hakim yang diketuai Setyo Yoga dalam putusannya menyatakan Wsn dan Knt bersalah karena memungut hasil hutan tanpa izin sebagaimana dakwaan jaksa penuntut umum.
     
    Hakim menjatuhkan hukuman penjara selama tiga bulan tujuh hari kepada Wsn dan Knt. Vonis itu lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa selama lima bulan penjara. Karena Wsn dan Knt telah ditahan selama tiga bulan, mereka tinggal menjalani sisa hukuman selama tujuh hari.
     
    Wakiman mengatakan, saat itu dia sudah melarang anaknya itu pergi ke hutan mencari kayu. Apalagi keluarga mereka berencana datang ke acara hajatan keluarga jauh.
     
    "Tapi anak saya tetap berangkat. Katanya cuma sebentar biar bisa mbakar (membuat arang). Ia bekerja karena butuh uang," kata Sanipah, istri Wakiman.
     
    Di mata keluarganya, Wsn adalah pejuang yang gigih mencari nafkah. Untuk menghidupi keluarganya, perempuan yang menjanda ini membuat arang dan menjualnya ke pasar. Bahan arang dia cari di tepian hutan tak jauh dari rumahnya yang terkepung kawasan hutan Kesatuan Pemangkuan Hutan Cepu, Jawa Tengah.
     
    "Dahulu cari kayu gampang, leles (memungut) di hutan masih boleh. Sekarang ini susah. Untuk cari bahan arang, anak saya harus pergi jauh-jauh cari kayu di hutan-hutan sana. Kalau pergi biasanya naik motor, ya, berdua sama Knt," ujar Sanipah.
     
    Wsn dan Knt biasa menjelajah hutan. Hampir seluruh kawasan hutan di KPH Cepu mereka jelajahi. Biasanya, di mana ada orang menebang pohon besar, di situ mereka mengais ranting-ranting kayu. Hal itu dilakukan karena mereka tak punya modal untuk membeli kayu bahan arang.
     
    Bukan "blandong"
     
    Menurut Sanipah, Wsn, Knt, dan juga warga Desa Hargomulyo tahu kalau mengambil kayu di hutan itu dilarang. Mereka hanya memungut ranting yang tidak terpakai. Sanipah mengatakan, mereka bukan blandong (pencuri) kayu yang menebang pohon di hutan untuk memperkaya diri.
     
    Karena kesulitan bahan baku, Wsn tidak bisa membakar arang setiap hari. Paling cepat tiga hari, tetapi terkadang sampai 10 hari baru bisa membakar arang. Sanipah tak tahu berapa meter kubik kayu yang dibakar Wsn setiap kali membuat arang. Dari cerita Wsn, setiap kali mbakar Wsn untung Rp 20.000. Dari hasil ini, Wsn berhasil mengantar kan dua dari tiga anaknya ke bangku kuliah.
     
    Karena penghasilan yang pas-pasan dan tidak menentu itulah, Wsn dan Knt tidak mampu menyewa penasihat hukum untuk membela di persidangan maupun mendampingi mereka saat diperiksa. Mereka pasrah pada proses hukum tanpa perlawanan kecuali pembelaan yang menyatakan bahwa mereka tidak mencuri melainkan hanya memungut kayu yang sayang kalau dibuang.
     
    Setyo Yoga mengatakan, Wsn dan Knt terbukti bersalah meski nilai kerugian negaranya sangat kecil. "Nilai dua batang kayu yang dicuri terdakwa tidak sampai Rp 50.000. Meski demikian, mereka tetap harus dijatuhi hukuman sesuai amanat undang-undang," ujarnya.
     
    Menyikasi putusan itu, keluarga terdakwa menerima dan tak berniat mengajukan banding. Bagi mereka, yang penting Wsn dan Knt bisa segera kembali ke tengah keluarga. Apalagi hampir seluruh tetangga bersimpati terhadap kasus yang menimpa dua tulang punggung keluarga ini.
     
    Secara terpisah, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Bojonegoro Efendi mengatakan, pihaknya belum memutuskan apakah menerima putusan hakim atau mengajukan banding. Rencananya kepastian baru didapat Senin ini.
     
    Kasus yang menimpa Wsn dan Knt ini mengingatkan khalayak pada kasus dua pencuri sebuah semangka di Kota Kediri, Jatim, Desember 2009. Mereka dipenjara 15 hari.
     
    Ya, para penegak hukum di negara ini rupanya masih berat sebelah. Mereka sangat tegas ketika berhadapan dengan masyarakat kecil, seperti Wsn dan Knt, tetapi lemah terhadap orang-orang berduit.
     
     
    http://m.kompas.com/cetak/cread/2011/06/20/05040173/tersandung-rencek-sonokeling
    Powered by salakpondohmania®
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    "rully rd/Agri01" <rully_rd@yahoo.co.id> Jun 20 01:04PM ^
     
    Sudah beberapa kali terjadi kejadian serupa ini, sudah pula dipublikasikan di media massa, tapi masih saja terjadi. Berarti putusan terhadap kasus-kasus tersebut dianggap benar oleh para pengambil keputusan dalam sidang....
     
     
    -----Original Message-----
    From: rsulastama@gmail.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 09:00:15
    To: alumniUGM<alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: [kagama] Hukum hanya buat rakyat kecil?
     
    Apakah hukum hanya buat rakyat kecil? Ketika penegakan hukum terlihat lunglai dihadapan kasus-kasus kakap seperti Nunun dsb, hukum seolah ditegakkan dihadapan kaum marginal.
     
    Tersandung "Rencek" Sonokeling
    Oleh Runik Sri Astuti
     
    Siapa sangka rencek (ranting) sonokeling yang sudah puluhan tahun menghidupi keluarga Wsn (50) dan Knt (48) justru membawa petaka bagi kedua perempuan pembuat arang tersebut. Mereka dihukum tiga bulan tujuh hari karena memungut ranting kayu sonokeling di hutan. 
     
    Rumah berdinding kayu itu tertutup rapat. Sudah lebih dari tiga bulan rumah di Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, itu ditinggal pergi penghuninya.
     
    Si pemilik rumah, Wsn, meninggalkan rumah itu sejak 16 Maret 2011. Saat itu, bersama Knt, tetangganya, Wsn ditangkap oleh dua petugas polisi hutan. Mereka pun langsung digelandang ke kantor polisi.
     
    Mereka ditangkap karena kedapatan membawa parang di dalam hutan. Apalagi saat itu petugas melihat mereka sedang memotong kayu. Sialnya, di depan Wsn dan Knt ada sebatang kayu Sonokeling yang entah ditebang oleh siapa.
     
    Hari itu juga Wsn dan Knt ditahan. Mereka dituduh mencuri hasil hutan sehingga melanggar Pasal 50 Ayat 3 Juncto 7 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2004 tentang Kehutanan dan Pasal 55 Kitab Undang-undang Hukum Pidana terkait turut serta. Ketika kasusnya selesai ditangani polisi dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Bojonegoro, mereka pun dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Bojonegoro.
     
    Wakiman (80), ayah Wsn, mengatakan, jika tidak ada aral melintang, anaknya akan pulang dalam beberapa hari lagi. Anak keduanya itu minta dijemput di LP Bojonegoro, Kamis (23/6).
     
    "Cucu saya bilang katanya mak'e (Wsn) ngebel kulo dinten (telpon pada hari) Jumat (17/6) sore. Opo wis bebas, kok jarene arep mulih (apa sudah bebas kok katanya mau pulang)," ujar Wakiman.
     
    Rencana kepulangan Wsn didasarkan pada hasil sidang di Pengadilan Negeri Kabupaten Bojonegoro, Kamis (16/6). Majelis hakim yang diketuai Setyo Yoga dalam putusannya menyatakan Wsn dan Knt bersalah karena memungut hasil hutan tanpa izin sebagaimana dakwaan jaksa penuntut umum.
     
    Hakim menjatuhkan hukuman penjara selama tiga bulan tujuh hari kepada Wsn dan Knt. Vonis itu lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa selama lima bulan penjara. Karena Wsn dan Knt telah ditahan selama tiga bulan, mereka tinggal menjalani sisa hukuman selama tujuh hari.
     
    Wakiman mengatakan, saat itu dia sudah melarang anaknya itu pergi ke hutan mencari kayu. Apalagi keluarga mereka berencana datang ke acara hajatan keluarga jauh.
     
    "Tapi anak saya tetap berangkat. Katanya cuma sebentar biar bisa mbakar (membuat arang). Ia bekerja karena butuh uang," kata Sanipah, istri Wakiman.
     
    Di mata keluarganya, Wsn adalah pejuang yang gigih mencari nafkah. Untuk menghidupi keluarganya, perempuan yang menjanda ini membuat arang dan menjualnya ke pasar. Bahan arang dia cari di tepian hutan tak jauh dari rumahnya yang terkepung kawasan hutan Kesatuan Pemangkuan Hutan Cepu, Jawa Tengah.
     
    "Dahulu cari kayu gampang, leles (memungut) di hutan masih boleh. Sekarang ini susah. Untuk cari bahan arang, anak saya harus pergi jauh-jauh cari kayu di hutan-hutan sana. Kalau pergi biasanya naik motor, ya, berdua sama Knt," ujar Sanipah.
     
    Wsn dan Knt biasa menjelajah hutan. Hampir seluruh kawasan hutan di KPH Cepu mereka jelajahi. Biasanya, di mana ada orang menebang pohon besar, di situ mereka mengais ranting-ranting kayu. Hal itu dilakukan karena mereka tak punya modal untuk membeli kayu bahan arang.
     
    Bukan "blandong"
     
    Menurut Sanipah, Wsn, Knt, dan juga warga Desa Hargomulyo tahu kalau mengambil kayu di hutan itu dilarang. Mereka hanya memungut ranting yang tidak terpakai. Sanipah mengatakan, mereka bukan blandong (pencuri) kayu yang menebang pohon di hutan untuk memperkaya diri.
     
    Karena kesulitan bahan baku, Wsn tidak bisa membakar arang setiap hari. Paling cepat tiga hari, tetapi terkadang sampai 10 hari baru bisa membakar arang. Sanipah tak tahu berapa meter kubik kayu yang dibakar Wsn setiap kali membuat arang. Dari cerita Wsn, setiap kali mbakar Wsn untung Rp 20.000. Dari hasil ini, Wsn berhasil mengantar kan dua dari tiga anaknya ke bangku kuliah.
     
    Karena penghasilan yang pas-pasan dan tidak menentu itulah, Wsn dan Knt tidak mampu menyewa penasihat hukum untuk membela di persidangan maupun mendampingi mereka saat diperiksa. Mereka pasrah pada proses hukum tanpa perlawanan kecuali pembelaan yang menyatakan bahwa mereka tidak mencuri melainkan hanya memungut kayu yang sayang kalau dibuang.
     
    Setyo Yoga mengatakan, Wsn dan Knt terbukti bersalah meski nilai kerugian negaranya sangat kecil. "Nilai dua batang kayu yang dicuri terdakwa tidak sampai Rp 50.000. Meski demikian, mereka tetap harus dijatuhi hukuman sesuai amanat undang-undang," ujarnya.
     
    Menyikasi putusan itu, keluarga terdakwa menerima dan tak berniat mengajukan banding. Bagi mereka, yang penting Wsn dan Knt bisa segera kembali ke tengah keluarga. Apalagi hampir seluruh tetangga bersimpati terhadap kasus yang menimpa dua tulang punggung keluarga ini.
     
    Secara terpisah, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Bojonegoro Efendi mengatakan, pihaknya belum memutuskan apakah menerima putusan hakim atau mengajukan banding. Rencananya kepastian baru didapat Senin ini.
     
    Kasus yang menimpa Wsn dan Knt ini mengingatkan khalayak pada kasus dua pencuri sebuah semangka di Kota Kediri, Jatim, Desember 2009. Mereka dipenjara 15 hari.
     
    Ya, para penegak hukum di negara ini rupanya masih berat sebelah. Mereka sangat tegas ketika berhadapan dengan masyarakat kecil, seperti Wsn dan Knt, tetapi lemah terhadap orang-orang berduit.
     
     
    http://m.kompas.com/cetak/cread/2011/06/20/05040173/tersandung-rencek-sonokeling
    Powered by salakpondohmania®
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    jimmymboe@gmail.com Jun 20 03:15PM ^
     
    Sejatinya setiap aparat penegak hukum (polisi, jaksa, hakim, advokat) harus menegakkan hukum sesuai tugas, wewenang & fungsinya.
     
    Polisi & jaksa yg punya tugas sebagai penyidik & penuntut umum seharusnya melakukan penyidikan & penuntutan tanpa membedakan siapa yg mjd tersangka atau terdakwa, karena "semua orang punya kedudukan yg sama didepan hukum".
    Ketika aparat penegak hukum sdh membeda2kan subyek hukum, sebenarnya dia sudah berpolitik & tidak menjalankan fungsinya sbg aparat penegak hukum.
     
    Seorang hakimpun sebagai aparat penegak hukum seharusnya tidak pernah melupakan tugas & fungsinya sebagai wakil Tuhan di dunia ini utk memutus suatu perkara atau menjatuhkan hukuman.
     
    Advokat sebagai aparat penegak hukum yg dlm sistem hukum pidana punya fungsi selaku pembela, seharusnya selalu ingat bahwa advokat adalah officium nobile atau profesi yg mulia dimana uang bukanlah tujuan utama dalam menjalankan profesinya namun ditemukannya kebenaran & keadilan sejatilah yg menjadi tujuan utamanya.
     
    Pasal 1 ayat (3) UUD 45: "Negara Indonesia adalah negara hukum",
    jadi seharusnya "hukum menjadi panglima" di negara kita, namun pd kenyataannya "politiklah yg mjd panglima", sehingga penegakkan hukumpun tidak luput dari intervensi/ kebijakan politik dan seringkali dipake sebagai alat politik utk keuntungan penguasa.
     
    Wooaahhh ngantuk...besoklah diterusin.
     
    Salam
    JM

    Powered by Telkomsel BlackBerry®

     

    Akhmad Khusyairi <a.khusyairi@kagamavirtual.org> Jun 20 10:02PM +0700 ^
     
    numpang ngakak....wkwkwkwkwk.....
     
    --
    Regards,
     
    Akhmad Khusyairi
    www.akhmadkhusyairi.wordpress.com

     

    Jans Hendry <janshendry@kagamavirtual.com> Jun 20 04:52AM -0700 ^
     
    jangan gitulah..
    ugm ini memang lahir dari kampung,
    tapi jangan jadi kampungan lah..
     
    trims
    jans
     
    On Jun 20, 5:56 pm, Akhmad Khusyairi <a.khusya...@kagamavirtual.org>
    wrote:

     

    Akhmad Khusyairi <a.khusyairi@kagamavirtual.org> Jun 20 08:20PM +0700 ^
     
    Mas Jans Hendry,
     
    Saya sudah kehabisan kata mo ngomong apa dengan FPI, udah sebel banget
    dengan kelakuan mereka
     
    --
    Regards,
     
    Akhmad Khusyairi
    www.akhmadkhusyairi.wordpress.com

     

    Jans Hendry <janshendry@kagamavirtual.com> Jun 20 07:43AM -0700 ^
     
    :-)
    saya ndak masalh klo baca orang ngedumel menghujat dll..
    tapi diksi nya masih ada yang lebih pas mungkin..
    bisa dibilang menghujat dengan cara terhormat..
     
    saya pribadi juga ndak pernah setuju dgn sikap2 mereka mas..
     
    trims
    jans
     
    On Jun 20, 8:20 pm, Akhmad Khusyairi <a.khusya...@kagamavirtual.org>
    wrote:

     

    arianto_rizki@yahoo.com Jun 20 02:05PM ^
     
    Jadi maksutnya mungkin jangan kampret mas..bisa pilih yang lain kayak kalong..atau kelelawar.. Kan kayaknya lebih terhormat..sama2 binatang tapi kan bukan binatang yang jadi pisuhan..nggak ada kan orang bilang "woo kalong!!" atau "woo kelelawar!!" Hehehe..kalo "woo kampret!!" Kita yang denger kerasa gimanaaaa gitu..
     
    Piss..saya hanya bercanda..biar nggak serius2.. Wkwkwkwkwkwk..
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
     
    -----Original Message-----
    From: Jans Hendry <janshendry@kagamavirtual.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 07:43:19
    To: KAGAMA<alumniUGM@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: [kagama] Re: apakah kita berani melakukannya?
     
     
    :-)
    saya ndak masalh klo baca orang ngedumel menghujat dll..
    tapi diksi nya masih ada yang lebih pas mungkin..
    bisa dibilang menghujat dengan cara terhormat..
     
    saya pribadi juga ndak pernah setuju dgn sikap2 mereka mas..
     
    trims
    jans
     
    On Jun 20, 8:20 pm, Akhmad Khusyairi <a.khusya...@kagamavirtual.org>
    wrote:
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    arum.kusumaningtyas@gmail.com Jun 20 02:25PM ^
     
    Kalo saya yg jadi Presiden; pertama kali sy obrak abrik adl sekneg...penjahat2 bersarang disana. You name it, they have it deh. Dari pemalsu lembar negara, broker UU dan produk2 hukum lainnya, makelar proyek, dll. Padahal sekneg ini ibarat jantungnya negara, semua informasi disaring disana...nah yg "bersih" dan "kotor" bisa bolak balik disini pas maju ke presiden. Juga disini adalah sarangnya family 1000 dan sistem dinasti. Selanjutnya memperbaiki kantor kepresidenan sendiri...based on profesional, bukan penghambaan duli tuanku presiden seperti sekarang. Hehehehe...mimpi kali ye :P
     
     
    Salam,
     
    Arum
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: tri harso sulistiyo <thsulistiyo@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Sun, 19 Jun 2011 19:09:59
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: [kagama] Jika aku menjadi presiden RI
     
    jika aku menjadi...
     
    ya acara ini sering kali kita lihat di televisi, namun tidak ada salahnya
    kalo kita berandai2 menjadi, emmm..sepertinya menjadi presiden RI sangat lah
    menarik. Jika rekan2 sekarang ini pura2nya Presiden RI apa yang akan
    dilakukan (dengan berbagai masalah yang muncul, Century, Korupsi dimana2,
    TKI yg dipancung, masih banyak rakyat yg hidup dibawah garis kemiskinan dan
    masih teramat sangat banyak lagi masalah kronis dinegara ini).
    hayooo bisa ga?
     
    nah, kalau kita "ngelokne" pak Presiden kan gampang. sekarang kalau
    posisinya dibalik gimana? walaupun ini pura2 aja :D
     
    mungkin nanti yang pura2nya paling bagus dan programnya nyata bisa diusulkan
    menjadi presiden
     
    arigato gozaimasta
    ths
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    Rovicky Dwi Putrohari <rovicky@gmail.com> Jun 20 09:40PM +0700 ^
     
    Kalau aku jadi presiden mendingan diem saja. Presiden saat ini hanya
    menjadi objek sumpah serapah. Ngomong apa aja salah kok. Dan pasti
    jadi polemik. Bahkan diem pun juga disalahin.
    Yg perlu dilakukan hanyalah menjaga negara RI tetap utuh sabang sampai
    merauke, timor hingga talaud.
     
    Rdp
     
    On 20/06/2011, arum.kusumaningtyas@gmail.com
     
    --
    Sent from my mobile device
     
    *"Everybody is safety leader, You can stop any unsafe operation !"*

     

 Topik: after jihad
    "Ebes Defry" <yusdanial@gmail.com> Jun 20 11:32AM ^
     
    8. Bermata tapi tak melihat.
    9. Bertelinga tapi tak mendengar.
    10.Berhati tapi tak merasa.
     
     
     
    http://yusdanial.blogspot.com
     
    -----Original Message-----
    From: Arief Prihantoro <ariefprihantoro@kagamavirtual.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 12:34:14
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] after jihad
     
    Tambah lagi mbah TPH :
     
    7. Berilmu namun tidak memahami nilai dari sebuah ilmu
     
    2011/6/20 Ir R J Taruno Poedjohardjo <tarunopeha@yahoo.com>
     
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    boedexx@yahoo.co.id Jun 20 10:42AM ^
     
    Tambahin ahhh...
    11. Buta tuli alias buta aturan tuli omongan
     
    Salam,
     
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
     
    -----Original Message-----
    From: "Ebes Defry" <yusdanial@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 11:32:24
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] after jihad
     
    8. Bermata tapi tak melihat.
    9. Bertelinga tapi tak mendengar.
    10.Berhati tapi tak merasa.
     
     
     
    http://yusdanial.blogspot.com
     
    -----Original Message-----
    From: Arief Prihantoro <ariefprihantoro@kagamavirtual.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 12:34:14
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] after jihad
     
    Tambah lagi mbah TPH :
     
    7. Berilmu namun tidak memahami nilai dari sebuah ilmu
     
    2011/6/20 Ir R J Taruno Poedjohardjo <tarunopeha@yahoo.com>
     
    > 2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL ,
    > 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    > +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    umigita@gmail.com Jun 20 02:17PM ^
     
    Iki ki diskusi apa kasidahan to?
     
    Salam,
    Umi gita
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: boedexx@yahoo.co.id
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 10:42:19
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] after jihad
     
    Tambahin ahhh...
    11. Buta tuli alias buta aturan tuli omongan
     
    Salam,
     
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
     
    -----Original Message-----
    From: "Ebes Defry" <yusdanial@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 11:32:24
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] after jihad
     
    8. Bermata tapi tak melihat.
    9. Bertelinga tapi tak mendengar.
    10.Berhati tapi tak merasa.
     
     
     
    http://yusdanial.blogspot.com
     
    -----Original Message-----
    From: Arief Prihantoro <ariefprihantoro@kagamavirtual.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 12:34:14
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] after jihad
     
    Tambah lagi mbah TPH :
     
    7. Berilmu namun tidak memahami nilai dari sebuah ilmu
     
    2011/6/20 Ir R J Taruno Poedjohardjo <tarunopeha@yahoo.com>
     
    > 2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL ,
    > 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    > +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    indriani_fb@yahoo.com Jun 20 01:36PM ^
     
    Saya sering banget dapet broadcast message berita2 nyeremin ttg kesehatan,, salah satunya adalah seperti dibawah ini..
     
    Tolong dishare donk. Ada info yg cukup mengagetkan dari para dokter n LSM yg menangani masalah narkoba. Para penderita HIV & Aids yg merasa putus asa n gak ada kepedulian pemerintah sama mereka, mulai dendam. Mereka berniat menyebarkan penyakit ini. Modusnya dengan melalui tusuk gigi yang banyak terdapat direstauran. Mereka memakai tusuk gigi tsb hanya utk menusuk gusinya sampai berdarah, lalu diusap hingga gak kelihatan darahnya. Setelah itu ditaruh lagi tusuk gigi yg udah tercemar ketempatnya. Tolong menjadi perhatian.. ‎​​​PENTING. mngkn lbh baik pakai tusuk gigi dlm kemasan kertas... Jgn Sepele. Bisa saja itu terjadii dii sekitar anda .
     
     
    Pertanyaan yang menggelitik adalah,, apakah memang benar darah penderita hiv yang berada dijarum, tusuk gigi dll,, dan terpapar udara cukup lama memungkinkan terjadinya penularan HIV AIDS?
    Mbak Mas yang mungkin berkecimpung di dunia kedokteran bisa memberikan penjelasan terkait hal tersebut? Karena dulu sempat heboh masalah jarum bekas hiv dikursi bioskop yang bikin saya dan teman2 parno nonton selama beberapa bulan
     
    Salam
    Indriani
    Gizi Kesehatan05
     
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

     

    Jans Hendry <janshendry@kagamavirtual.com> Jun 20 04:50AM -0700 ^
     
    istri siyapa kang?
     
    trims
    jans
     
    =====
     
    ====

     

    ariefprihantoro@kagamavirtual.com Jun 20 12:14PM ^
     
    Ya istrinya siapa aja yg boleh aku gendong
    :-)
     
    Salam,
     
    Arief Prihantoro
     
    -----Original Message-----
    From: Jans Hendry <janshendry@kagamavirtual.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 04:50:31
    To: KAGAMA<alumniUGM@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: [kagama] Re: Fw: True Story
     
    istri siyapa kang?
     
    trims
    jans
     
    =====
     
    ====
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    indriani_fb@yahoo.com Jun 20 12:25PM ^
     
    Wuiihh,, romantisss pak hehehe
     
    Salam
    Indriani
    Gizi Kesehatan05
     
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
     
    -----Original Message-----
    From: ariefprihantoro@kagamavirtual.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 11:08:47
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Fw: True Story
     
    Ntar malam mau gendong istri ah... ;-))
     
     
    Salam,
     
    Arief Prihantoro
     
    -----Original Message-----
    From: Ir R J Taruno Poedjohardjo <tarunopeha@yahoo.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Sun, 19 Jun 2011 23:42:27
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Cc: <geologiugm@googlegroups.com>
    Subject: [kagama] Fw: True Story
     
    no comment just read it
    dari milis sebelah.tph
     
     
     
    ----- Forwarded Message ----
    just want to share dari milist sebelah..true story nya bagus.. semoga bermanfaat
    Pada hari pernikahanku, aku menggendong istriku. Mobil pengantin
     
    berhenti di depan apartment kami. Teman-teman memaksaku menggendong
     
    istriku keluar dari mobil. Lalu aku menggendongnya ke rumah kami. Dia
     
    tersipu malu-malu. Saat itu, aku adalah seorang pengantin pria yang
    kuat
    dan bahagia. Ini adalah kejadian 10 tahun yang lalu.
     
    Hari-hari berikutnya
    berjalan biasa. Kami memiliki seorang anak, aku
    bekerja sebagai pengusaha
    dan berusaha menghasilkan uang lebih. Ketika
    aset-aset perusahaan meningkat,
    kasih sayang diantara aku dan istriku
    seperti mulai menurun. Istriku seorang
    pegawai pemerintah. Setiap pagi
    kami pergi bersama dan pulang hampir di
    waktu yang bersamaan. Anak kami
    bersekolah di sekolah asrama. Kehidupan
    pernikahan kami terlihat sangat
    bahagia, namun kehidupan yang tenang
    sepertinya lebih mudah terpengaruh
    oleh perubahan-perubahan yang tak
    terduga.
     
    Lalu Jane datang ke dalam kehidupanku. Hari itu hari yang cerah.
    Aku
    berdiri di balkon yang luas. Jane memelukku dari belakang. Sekali lagi
     
    hatiku seperti terbenam di dalam cintanya. Apartment ini aku belikan
     
    untuknya. Lalu Jane berkata, "Kau adalah laki-laki yang pandai memikat
     
    wanita." Kata-katanya tiba-tiba
    mengingatkan ku pada istriku. Ketika kami
    baru menikah, istriku
    berkata "Laki-laki sepertimu, ketika sukses nanti,
    akan memikat banyak
    wanita." Memikirkan hal ini, aku menjadi ragu-ragu. Aku
    tahu, aku
    telah mengkhianati istriku.
     
    Aku menyampingkan tangan Jane
    dan berkata, "Kamu perlu memilih
    beberapa furnitur, ok? Ada yang perlu aku
    lakukan di perusahaan." Dia
    terlihat tidak senang, karena aku telah berjanji
    akan menemaninya
    melihat-lihat furnitur. Sesaat, pikiran untuk bercerai
    menjadi semakin
    jelas walaupun sebelumnya tampak mustahil. Bagaimanapun juga,
    akan
    sulit untuk mengatakannya pada istriku. Tidak peduli selembut
    apapun
    aku mengatakannya, dia akan sangat terluka. Sejujurnya, dia adalah
     
    seorang istri yang baik. Setiap malam, dia selalu sibuk menyiapkan
    makan
    malam. Aku duduk di depan televisi. Makan malam akan segera
    tersedia.
    Kemudian kami menonton TV bersama. Hal ini sebelumnya
    merupakan hiburan
    bagiku.
     
    Suatu hari aku bertanya pada istriku dengan bercanda, "Kalau
    misalnya
    kita bercerai, apa yang akan kamu lakukan?" Dia menatapku beberapa
    saat
    tanpa berkata apapun. Kelihatannya dia seorang yang percaya bahwa
     
    perceraian tidak akan datang padanya. Aku tidak bisa membayangkan
     
    bagaimana reaksinya ketika nanti dia tahu bahwa aku serius tentang ini.
     
    Ketika istriku datang ke kantorku, Jane langsung pegi keluar. Hampir
     
    semua pegawai melihat istriku dengan pandangan simpatik dan mencoba
     
    menyembunyikan apa yang sedang terjadi ketika berbicara dengannya.
     
    Istriku seperti mendapat sedikit petunjuk. Dia tersenyum dengan lembut
     
    kepada bawahan-bawahanku. Tapi aku melihat ada perasaan luka
    dimatanya.
     
    Sekali lagi, Jane berkata padaku, "Sayang, ceraikan dia, ok?
    Lalu kita
    akan hidup bersama." Aku mengangguk. Aku tahu aku tidak bisa
    ragu-ragu
    lagi. Ketika aku pulang malam itu, istriku sedang menyiapkan makan
     
    malam. Aku menggemgam tangannya dan berkata, "Ada yang ingin aku
     
    bicarakan."Dia kemudian duduk dan makan dalam diam. Lagi, aku melihat
     
    perasaan luka dari matanya. Tiba-tiba aku tidak bisa membuka mulutku.
     
    Tapi aku harus tetap
    mengatakan ini pada istriku. Aku ingin bercerai. Aku
    memulai
    pembicaraan dengan tenang.
     
    Dia seperti tidak terganggu dengan
    kata-kataku, sebaliknya malah
    bertanya dengan lembut, "Kenapa?" Aku
    menghindari pertanyaannya. Hal
    ini membuatnya marah. Dia melempar sumpit dan
    berteriak padaku, "Kamu
    bukan seorang pria!" Malam itu, kami tidak saling
    bicara. Dia menangis.
    Aku tahu, dia ingin mencari
    tahu apa yang sedang
    terjadi di dalam pernikahan kami. Tapi aku sulit
    memberikannya jawaban yang
    memuaskan, bahwa hatiku telah memilih Jane.
    Aku tidak mencintainya lagi. Aku
    hanya mengasihaninya! Dengan perasaan
    bersalah, aku membuat perjanjian
    perceraian yang menyatakan bahwa
    istriku bisa memiliki rumah kami, mobil
    kami dan 30% aset perusahaanku.
     
    Dia melirik surat itu dan kemudian
    merobek-robeknya. Wanita yang telah
    menghabiskan 10 tahun hidupnya denganku
    telah menjadi seorang yang
    asing bagiku. Aku menyesal karena telah
    menyia-nyiakan waktu, daya dan
    tenaganya tapi aku tidak bisa menarik kembali
    apa yang telah aku
    katakan karena aku sangat mencintai Jane. Akhirnya istriku
    menangis
    dengan keras di depanku, yang telah aku perkirakan sebelumnya.
    Bagiku,
    tangisannya adalah semacam pelepasan. Pikiran tentang perceraian
    yang
    telah memenuhi diriku selama beberapa minggu belakangan,
    sekarang
    menjadi tampak tegas dan jelas.
     
    Hari berikutnya, aku pulang
    terlambat dan melihat istriku menulis
    sesuatu di meja makan. Aku tidak makan
    malam, tapi langsung tidur dan
    tertidur dengan cepat karena telah seharian
    bersama Jane. Ketika aku
    terbangun, istriku masih disana, menulis. Aku
    tidak
    mempedulikannya dan langsung kembali tidur. Paginya, dia menyerahkan
     
    syarat perceraiannya: Dia tidak menginginkan apapun dariku, hanya
     
    menginginkan perhatian selama sebulan sebelum perceraian. Dia meminta
     
    dalam 1 bulan itu kami berdua harus berusaha hidup sebiasa mungkin.
     
    Alasannya sederhana : Anak kami sedang menghadapi ujian dalam sebulan
     
    itu, dan dia tidak mau mengacaukan anak kami dengan perceraian
    kami.
     
    Aku setuju saja dengan permintaannya. Namun dia meminta satu lagi,
    dia
    memintaku untuk meingat bagaimana menggendongnya ketika aku
    membawanya
    ke kamar pengantin, di hari pernikahan kami. Dia memintanya selama
    1
    bulan setiap hari, aku menggendongnya keluar dari kamar kami, ke pintu
     
    depan setiap pagi. Aku pikir dia gila. Aku menerima permintaannya yang
     
    aneh karena hanya ingin membuat hari-hari terakhir kebersamaan kami
     
    lebih mudah diterima olehnya. Aku memberi tahu Jane tentang syarat
     
    perceraian dari istriku. Dia tertawa keras dan berpikir bahwa hal itu
     
    berlebihan. "Trik apapun yang dia gunakan, dia harus tetap menghadapi
     
    perceraian!", kata Jane, dengan nada menghina.
     
    Istriku dan aku sudah
    lama tidak melakukan kontak fisik sejak
    keinginan untuk bercerai mulai
    terpikirkan olehku. Jadi, ketika aku
    menggendongnya di hari pertama, kami
    berdua tampak canggung. Anak kami
    tepuk tangan di belakang kami. Katanya,
    "Papa menggendong mama!" Kata-
    katanya membuat ku merasa terluka. Dari kamar
    ke ruang tamu, lalu ke
    pintu depan, aku berjalan sejauh 10 meter, dengan
    dirinya dipelukanku.
    Dia menutup mata dan berbisik padaku, "Jangan bilang
    anak kita mengenai
    perceraian ini." Aku mengangguk, merasa sedih. Aku
    menurunkannya di
    depan pintu. Dia pergi untuk menunggu bus untuk bekerja.
    Aku sendiri
    naik mobil ke kantor.
     
    Hari kedua, kami berdua lebih
    mudah bertindak. Dia bersandar di
    dadaku. Aku bisa mencium wangi dari
    pakaiannya. Aku tersadar, sudah
    lama aku tidak sungguh-sungguh memperhatikan
    wanita ini. Aku sadar dia
    sudah tidak muda lagi, ada garis halus di
    wajahnya, rambutnya memutih.
    Pernikahan kami telah membuatnya susah. Sesaat
    aku terheran, apa yang
    telah aku lakukan padanya.
     
    Hari keempat,
    ketika aku menggendongnya, aku merasa rasa kedekatan
    seperti kembali lagi.
    Wanita ini adalah seorang yang telah memberikan
    10 tahun kehidupannya
    padaku. Hari kelima dan keenam, aku sadar rasa
    kedekatan kami semakin
    bertumbuh. Aku tidak mengatakan ini pada Jane.
    Seiring berjalannya
    waktu
    semakin mudah menggendongnya. Mungkin karena aku rajin
    berolahraga membuatku
    semakin kuat.
     
    Satu pagi, istriku sedang memilih pakaian yang dia ingin
    kenakan. Dia
    mencoba beberpa pakaian tapi tidak menemukan yang pas. Kemudian
    dia
    menghela nafas, "Pakaianku semua jadi besar." Tiba-tiba aku tersadar
     
    bahwa dia telah menjadi sangat kurus. Ini lah alasan aku bisa
     
    menggendongnya dengan mudah. Tiba-tiba aku terpukul. Dia telah memendam
     
    rasa sakit dan kepahitan yang luar biasa di hatinya. Tanpa sadar aku
     
    menyentuh kepalanya.
     
    Anak kami datang saat itu dan berkata, "Pa,
    sudah waktunya menggendong
    mama keluar." Bagi anak kami, melihat ayahnya
    menggendong ibunya keluar
    telah menjadi arti penting dalam hidupnya. Istriku
    melambai pada anakku
    untuk mendekat dan memeluknya erat. Aku mengalihkan
    wajahku karena
    takut aku akan berubah pikiran pada saat terakhir. Kemudian
    aku
    menggendong istriku, jalan dari kamar, ke ruang tamu, ke pintu depan.
     
    Tangannya melingkar di leherku dengan lembut. Aku menggendongnya dengan
     
    erat, seperti ketika hari pernikahan kami. Tapi berat badannya yang
     
    ringan membuatku sedih. Pada hari terakhir, ketika aku menggendongnya,
     
    sulit sekali bagiku untuk bergerak. Anak kami telah pergi ke sekolah.
     
    Aku menggendongnya dengan erat dan
    berkata, "Aku tidak memperhatikan
    kalau selama ini kita kurang
    kedekatan."
     
    Aku pergi ke kantor, keluar
    cepat dari mobil tanpa mengunci pintunya.
    Aku takut, penundaan apapun akan
    mengubah pikiranku. Aku jalan keatas,
    Jane membuka pintu dan aku berkata
    padanya, "Maaf, Jane, aku tidak mau
    perceraian." Dia menatapku, dengan heran
    menyentuh keningku. "Kamu
    demam?", tanyanya. Aku menyingkirkan tangannya
    dari kepalaku. "Maaf,
    Jane, aku bilang, aku tidak akan bercerai." Kehidupan
    pernikahanku
    selama ini membosankan mungkin karena aku dan istriku tidak
    menilai
    segala detail kehidupan kami, bukan karena kami tidak saling
    mencintai.
    Sekarang aku sadar, sejak aku menggendongnya ke rumahku di hari
     
    pernikahan kami, aku harus terus menggendongnya sampai maut memisahkan
     
    kami.
     
    Jane seperti tiba-tiba tersadar. Dia menamparku keras kemudian
     
    membanting pintu dan lari sambil menangis. Aku turun dan pergi keluar.
     
    Di toko bunga, ketika aku berkendara pulang, aku memesan satu buket
     
    bunga untuk istriku. Penjual menanyakan padaku apa yang ingin aku tulis
     
    di kartunya. Aku tersenyum dan menulis, aku akan menggendongmu setiap
     
    pagi sampai maut memisahkan kita.
     
    Sore itu, aku sampai rumah, dengan
    bunga di tanganku, senyum di
    wajahku, aku berlari ke kamar atas, hanya untuk
    menemukan istriku
    terbaring di tempat tidur - meninggal. Istriku telah
    melawan kanker
    selama berbulan-bulan dan aku terlalu sibuk dengan Jane
    sampai tidak
    memperhatikannya. Dia tahu dia akan segera meninggal, dan dia
    ingin
    menyelamatku dari reaksi negatif apapun dari anak kami, seandainya
    kami
    jadi bercerai. -- Setidaknya, di mata anak kami --- aku adalah suami
     
    yang penyayang.
     
    Hal-hal kecil di dalam kehidupanmu adalah yang
    paling penting dalam
    suatu hubungan. Bukan rumah besar, mobil, properti atau
    uang di bank.
    Semua ini menunjang kebahagian tapi tidak bisa memberikan
    kebahagian
    itu sendiri. Jadi, carilah waktu untuk menjadi teman bagi
    pasanganmu,
    dan lakukan hal-hal yang kecil bersama-sama untuk membangun
    kedekatan
    itu. Miliki pernikahan yang sungguh-sungguh dan
    bahagia.
     
    Kalau kamu tidak share ini, tidak akan terjadi apa-apa padamu.
    Kalau
    share, mungkin kamu menyelamatkan satu pernikahan. Banyaknya kegagalan
     
    dalam kehidupan karena orang tidak sadar betapa dekat mereka dengan
     
    kesuksesan ketika mereka telah menyerah.
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    "syafriadi, hepi" <gemilanghs@gmail.com> Jun 20 12:42PM ^
     
    Asal jangan digendong kemana... Mana mas.... Kayak lagunya alm mbah surip..
     
    Nek istrinya guede trus lanange kurus piye yo... Bisa dibalik gitu ? Hehehe
     
    Salam,
     
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: ariefprihantoro@kagamavirtual.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 11:08:47
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Fw: True Story
     
    Ntar malam mau gendong istri ah... ;-))
     
     
    Salam,
     
    Arief Prihantoro
     
    -----Original Message-----
    From: Ir R J Taruno Poedjohardjo <tarunopeha@yahoo.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Sun, 19 Jun 2011 23:42:27
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Cc: <geologiugm@googlegroups.com>
    Subject: [kagama] Fw: True Story
     
    no comment just read it
    dari milis sebelah.tph
     
     
     
    ----- Forwarded Message ----
    just want to share dari milist sebelah..true story nya bagus.. semoga bermanfaat
    Pada hari pernikahanku, aku menggendong istriku. Mobil pengantin
     
    berhenti di depan apartment kami. Teman-teman memaksaku menggendong
     
    istriku keluar dari mobil. Lalu aku menggendongnya ke rumah kami. Dia
     
    tersipu malu-malu. Saat itu, aku adalah seorang pengantin pria yang
    kuat
    dan bahagia. Ini adalah kejadian 10 tahun yang lalu.
     
    Hari-hari berikutnya
    berjalan biasa. Kami memiliki seorang anak, aku
    bekerja sebagai pengusaha
    dan berusaha menghasilkan uang lebih. Ketika
    aset-aset perusahaan meningkat,
    kasih sayang diantara aku dan istriku
    seperti mulai menurun. Istriku seorang
    pegawai pemerintah. Setiap pagi
    kami pergi bersama dan pulang hampir di
    waktu yang bersamaan. Anak kami
    bersekolah di sekolah asrama. Kehidupan
    pernikahan kami terlihat sangat
    bahagia, namun kehidupan yang tenang
    sepertinya lebih mudah terpengaruh
    oleh perubahan-perubahan yang tak
    terduga.
     
    Lalu Jane datang ke dalam kehidupanku. Hari itu hari yang cerah.
    Aku
    berdiri di balkon yang luas. Jane memelukku dari belakang. Sekali lagi
     
    hatiku seperti terbenam di dalam cintanya. Apartment ini aku belikan
     
    untuknya. Lalu Jane berkata, "Kau adalah laki-laki yang pandai memikat
     
    wanita." Kata-katanya tiba-tiba
    mengingatkan ku pada istriku. Ketika kami
    baru menikah, istriku
    berkata "Laki-laki sepertimu, ketika sukses nanti,
    akan memikat banyak
    wanita." Memikirkan hal ini, aku menjadi ragu-ragu. Aku
    tahu, aku
    telah mengkhianati istriku.
     
    Aku menyampingkan tangan Jane
    dan berkata, "Kamu perlu memilih
    beberapa furnitur, ok? Ada yang perlu aku
    lakukan di perusahaan." Dia
    terlihat tidak senang, karena aku telah berjanji
    akan menemaninya
    melihat-lihat furnitur. Sesaat, pikiran untuk bercerai
    menjadi semakin
    jelas walaupun sebelumnya tampak mustahil. Bagaimanapun juga,
    akan
    sulit untuk mengatakannya pada istriku. Tidak peduli selembut
    apapun
    aku mengatakannya, dia akan sangat terluka. Sejujurnya, dia adalah
     
    seorang istri yang baik. Setiap malam, dia selalu sibuk menyiapkan
    makan
    malam. Aku duduk di depan televisi. Makan malam akan segera
    tersedia.
    Kemudian kami menonton TV bersama. Hal ini sebelumnya
    merupakan hiburan
    bagiku.
     
    Suatu hari aku bertanya pada istriku dengan bercanda, "Kalau
    misalnya
    kita bercerai, apa yang akan kamu lakukan?" Dia menatapku beberapa
    saat
    tanpa berkata apapun. Kelihatannya dia seorang yang percaya bahwa
     
    perceraian tidak akan datang padanya. Aku tidak bisa membayangkan
     
    bagaimana reaksinya ketika nanti dia tahu bahwa aku serius tentang ini.
     
    Ketika istriku datang ke kantorku, Jane langsung pegi keluar. Hampir
     
    semua pegawai melihat istriku dengan pandangan simpatik dan mencoba
     
    menyembunyikan apa yang sedang terjadi ketika berbicara dengannya.
     
    Istriku seperti mendapat sedikit petunjuk. Dia tersenyum dengan lembut
     
    kepada bawahan-bawahanku. Tapi aku melihat ada perasaan luka
    dimatanya.
     
    Sekali lagi, Jane berkata padaku, "Sayang, ceraikan dia, ok?
    Lalu kita
    akan hidup bersama." Aku mengangguk. Aku tahu aku tidak bisa
    ragu-ragu
    lagi. Ketika aku pulang malam itu, istriku sedang menyiapkan makan
     
    malam. Aku menggemgam tangannya dan berkata, "Ada yang ingin aku
     
    bicarakan."Dia kemudian duduk dan makan dalam diam. Lagi, aku melihat
     
    perasaan luka dari matanya. Tiba-tiba aku tidak bisa membuka mulutku.
     
    Tapi aku harus tetap
    mengatakan ini pada istriku. Aku ingin bercerai. Aku
    memulai
    pembicaraan dengan tenang.
     
    Dia seperti tidak terganggu dengan
    kata-kataku, sebaliknya malah
    bertanya dengan lembut, "Kenapa?" Aku
    menghindari pertanyaannya. Hal
    ini membuatnya marah. Dia melempar sumpit dan
    berteriak padaku, "Kamu
    bukan seorang pria!" Malam itu, kami tidak saling
    bicara. Dia menangis.
    Aku tahu, dia ingin mencari
    tahu apa yang sedang
    terjadi di dalam pernikahan kami. Tapi aku sulit
    memberikannya jawaban yang
    memuaskan, bahwa hatiku telah memilih Jane.
    Aku tidak mencintainya lagi. Aku
    hanya mengasihaninya! Dengan perasaan
    bersalah, aku membuat perjanjian
    perceraian yang menyatakan bahwa
    istriku bisa memiliki rumah kami, mobil
    kami dan 30% aset perusahaanku.
     
    Dia melirik surat itu dan kemudian
    merobek-robeknya. Wanita yang telah
    menghabiskan 10 tahun hidupnya denganku
    telah menjadi seorang yang
    asing bagiku. Aku menyesal karena telah
    menyia-nyiakan waktu, daya dan
    tenaganya tapi aku tidak bisa menarik kembali
    apa yang telah aku
    katakan karena aku sangat mencintai Jane. Akhirnya istriku
    menangis
    dengan keras di depanku, yang telah aku perkirakan sebelumnya.
    Bagiku,
    tangisannya adalah semacam pelepasan. Pikiran tentang perceraian
    yang
    telah memenuhi diriku selama beberapa minggu belakangan,
    sekarang
    menjadi tampak tegas dan jelas.
     
    Hari berikutnya, aku pulang
    terlambat dan melihat istriku menulis
    sesuatu di meja makan. Aku tidak makan
    malam, tapi langsung tidur dan
    tertidur dengan cepat karena telah seharian
    bersama Jane. Ketika aku
    terbangun, istriku masih disana, menulis. Aku
    tidak
    mempedulikannya dan langsung kembali tidur. Paginya, dia menyerahkan
     
    syarat perceraiannya: Dia tidak menginginkan apapun dariku, hanya
     
    menginginkan perhatian selama sebulan sebelum perceraian. Dia meminta
     
    dalam 1 bulan itu kami berdua harus berusaha hidup sebiasa mungkin.
     
    Alasannya sederhana : Anak kami sedang menghadapi ujian dalam sebulan
     
    itu, dan dia tidak mau mengacaukan anak kami dengan perceraian
    kami.
     
    Aku setuju saja dengan permintaannya. Namun dia meminta satu lagi,
    dia
    memintaku untuk meingat bagaimana menggendongnya ketika aku
    membawanya
    ke kamar pengantin, di hari pernikahan kami. Dia memintanya selama
    1
    bulan setiap hari, aku menggendongnya keluar dari kamar kami, ke pintu
     
    depan setiap pagi. Aku pikir dia gila. Aku menerima permintaannya yang
     
    aneh karena hanya ingin membuat hari-hari terakhir kebersamaan kami
     
    lebih mudah diterima olehnya. Aku memberi tahu Jane tentang syarat
     
    perceraian dari istriku. Dia tertawa keras dan berpikir bahwa hal itu
     
    berlebihan. "Trik apapun yang dia gunakan, dia harus tetap menghadapi
     
    perceraian!", kata Jane, dengan nada menghina.
     
    Istriku dan aku sudah
    lama tidak melakukan kontak fisik sejak
    keinginan untuk bercerai mulai
    terpikirkan olehku. Jadi, ketika aku
    menggendongnya di hari pertama, kami
    berdua tampak canggung. Anak kami
    tepuk tangan di belakang kami. Katanya,
    "Papa menggendong mama!" Kata-
    katanya membuat ku merasa terluka. Dari kamar
    ke ruang tamu, lalu ke
    pintu depan, aku berjalan sejauh 10 meter, dengan
    dirinya dipelukanku.
    Dia menutup mata dan berbisik padaku, "Jangan bilang
    anak kita mengenai
    perceraian ini." Aku mengangguk, merasa sedih. Aku
    menurunkannya di
    depan pintu. Dia pergi untuk menunggu bus untuk bekerja.
    Aku sendiri
    naik mobil ke kantor.
     
    Hari kedua, kami berdua lebih
    mudah bertindak. Dia bersandar di
    dadaku. Aku bisa mencium wangi dari
    pakaiannya. Aku tersadar, sudah
    lama aku tidak sungguh-sungguh memperhatikan
    wanita ini. Aku sadar dia
    sudah tidak muda lagi, ada garis halus di
    wajahnya, rambutnya memutih.
    Pernikahan kami telah membuatnya susah. Sesaat
    aku terheran, apa yang
    telah aku lakukan padanya.
     
    Hari keempat,
    ketika aku menggendongnya, aku merasa rasa kedekatan
    seperti kembali lagi.
    Wanita ini adalah seorang yang telah memberikan
    10 tahun kehidupannya
    padaku. Hari kelima dan keenam, aku sadar rasa
    kedekatan kami semakin
    bertumbuh. Aku tidak mengatakan ini pada Jane.
    Seiring berjalannya
    waktu
    semakin mudah menggendongnya. Mungkin karena aku rajin
    berolahraga membuatku
    semakin kuat.
     
    Satu pagi, istriku sedang memilih pakaian yang dia ingin
    kenakan. Dia
    mencoba beberpa pakaian tapi tidak menemukan yang pas. Kemudian
    dia
    menghela nafas, "Pakaianku semua jadi besar." Tiba-tiba aku tersadar
     
    bahwa dia telah menjadi sangat kurus. Ini lah alasan aku bisa
     
    menggendongnya dengan mudah. Tiba-tiba aku terpukul. Dia telah memendam
     
    rasa sakit dan kepahitan yang luar biasa di hatinya. Tanpa sadar aku
     
    menyentuh kepalanya.
     
    Anak kami datang saat itu dan berkata, "Pa,
    sudah waktunya menggendong
    mama keluar." Bagi anak kami, melihat ayahnya
    menggendong ibunya keluar
    telah menjadi arti penting dalam hidupnya. Istriku
    melambai pada anakku
    untuk mendekat dan memeluknya erat. Aku mengalihkan
    wajahku karena
    takut aku akan berubah pikiran pada saat terakhir. Kemudian
    aku
    menggendong istriku, jalan dari kamar, ke ruang tamu, ke pintu depan.
     
    Tangannya melingkar di leherku dengan lembut. Aku menggendongnya dengan
     
    erat, seperti ketika hari pernikahan kami. Tapi berat badannya yang
     
    ringan membuatku sedih. Pada hari terakhir, ketika aku menggendongnya,
     
    sulit sekali bagiku untuk bergerak. Anak kami telah pergi ke sekolah.
     
    Aku menggendongnya dengan erat dan
    berkata, "Aku tidak memperhatikan
    kalau selama ini kita kurang
    kedekatan."
     
    Aku pergi ke kantor, keluar
    cepat dari mobil tanpa mengunci pintunya.
    Aku takut, penundaan apapun akan
    mengubah pikiranku. Aku jalan keatas,
    Jane membuka pintu dan aku berkata
    padanya, "Maaf, Jane, aku tidak mau
    perceraian." Dia menatapku, dengan heran
    menyentuh keningku. "Kamu
    demam?", tanyanya. Aku menyingkirkan tangannya
    dari kepalaku. "Maaf,
    Jane, aku bilang, aku tidak akan bercerai." Kehidupan
    pernikahanku
    selama ini membosankan mungkin karena aku dan istriku tidak
    menilai
    segala detail kehidupan kami, bukan karena kami tidak saling
    mencintai.
    Sekarang aku sadar, sejak aku menggendongnya ke rumahku di hari
     
    pernikahan kami, aku harus terus menggendongnya sampai maut memisahkan
     
    kami.
     
    Jane seperti tiba-tiba tersadar. Dia menamparku keras kemudian
     
    membanting pintu dan lari sambil menangis. Aku turun dan pergi keluar.
     
    Di toko bunga, ketika aku berkendara pulang, aku memesan satu buket
     
    bunga untuk istriku. Penjual menanyakan padaku apa yang ingin aku tulis
     
    di kartunya. Aku tersenyum dan menulis, aku akan menggendongmu setiap
     
    pagi sampai maut memisahkan kita.
     
    Sore itu, aku sampai rumah, dengan
    bunga di tanganku, senyum di
    wajahku, aku berlari ke kamar atas, hanya untuk
    menemukan istriku
    terbaring di tempat tidur - meninggal. Istriku telah
    melawan kanker
    selama berbulan-bulan dan aku terlalu sibuk dengan Jane
    sampai tidak
    memperhatikannya. Dia tahu dia akan segera meninggal, dan dia
    ingin
    menyelamatku dari reaksi negatif apapun dari anak kami, seandainya
    kami
    jadi bercerai. -- Setidaknya, di mata anak kami --- aku adalah suami
     
    yang penyayang.
     
    Hal-hal kecil di dalam kehidupanmu adalah yang
    paling penting dalam
    suatu hubungan. Bukan rumah besar, mobil, properti atau
    uang di bank.
    Semua ini menunjang kebahagian tapi tidak bisa memberikan
    kebahagian
    itu sendiri. Jadi, carilah waktu untuk menjadi teman bagi
    pasanganmu,
    dan lakukan hal-hal yang kecil bersama-sama untuk membangun
    kedekatan
    itu. Miliki pernikahan yang sungguh-sungguh dan
    bahagia.
     
    Kalau kamu tidak share ini, tidak akan terjadi apa-apa padamu.
    Kalau
    share, mungkin kamu menyelamatkan satu pernikahan. Banyaknya kegagalan
     
    dalam kehidupan karena orang tidak sadar betapa dekat mereka dengan
     
    kesuksesan ketika mereka telah menyerah.
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    Jimmy Mboe <jimmymboe@gmail.com> Jun 20 06:16PM +0700 ^
     
    Mas Hepi,
     
    Reality show di tv kita biasanya manipulasi mas..purak2 beneran..tapi saya
    pernah lihat berita di tv ada berita KDRT di bandung yaitu suami memukul
    istrinya yg hypersex gara2 gak kuat diminta ngesex terus2an.
    Akhirnya yg ditangkep pulisi si suami karena melakukan KDRT, sedangkan istri
    ongkang2 kaki di luar..mungkin cari pelampiasan yg lain.
    Saran saya...mas2 yg sudah beristri pertahankan kekerasan anda... kalo gak
    mampu ya beli alat bantu..wekekekekk..
     
     
     
    --
     
    -*Jimmy S. Mboe*-
    *advocate*

     

    "Agung Hadi P" <ahp1411@yahoo.co.id> Jun 20 11:20AM ^
     
    Mas, setau saya yang disebut perkosaan adalah apabila terjadi diluar pernikahan. Jadi dalam hukum Indonesia, tidak ada cerita suami memperkosa isterinya ataupun sebaliknya.
    Bener kan Mas Jimmy? :D
    Kalau dimasukkan ke penganiayaan gimana ya? Haha.. Dianiaya kok enak.. :D
    Agung
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: "syafriadi, hepi" <gemilanghs@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 11:02:04
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: Laki-laki bisa sebagai korban pemerkosaan oleh s
    eorg perempuan. nggak ? --> ---»[kagama] Lelaki ini lugu at
    au setia ?
     
    Lha iki kejadian tenan e Mas. Pernah gak sengaja nonton reality show dimana suami nuntut cerai karena istrinya (mengakui) hypersex. Dan ini menjadi penyebab keributan mereka setiap hari. Bayangkan saja, menurut si suami, pagi2 dia sudah kena serangan fajar, pulang kerja blm makan sdh ditarik lg, blm lama kelar makan kembali diminta push up. Gempor dan keseksa banget katanya. Tapi sy gak tuntas nontonya, jd gak tau gimana ending dan pendapat para "pakar" yg terlibat di acara tsb.
     
    Salam,
     
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: ariefprihantoro@kagamavirtual.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 09:39:42
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: Laki-laki bisa sebagai korban pemerkosaan oleh s
    eorg perempuan. nggak ? --> ---»[kagama] Lelaki ini lugu at
    au setia ?
     
    bisa dicoba dg pasal penganiayaan atau perbuatan tidak menyenangkan (?)
     
    -------------
     
    Si wanita pemerkosa kmdn protes "Wah ya nggak bisa dong..... itu kan perbuatan yg menyenangkan. Dan juga tidak terjadi penganiayaan kok, wong itu membagi kasih sayang.". :-))
     
     
    Salam,
     
    Arief Prihantoro
     
    -----Original Message-----
    From: jimmymboe@gmail.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 09:18:25
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: Laki-laki bisa sebagai korban pemerkosaan oleh s
    eorg perempuan. nggak ? --> ---»[kagama] Lelaki ini lugu at
    au setia ?
     
     
    Tuntutan yg mungkin bisa diajukan adalah tuntutan pengakuan anak/ biaya perawatan anak dg dasar hasil test DNA anak utk dicocokan dg DNA mantan pacar, yg jadi masalah apakah mantan pacar bersedia dg sukarela melakukan tes DNA.
     
    Tapi ada hal2 yg perlu digarisbawahi dari si cewek tsb:
    - kalo benar cewek tsb sebelumnya blm pernah berhubungan badan/ masih perawan, pasti ketika dia sadar dr pengaruh bius dia akan merasa sakit dibagian kelaminnya.
     
     
    Mas RDP, sayang sekali KUHP masih melakukan diskriminasi thd laki2 khususnya lelaki dewasa, jadi kalo ada perempuan memperkosa lelaki dewasa si perempuan tidak bisa dijerat dg pasal pemerkosaan...bisa dicoba dg pasal penganiayaan atau perbuatan tidak menyenangkan (?)
     
    Salam
    JM
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: ariefprihantoro@kagamavirtual.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 02:59:09
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: Laki-laki bisa sebagai korban pemerkosaan oleh s
    eorg perempuan. nggak ? --> ---»[kagama] Lelaki ini lugu at
    au setia ?
     
    Kalau kasusnya seperti berikut :
     
    Seorang wanita dibius oleh pacarnya karena tidak pernah mau diajak berhubungan badan. Saat tidak sadarkan diri kemudian diperkosa. Ternyata begitu sadar si cewek tidak segera menyadari bahwa dia habis dibius dan habis diperkosa, krn begitu bangun pakaiannya masih lengkap dan rapi. Baru sadar setelah dia hoek hoek krn hamil. Selanjutnya si pacar tidak mau bertanggung jawab. Bagaimana cara pembuktian pemerkosaannya ya ?
     
    Apakah si laki2 tersebut masih bisa dituntut, meski tuntutannya bukan tuntutan pemerkosaan ?
     
    Kasus ini pernah terjadi pada kawan saya, akhirnya si cewek dinikahi oleh sahabatnya sendiri.
     
    Butahukum.com
     
     
    Salam,
     
    Arief Prihantoro
     
    -----Original Message-----
    From: Rovicky Dwi Putrohari <rovicky@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 09:45:01
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Laki-laki bisa sebagai korban pemerkosaan oleh seorg
    perempuan. nggak ? --> ---»[kagama] Lelaki ini lugu atau s
    etia ?
     
    Ini pertanyaan selanjutnya.
    Apakah bisa membuktikan bahwa ada laki-laki yang diperkosa perempuan ?
    Bagaimana membuktikannya ? dan adakah pasal-pasalnya ?
     
    rdp
     
    -----Original Message-----
     
    > Salam
    > Jimmy Mboe
    > Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    Jimmy Mboe <jimmymboe@gmail.com> Jun 20 06:26PM +0700 ^
     
    Ada mas, pemerkosaan didalam perkawinan diancam dengan Pasal 288 KUHP dg
    ancaman pidana penajara 4 tahun, juga diatur dalam UU KDRT.
     
     
     
    --
     
    -*Jimmy S. Mboe*-
    *advocate*

     

    "Agung Hadi P" <ahp1411@yahoo.co.id> Jun 20 12:18PM ^
     
    Woo? Ada ya? Wah, guru forensic ku salah tuh..
    Agung
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: Jimmy Mboe <jimmymboe@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 18:26:58
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: Laki-laki bisa sebagai korban pemerkosaan oleh s
    eorg perempuan. nggak ? --> ---»[kagama] Lelaki ini lugu at
    au setia ?
     
    Ada mas, pemerkosaan didalam perkawinan diancam dengan Pasal 288 KUHP dg
    ancaman pidana penajara 4 tahun, juga diatur dalam UU KDRT.
     
     
    > 2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL ,
    > 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    > +++
     
    --
     
    -*Jimmy S. Mboe*-
    *advocate*
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    "syafriadi, hepi" <gemilanghs@gmail.com> Jun 20 12:36PM ^
     
    Wkwkwkwk....
    Betul juga mas Jimmy, ado probabiliti rekayasa tampaknya, scr komersial. Yg saya ingat, pelaku acara tsb ditutupi topeng, sedang anggota keluarga lainya (katanya adik dan kakak masing2) tidak ditopengi .
     
    La aku yo sepakat e mas, kok yo mesti jadi problem tho? Solusi jenengan berupa alat bantu harusnya cukup clear. Atau memang beda rasanya? Nyuwun tulung sharing pengetahuan jenengan e mas... wkwkwkwk...
     
    Salam,
     
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: Jimmy Mboe <jimmymboe@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 18:16:36
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: Laki-laki bisa sebagai korban pemerkosaan oleh s
    eorg perempuan. nggak ? --> ---»[kagama] Lelaki ini lugu at
    au setia ?
     
    Mas Hepi,
     
    Reality show di tv kita biasanya manipulasi mas..purak2 beneran..tapi saya
    pernah lihat berita di tv ada berita KDRT di bandung yaitu suami memukul
    istrinya yg hypersex gara2 gak kuat diminta ngesex terus2an.
    Akhirnya yg ditangkep pulisi si suami karena melakukan KDRT, sedangkan istri
    ongkang2 kaki di luar..mungkin cari pelampiasan yg lain.
    Saran saya...mas2 yg sudah beristri pertahankan kekerasan anda... kalo gak
    mampu ya beli alat bantu..wekekekekk..
     
     
    > 2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL ,
    > 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    > +++
     
    --
     
    -*Jimmy S. Mboe*-
    *advocate*
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    aroem.naroeni@kagamavirtual.com Jun 20 11:55AM ^
     
    Sudah ada yg di lokasi belum ?
     
    Salam
    Aroem
     
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: "Teguh Wahyudi\(SinyoTW\)" <teguh.yudi@yahoo.co.uk>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 06:46:35
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Kopdar di Bebek Kaleyo Rawamangun
     
    Mas komo, pangkalan jati deket ktr saya mas... Lah mbok mampir dulu... Hehehe...
     
    Maaf mkn kali ini ngga bisa ikutan kopdar... Dah terlanjur janji ma dokter je...
    Padahal deket tuh...
    Selamat berkopdar ria... Sy tunggu reportasenya...
     
    Salam,
     
    --SinyoTW--
     
     
    Powered by SinyoTWBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: rsulastama@gmail.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 05:32:11
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Kopdar di Bebek Kaleyo Rawamangun
     
    InsyaAllah hadir, tadi pagi di us embassy, siang ini di MTA, sore di Pangkalan Jati, malam mbebek goreng :D.
     
     
    Novian dan Luqman diajak Na? Mbak Dianing? Raisah?
    Powered by salakpondohmania®
     
    -----Original Message-----
    From: tbuanawati@gmail.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 05:05:21
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Kopdar di Bebek Kaleyo Rawamangun
     
    Makan Dulu disitu, nanti kl ngobrolnya kurang, Cari tempat mangkal baru :d
     
    Gmn gmn?
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: "Yunus Tohir" <yunstroom@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 05:01:02
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Kopdar di Bebek Kaleyo Rawamangun
     
    Kaleyo rawamangun gak bisa buat ngobrol panjang mbak, yg ada di cemberutin sama pelanggan yg lain.. ;)
     
     
     
    Yunus Tohir
    (YunTo)
    Sent from HP titipan
     
    -----Original Message-----
    From: tbuanawati@gmail.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Mon, 20 Jun 2011 04:41:41
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: [kagama] Kopdar di Bebek Kaleyo Rawamangun
     
    Pakdhe/budhe, Teman /temin
     
    Yuk kopdar di bebek Kaleyo Rawamangun. Bersama Mas Komo.
    Hari ini jam 19:00
     
     
    Salam
     
    Ana
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    jimmymboe@gmail.com Jun 20 11:36AM ^
     
    Kalo anda mau dipake partai2 besar contohlah ruhut..dia adalah contoh orang yg konsisten...konsisten leh waton njeplak...wekekekkek..
     
     
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: fajar <mustofa@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Fri, 20 May 2011 21:19:31
    To: KAGAMA<alumniUGM@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: [kagama] Re: Lucunya Ahli Hukum Ruhut, lulusan manakah dia?
     
    walahhh Ruhut koq dipikirken... Ybs emg pinter ngomong meski apa yg
    diomongkan belum tentu benar.
     
    //fajar
     
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
Loading...