Total Tayangan

myspace hit counter

[kagama] Intisari untuk alumniUGM@googlegroups.com - 25 Pesan pada 9 Topik

Minggu, Juni 12, 2011

Grup: http://groups.google.com/group/alumniUGM/topics

    rsulastama@gmail.com Jun 12 06:52AM ^
     
    Apa ini ada kaitannya dengan Hikmat Hardono palsu ya?
    Kan kemarin2 sempat ada eemail kosong dari hikmat.hardono@yahoo.com, kemudian Hikmat Hardono beneran ngasih tahu kalau bukan dia yang ngirim email, sambil wanti2 mungkin itu pishing yang mengumpulkan email teman2.
    Nah tidak berapa lama kemudian muncul permintaan sumbangan ini. Saya belum cek apakah email yang digunakan untuk meminta donasi ini terdaftar di milis, soale sebagian yang dikirimi adalah teman2 di milis ini.
     
    Sewaktu saya mendapat email itu, kebetulan disamping saya ada Mas Aditya, dan saya sempat bilang, permintaan sumbangan yang ditujukan ke KAGAMA mestinya tidak langsung ke personal2, bisa ke PP KAGAMA dulu, kemudian kalau betul2 membutuhkan bisa disampaikan oleh pengurus, tapi juga tidak ada jaminan akan disumbang oleh setiap orang karena masing-masinh orang memiliki kebutuhan dan prioritas berbeda.
    Powered by salakpondohmania®
     
    -----Original Message-----
    From: Yulianto Eko Rakhmat <eko.rakhmat@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Sun, 12 Jun 2011 13:31:39
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Fw: permohonan donasi
     
    saya cek FB dia http://www.facebook.com/profile.php?id=1851807639
     
    dia sempat minta request frend dan saya approve, tapi saat ini dia bukan
    friend saya lagi.
    Profile picture juga tidak ada...
     
    sepertinya Penipuan
     
    2011/6/11 Bibien <bintang@kagamamuda.com>
     
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    "Ebes Defry" <yusdanial@gmail.com> Jun 12 09:25AM ^
     
    Wah... Mesti dilacak nih...
     
     
    http://yusdanial.blogspot.com
     
    -----Original Message-----
    From: rsulastama@gmail.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Sun, 12 Jun 2011 06:52:15
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Fw: permohonan donasi
     
    Apa ini ada kaitannya dengan Hikmat Hardono palsu ya?
    Kan kemarin2 sempat ada eemail kosong dari hikmat.hardono@yahoo.com, kemudian Hikmat Hardono beneran ngasih tahu kalau bukan dia yang ngirim email, sambil wanti2 mungkin itu pishing yang mengumpulkan email teman2.
    Nah tidak berapa lama kemudian muncul permintaan sumbangan ini. Saya belum cek apakah email yang digunakan untuk meminta donasi ini terdaftar di milis, soale sebagian yang dikirimi adalah teman2 di milis ini.
     
    Sewaktu saya mendapat email itu, kebetulan disamping saya ada Mas Aditya, dan saya sempat bilang, permintaan sumbangan yang ditujukan ke KAGAMA mestinya tidak langsung ke personal2, bisa ke PP KAGAMA dulu, kemudian kalau betul2 membutuhkan bisa disampaikan oleh pengurus, tapi juga tidak ada jaminan akan disumbang oleh setiap orang karena masing-masinh orang memiliki kebutuhan dan prioritas berbeda.
    Powered by salakpondohmania®
     
    -----Original Message-----
    From: Yulianto Eko Rakhmat <eko.rakhmat@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Sun, 12 Jun 2011 13:31:39
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Fw: permohonan donasi
     
    saya cek FB dia http://www.facebook.com/profile.php?id=1851807639
     
    dia sempat minta request frend dan saya approve, tapi saat ini dia bukan
    friend saya lagi.
    Profile picture juga tidak ada...
     
    sepertinya Penipuan
     
    2011/6/11 Bibien <bintang@kagamamuda.com>
     
    > 2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL ,
    > 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    > +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    rsulastama@gmail.com Jun 12 07:50AM ^
     
    Andi Malarangeng ini juga KAGAMA kan?
    Apakah Anda Yakin Andi Mallarangeng tidak Terlibat Korupsi di Kemenpora?
     
     
    Survei LSI
    Publik Yakin Andi Mallarangeng Terlibat Korupsi Setelah Nazaruddin
    Andri Haryanto : detikNews
    detikcom - Jakarta, Nazarudin menyebut beberapa petinggi Partai Demokrat (PD) terlibat dalam korupsi di Kemenpora. Dari hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI), mayoritas publik percaya petinggi partai berlambang bintang mercy itu terlibat. Andi Mallarangeng yang juga Menpora diyakini paling terlibat kasus ini.
     
    "45,3 persen percaya petinggi Demokrat terlibat, dan sebanyak 25,1 persen tidak percaya petinggi Demokrat terlibat," kata Direktur Eksekutif LSI, Denny JA.
     
    Hal itu dipaparkan dalam hasil survei 'Blunder Politik Demokrat, Kasus Nazaruddin dan Perubahan Dukungan Partai', di Kantor LSI, Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (12/6/2011).
     
    Dalam survei ini, 3 nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus pembangunan wisma atlet di Palembang. 3 nama tersebut adalah M Nazaruddin, Andi Malarangeng, dan Angelina Sondakh.
     
    "Sebanyak 53,7 persen publik percaya Nazaruddin terlibat dan 19,1 persen tidak terlibat. 40,2 persen publik percaya Andi Malarangeng terlibat dan 33,5 persen tidak percaya. Dan 33,5 persen publik percaya Angelina Sondakh terlibat dan 30 persen tidak percaya telibat," jelas Deny.
     
    Survei ini mulai dilakukan dari tanggal 1-7 Juni 2011 dengan menggunakan multi stage random sampling, dilakukan terhadap 1200 responden serta margin error kurang lebih 2,9 persen.
     
    http://m.detik.com/read/2011/06/12/142830/1658517/10/publik-yakin-andi-mallarangeng-terlibat-korupsi-setelah-nazaruddin?hl
    Powered by salakpondohmania®

     

    arum.kusumaningtyas@gmail.com Jun 12 08:11AM ^
     
    Just my personal opinion:
    Saya yakin AM tidak terlibat. Saya bekerja bersama beliau sbg atasan sy langsung selama 5 thn. Dan 1 thn sebagai mentor sy, selama sy duduk sbg staf ahli di RI 2. Sy tahu kredibilitas, akuntabilitas, dedikasi&profesionalitas seorg AM.
    Kelemahan AM adalah beliau tdk cermat dlm hal detail terutama terkait administrasi sis birokrasi. Dan cenderung emosional shg tdk bisa taktis dlm berhadapan dg para birokrat. Mungkin ini yg dijadikan celah orang2 disekitarnya.
     
    Regards,
     
    Arum
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: rsulastama@gmail.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Sun, 12 Jun 2011 07:50:58
    To: alumniUGM<alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: [kagama] Apakah Anda Yakin Andi Mallarangeng tidak Terlibat Korupsi
    di Kemenpora?
     
    Andi Malarangeng ini juga KAGAMA kan?
    Apakah Anda Yakin Andi Mallarangeng tidak Terlibat Korupsi di Kemenpora?
     
     
    Survei LSI
    Publik Yakin Andi Mallarangeng Terlibat Korupsi Setelah Nazaruddin
    Andri Haryanto : detikNews
    detikcom - Jakarta, Nazarudin menyebut beberapa petinggi Partai Demokrat (PD) terlibat dalam korupsi di Kemenpora. Dari hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI), mayoritas publik percaya petinggi partai berlambang bintang mercy itu terlibat. Andi Mallarangeng yang juga Menpora diyakini paling terlibat kasus ini.
     
    "45,3 persen percaya petinggi Demokrat terlibat, dan sebanyak 25,1 persen tidak percaya petinggi Demokrat terlibat," kata Direktur Eksekutif LSI, Denny JA.
     
    Hal itu dipaparkan dalam hasil survei 'Blunder Politik Demokrat, Kasus Nazaruddin dan Perubahan Dukungan Partai', di Kantor LSI, Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (12/6/2011).
     
    Dalam survei ini, 3 nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus pembangunan wisma atlet di Palembang. 3 nama tersebut adalah M Nazaruddin, Andi Malarangeng, dan Angelina Sondakh.
     
    "Sebanyak 53,7 persen publik percaya Nazaruddin terlibat dan 19,1 persen tidak terlibat. 40,2 persen publik percaya Andi Malarangeng terlibat dan 33,5 persen tidak percaya. Dan 33,5 persen publik percaya Angelina Sondakh terlibat dan 30 persen tidak percaya telibat," jelas Deny.
     
    Survei ini mulai dilakukan dari tanggal 1-7 Juni 2011 dengan menggunakan multi stage random sampling, dilakukan terhadap 1200 responden serta margin error kurang lebih 2,9 persen.
     
    http://m.detik.com/read/2011/06/12/142830/1658517/10/publik-yakin-andi-mallarangeng-terlibat-korupsi-setelah-nazaruddin?hl
    Powered by salakpondohmania®
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    Ir R J Taruno Poedjohardjo <tarunopeha@yahoo.com> Jun 12 01:36AM -0700 ^
     
    Tph mendukung pendapat bahwa AM gak terlbat secara langsung
    Orang spt AM kadang terlalu mempercayai dan mempercayakan tugas2 pada
    orang/staff yg langsung dibawahnya
    Ini memang kelemahan orang dengan karakter semacam ini
    kalau tidak cermat bisa dikadalin oleh pejabat2 mengail diair jernih
    Jadi harus sering sidak dan berdiskusi secara terbuka dengan semua staffnya
    sehingga staf2nya lebih mengerti "maunya apa atasan kita ini" .tph
     
     
     
    ________________________________
    From: "arum.kusumaningtyas@gmail.com" <arum.kusumaningtyas@gmail.com>
    To: alumniugm@googlegroups.com
    Sent: Sun, June 12, 2011 3:11:59 PM
    Subject: Re: [kagama] Apakah Anda Yakin Andi Mallarangeng tidak Terlibat
    Korupsidi Kemenpora?
     
    Just my personal opinion:
    Saya yakin AM tidak terlibat. Saya bekerja bersama beliau sbg atasan sy langsung
    selama 5 thn. Dan 1 thn sebagai mentor sy, selama sy duduk sbg staf ahli di RI
    2. Sy tahu kredibilitas, akuntabilitas, dedikasi&profesionalitas seorg AM.
    Kelemahan AM adalah beliau tdk cermat dlm hal detail terutama terkait
    administrasi sis birokrasi. Dan cenderung emosional shg tdk bisa taktis dlm
    berhadapan dg para birokrat. Mungkin ini yg dijadikan celah orang2 disekitarnya.
     
     
    Regards,
     
    Arum
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: rsulastama@gmail.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Sun, 12 Jun 2011 07:50:58
    To: alumniUGM<alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: [kagama] Apakah Anda Yakin Andi Mallarangeng tidak Terlibat Korupsi
    di Kemenpora?
     
    Andi Malarangeng ini juga KAGAMA kan?
    Apakah Anda Yakin Andi Mallarangeng tidak Terlibat Korupsi di Kemenpora?
     
     
    Survei LSI
    Publik Yakin Andi Mallarangeng Terlibat Korupsi Setelah Nazaruddin
    Andri Haryanto : detikNews
    detikcom - Jakarta, Nazarudin menyebut beberapa petinggi Partai Demokrat (PD)
    terlibat dalam korupsi di Kemenpora. Dari hasil survei Lingkaran Survei
    Indonesia (LSI), mayoritas publik percaya petinggi partai berlambang bintang
    mercy itu terlibat. Andi Mallarangeng yang juga Menpora diyakini paling terlibat
    kasus ini.
     
    "45,3 persen percaya petinggi Demokrat terlibat, dan sebanyak 25,1 persen tidak
    percaya petinggi Demokrat terlibat," kata Direktur Eksekutif LSI, Denny JA.
     
    Hal itu dipaparkan dalam hasil survei 'Blunder Politik Demokrat, Kasus
    Nazaruddin dan Perubahan Dukungan Partai', di Kantor LSI, Jl Pemuda, Rawamangun,
    Jakarta Timur, Minggu (12/6/2011).
     
    Dalam survei ini, 3 nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus pembangunan
    wisma atlet di Palembang. 3 nama tersebut adalah M Nazaruddin, Andi Malarangeng,
    dan Angelina Sondakh.
     
    "Sebanyak 53,7 persen publik percaya Nazaruddin terlibat dan 19,1 persen tidak
    terlibat. 40,2 persen publik percaya Andi Malarangeng terlibat dan 33,5 persen
    tidak percaya. Dan 33,5 persen publik percaya Angelina Sondakh terlibat dan 30
    persen tidak percaya telibat," jelas Deny.
     
    Survei ini mulai dilakukan dari tanggal 1-7 Juni 2011 dengan menggunakan multi
    stage random sampling, dilakukan terhadap 1200 responden serta margin error
    kurang lebih 2,9 persen.
     
    http://m.detik.com/read/2011/06/12/142830/1658517/10/publik-yakin-andi-mallarangeng-terlibat-korupsi-setelah-nazaruddin?hl
     
    Powered by salakpondohmania®
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5,
    Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5,
    Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    aprijoko82@kagamavirtual.com Jun 12 10:18AM ^
     
    Kalau ikut di Birokrasi yang tdk mengikuti arus ya pasti keluar dari sistem. Wis pikiren dewe.......mikir negara bobrok mendingan golek rejeki halal nggo keluarga.
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: rsulastama@gmail.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Sun, 12 Jun 2011 07:50:58
    To: alumniUGM<alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: [kagama] Apakah Anda Yakin Andi Mallarangeng tidak Terlibat Korupsi
    di Kemenpora?
     
    Andi Malarangeng ini juga KAGAMA kan?
    Apakah Anda Yakin Andi Mallarangeng tidak Terlibat Korupsi di Kemenpora?
     
     
    Survei LSI
    Publik Yakin Andi Mallarangeng Terlibat Korupsi Setelah Nazaruddin
    Andri Haryanto : detikNews
    detikcom - Jakarta, Nazarudin menyebut beberapa petinggi Partai Demokrat (PD) terlibat dalam korupsi di Kemenpora. Dari hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI), mayoritas publik percaya petinggi partai berlambang bintang mercy itu terlibat. Andi Mallarangeng yang juga Menpora diyakini paling terlibat kasus ini.
     
    "45,3 persen percaya petinggi Demokrat terlibat, dan sebanyak 25,1 persen tidak percaya petinggi Demokrat terlibat," kata Direktur Eksekutif LSI, Denny JA.
     
    Hal itu dipaparkan dalam hasil survei 'Blunder Politik Demokrat, Kasus Nazaruddin dan Perubahan Dukungan Partai', di Kantor LSI, Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (12/6/2011).
     
    Dalam survei ini, 3 nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus pembangunan wisma atlet di Palembang. 3 nama tersebut adalah M Nazaruddin, Andi Malarangeng, dan Angelina Sondakh.
     
    "Sebanyak 53,7 persen publik percaya Nazaruddin terlibat dan 19,1 persen tidak terlibat. 40,2 persen publik percaya Andi Malarangeng terlibat dan 33,5 persen tidak percaya. Dan 33,5 persen publik percaya Angelina Sondakh terlibat dan 30 persen tidak percaya telibat," jelas Deny.
     
    Survei ini mulai dilakukan dari tanggal 1-7 Juni 2011 dengan menggunakan multi stage random sampling, dilakukan terhadap 1200 responden serta margin error kurang lebih 2,9 persen.
     
    http://m.detik.com/read/2011/06/12/142830/1658517/10/publik-yakin-andi-mallarangeng-terlibat-korupsi-setelah-nazaruddin?hl
    Powered by salakpondohmania®
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    "Yunus Tohir" <yunstroom@gmail.com> Jun 12 10:26AM ^
     
    Hehehe.. Untuk survey gak bisa jadi dasar hukum keterlibatan seseorang dalam suatu perkara.. Kalau dipake huaaaa gak kebayang.
     
    Tapi kok saya jadi mikir ya.., ini yang biayain LSI mengadakan survey ini siapa ya? & untuk alasan apa? Atau saya saja yang gak paham tugasnya LSI itu digunakan untuk survey apa saja :)
     
    Karena kita tau sendiri, publik kita kan sedang demam pencitraan ;) jadi hal2 seperti sebenarnya cukup sensitif karena bisa menggiring opini publik.
     
     
    Salam,
     
    *dariyanggakmelekpolitik & gakyakinbakalmilihdi2014
     
     
     
     
    Yunus Tohir
    (YunTo)
    Sent from HP titipan
     
    -----Original Message-----
    From: rsulastama@gmail.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Sun, 12 Jun 2011 07:50:58
    To: alumniUGM<alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: [kagama] Apakah Anda Yakin Andi Mallarangeng tidak Terlibat Korupsi
    di Kemenpora?
     
    Andi Malarangeng ini juga KAGAMA kan?
    Apakah Anda Yakin Andi Mallarangeng tidak Terlibat Korupsi di Kemenpora?
     
     
    Survei LSI
    Publik Yakin Andi Mallarangeng Terlibat Korupsi Setelah Nazaruddin
    Andri Haryanto : detikNews
    detikcom - Jakarta, Nazarudin menyebut beberapa petinggi Partai Demokrat (PD) terlibat dalam korupsi di Kemenpora. Dari hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI), mayoritas publik percaya petinggi partai berlambang bintang mercy itu terlibat. Andi Mallarangeng yang juga Menpora diyakini paling terlibat kasus ini.
     
    "45,3 persen percaya petinggi Demokrat terlibat, dan sebanyak 25,1 persen tidak percaya petinggi Demokrat terlibat," kata Direktur Eksekutif LSI, Denny JA.
     
    Hal itu dipaparkan dalam hasil survei 'Blunder Politik Demokrat, Kasus Nazaruddin dan Perubahan Dukungan Partai', di Kantor LSI, Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (12/6/2011).
     
    Dalam survei ini, 3 nama petinggi yang diduga terlibat dalam kasus pembangunan wisma atlet di Palembang. 3 nama tersebut adalah M Nazaruddin, Andi Malarangeng, dan Angelina Sondakh.
     
    "Sebanyak 53,7 persen publik percaya Nazaruddin terlibat dan 19,1 persen tidak terlibat. 40,2 persen publik percaya Andi Malarangeng terlibat dan 33,5 persen tidak percaya. Dan 33,5 persen publik percaya Angelina Sondakh terlibat dan 30 persen tidak percaya telibat," jelas Deny.
     
    Survei ini mulai dilakukan dari tanggal 1-7 Juni 2011 dengan menggunakan multi stage random sampling, dilakukan terhadap 1200 responden serta margin error kurang lebih 2,9 persen.
     
    http://m.detik.com/read/2011/06/12/142830/1658517/10/publik-yakin-andi-mallarangeng-terlibat-korupsi-setelah-nazaruddin?hl
    Powered by salakpondohmania®
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    rsulastama@gmail.com Jun 12 09:10AM ^
     
    Mobil idaman terbeli, kantong tetap terlindungi (Selesai)
     

    JAKARTA. Kini, kebutuhan akan kendaraan roda empat bagi keluarga semakin meningkat. Namun, perlu diingat mobil atau jenis kendaraan lainnya masuk kategori barang konsumtif, dan umumnya tidak bisa dijadikan sebagai aset investasi.
     
    Kendati tidak serumit urusan membeli rumah, membeli mobil juga membutuhkan sederet pertimbangan, seperti persiapan dana pembelian dan biaya operasional mobil. Bagaimana merencanakannya agar tak mengganggu keuangan keluarga? Berikut,i lanjutan tip sederhana dalam merencanakan pembelian kendaraan, yang dirangkum KONTAN dari sejumlah perencana keuangan:
     
    *Tentukan alokasi biaya pembelian
     
    Hal pertama yang harus dilakukan dalam menentukan alokasi biaya, yaitu mengetahui berapa jumlah dana yang Anda miliki saat ini dan menentukan sumber dana untuk membeli mobil. Cara terbaik dengan menyisihkan sebagian penghasilan Anda untuk pembayaran pembelian mobil, baik tunai atau kredit. Tak ada batasan dana yang bisa disisihkan. Semakin besar penghasilan yang Anda disisihkan, semakin cepat uang pembelian mobil terkumpul.
     
    "Uang yang Anda sisihkan tadi, bisa ditaruh di instrumen investasi jangka pendek seperti tabungan atau deposito," saran Eko Endarto, perencana keuangan dari Finansia Consulting.
     
    Anda harus memahami, biasanya ketika membeli mobil, baik tunai maupun kredit, diler mobil akan meminta Anda membayar biaya 'tanda jadi' atau booking fee agar mobil incaran Anda tidak dibeli orang lain. Lalu, jika Anda memilih membeli mobil dengan cara kredit, Anda harus menyiapkan uang muka sebagai mahar pembelian. Biasanya, uang muka kredit kendaraan berkisar 10%-30% dari harga mobil.
     
    Saat ini, jangka waktu kredit mobil rata-rata 1 tahun-4 tahun. Tentu saja, sebaiknya, jumlah cicilan mobil Anda tidak terlalu besar. Patokannya, seharusnya, jumlah cicilan kredit mobil Anda tidak lebih dari sepertiga penghasilan Anda per bulan, sehingga sisanya atau dua per tiga penghasilan dapat dipakai untuk keperluan rumahtangga. Patokan ini sudah berlaku luas. Bahkan, pemberi pinjaman juga melihat kemampuan calon debitur dengan menggunakan angka acuan yang sama.
     
    Anda juga harus menentukan jangka waktu kredit dengan bijak. Eko mengingatkan, semakin panjang jangka waktu cicilan, beban bunga kredit yang dipikul pembeli akan semakin besar. Begitu pula sebaliknya.
     
    Satu lagi, jika membeli mobil melalui kredit, Anda harus memilih lembaga kredit yang akan mendanai pembelian tersebut. Lembaga itu bisa berupa perusahaan pembiayaan atau bank. Biasanya, bunga cicilan kredit bank akan lebih rendah dibandingkan bunga multifinance.
     
    *Tentukan alokasi biaya operasional
     
    Perencanaan pembelian mobil tidak berhenti sampai mobil nongkrong di garasi. Ingat, ada sejumlah biaya operasional yang harus Anda keluarkan. Yang pasti, Anda harus menyediakan biaya pembayaran cicilan mobil per bulan jika Anda membeli mobil secara kredit. Selain itu, Anda juga harus menyiapkan biaya pembelian bahan bakar, pemeliharaan atau perawatan kendaraan, dan biaya pajak tahunan kendaraan.
     
    "Anda juga harus menyiapkan biaya tidak terduga guna mengantisipasi ketika mobil terkena musibah seperti kecelakaan atau rusak diterjang bencana alam seperti banjir," kata Rakhmi Permatasari, perencana keuangan dari Safir Senduk & Rekan.
     
    *Cermat memilih jenis mobil
     
    Banyak di antara kita yang pernah salah menghitung ketika membeli kendaraan. Mobil yang kita beli malah menjadi beban keuangan keluarga lantaran kerap mengalami kerusakan pada mesinnya. Untuk itu, perencana keuangan Shildt Financial Planning Risza Bambang menyebut, setelah Anda memastikan kesiapan membeli mobil, hal yang perlu Anda perhatikan adalah soal pemilihan jenis kendaraan.
     
    Jika keuangan Anda hanya mampu membeli mobil secara kredit, terutama mobil bekas, Risza menyarankan Anda tidak membeli mobil yang mesinnya rewel. Pilihlah jenis kendaraan yang pemeliharaannya mudah dan murah. Jangan mudah tergoda dengan model trendi atau bodi yang mulus.
     
    Menurut Risza, yang paling utama dalam membeli mobil adalah kondisi mesin. Ingat, kondisi mesin sangat menentukan biaya operasional (bahan bakar dan oli), serta biaya pemeliharaan mobil seperti servis, dan pembelian suku cadang.
     
    Selain itu, jika berniat membeli mobil, sebaiknya Anda memilih jenis yang nilai jual kembalinya tinggi. Ada beberapa jenis mobil yang direkomendasikan Risza. Berdasarkan pengalaman dia, harga mobil tipe penumpang atau multi purpose vehicle (MPV), seperti Toyota Avanza, Toyota Innova, dan Nissan Livina memiliki nilai jual kembali (resale value) yang cukup tinggi.
     
    Mobil yang memiliki nilai jual kembali tinggi memberikan keuntungan tersendiri bagi pembelinya. Sebab, dalam beberapa tahun, ada kemungkinan, harga mobil tersebut akan bertahan. Bahkan, alih-alih turun, ada mobil yang harganya justru naik.
     
    Nah, kini, tiba saatnya Anda berhitung. Apakah Anda memang sudah benar-benar siap memiliki mobil?
     
    Dikky Setiawan
     
    http://mobile.kontan.co.id/personalfinance/read/69899/Mobil-idaman-terbeli-kantong-tetap-terlindungi-Selesai
    Powered by salakpondohmania®

     

    rsulastama@gmail.com Jun 12 09:05AM ^
     
    Kayaknya kemarin mBak Uni Ona akan membuka warung gulai itik lado ijo khas Payakumbuh,
     
    Meraih laba dengan berbagai varian olahan bebek
     

    Konsumsi olahan daging bebek oleh masyarakat tampaknya semakin membesar. Ini ditandai dengan menjamurnya banyak gerai bebek di berbagai tempat. Padahal, dulu banyak konsumen enggan menyantap masakan daging bebek karena dagingnya alot dan berbau amis. Sekarang, menyantap bebek sudah jamak dilakukan orang.
     
    Apalagi, para penjaja kuliner bebek terus berinovasi. Selain membuat daging bebek terasa lebih nikmat dan lembut di mulut, mereka juga menyiasatinya dengan menyajikan bebek bersama sambal yang menggugah selera.
     
    Ali Bagus Antra, pemilik Bebek Garang, mengatakan, agar mampu memenangkan persaingan pasar, ia membuat bebek olahannya memiliki rasa yang khas. Pengolahan melewati tiga tahapan, seperti dilakukan kebanyakan pebisnis kuliner bebek. Yakni, bebek diungkep, direbus dengan bahan dasar rempah-rempah, kemudian digoreng. Tapi soal apa saja bumbunya, itu menjadi rahasia dapur Ali.
     
    Ini pula yang menjadi keunggulan Ali ketika membuka restoran bebek di Bandung tahun 2008 dengan nama Bebek Garang. Apa lagi, ia juga merancang restorannya dengan suasana nyaman dan santai. "Semacam tempat nongkrong," terang pria berusia 28 tahun ini. Berbagai fasilitas permainan, seperti halma, monopoli, ludo, ular tangga serta wi-fi dia sediakan. Alhasil, ini bisa mengundang pembeli betah berlama-lama di restoran Bebek Garang.
     
    Ali pun menyediakan berbagai olahan bebek. Bebek debus bakar dan bebek kagok negro jadi menu paling banyak dipesan. "Sampai saat ini, ada tujuh menu bebek. Kami terus berinovasi pada olahan bebek," terang sarjana arsitektur yang juga menyediakan pancake dan omelet berbahan baku dari bebek.
     
    Sebagai tambahan nilai jual, Ali tak lupa menyediakan sambal yang nikmat dan gurih. Ada dua jenis sambal, yaitu sambal terasi dan sambal goreng. Ali menjanjikan sambalnya pas dan tidak menutup rasa bebek. "Saya membuat sambal yang tak menyiksa dan menyatu dengan rasa bebek," kata Ali.
     
    Setelah sukses dengan tiga gerai Bebek Garang di Jalan Braga, Jalan Sulanjana, dan Jalan Cibabat, Bandung, Ali yakin untuk menawarkan waralaba tahun ini.
     
    Ia menawarkan waralaba restoran bebek dengan nilai investasi awal Rp 200 juta. Investasi sebesar ini sudah termasuk biaya waralaba selama lima tahun, sewa tempat satu tahun dan pengadaan bahan baku lengkap beserta peralatan dan desain restoran. "Karena berbentuk restoran, kami tidak hanya fokus pada penjualan makanan, tapi juga paket pesan antar," terang Ali.
     
    Berdasarkan penjualan di ketiga cabangnya, Ali memperkirakan satu gerai bisa menjual 160 porsi bebek per hari. Satu pembeli umumnya berbelanja senilai Rp 25.000. Dengan hitungan itu, satu gerai bisa mencapai omzet Rp 120 juta per bulan. Terwaralaba bisa balik modal antara 11 bulan hingga 16 bulan.
     
    Pengamat waralaba Proverb Consulting Erwin Halim menilai, bebek telah menjadi makanan rakyat dan memiliki pasar bagus. Namun sayangnya, bebek belum menggantikan posisi ayam sebagai lauk yang paling banyak digemari masyarakat. "Masih sebatas pelengkap," ujarnya.
     
    Meski begitu, imbuhnya, bebek tetap dapat menjadi kuliner yang bagus, asal ada pemetaan pasar. Misalnya pemilihan lokasi tempat untuk sekelas restoran bebek.
     
    Bebek Garang
    Jalan Braga 34, Bandung,
    Jawa Barat
    Hp: 08195588053
     
    Mona Tobing
    Powered by salakpondohmania®

     

    "Ujang Syafnir" <ujangsyafnir@gmail.com> Jun 12 01:32PM +0700 ^
     
    Bener Mbah, tapi situasi yang dicontohkan biasanya terjadi di loaksi yang
    relatif tidak banyak bersinggungan dengan pihak luar, terutama di pedesaan.
     
    Lah kalau itu di Jakarta, atau kota kota besar lainnya? Lah di kos-kosku di
    Tawang Sari Yogya aja kalau lupa masukkan sepatu dan cucian bisa diangkut
    malamnya. Tapi setelah ada ronda dan yang kos diingatkan untuk tidak lupa
    masukkan sepatu Dan cucian, tidak terjadi lagi tuh :pengondolan jemuran"
     
    Jadi itu juga menyalahkan diri saya sendiri karena sudah memberi kesempatan
    pencuri mengondol jemuranku. heheh.
     



    -------Original Message-------

    From: Ir R J Taruno Poedjohardjo
    Date: 12/06/2011 13:25:06
    To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] PKS Apa kabarmu?

    Yang paling utama NIAT dan MENTAL dari pelaku kejahatan
    Banyak contoh,terutama dimasyarakat pedesaan
    Hampir tidak ada kandang ternak yg dikunci ,ayam dibiarkan tidur dipohon dsb
    kalau niatnya jahat dimanapun dan didalam situasi apapun tetap saja mencari
    kesempatan ,ini karena mentalnya memang clemer
    Menyalahkan masyarakayt khan salah satu "bela diri" .tak iye ?!.tph

     

    Ir R J Taruno Poedjohardjo <tarunopeha@yahoo.com> Jun 11 11:44PM -0700 ^
     
    Pengalaman tph dan beberapa teman sbb (jadul)
    Pulang dari course diluar negeri ,kamarpun gak punya apalagi meja kursi
    setelah 1 minggu dirumah,karena malas berdebat , baru diberi tahu ada ruang
    lengkap tapi digedung belakang yg terkucil
    Ada yg menggantikan mantan anak buahnya walaupun akhirnya mendapat posisi
    direktur tapi karena "bersih" diganti dan diberi jabatan yg tidak punya anak
    buah dan wewenang, ditemani 1 sekretaris
    tempatnyapun digedung tersendiri yg terpisah lebih dari 1 km dari head office
    walaupun akhirnya diminta oleh MNOC untuk menduduki jabata strategis
    Teman lain dengan dalih dikursuskan keluar negeri,pulang tidak punya jabatan
    (banyak terjadi dipemerintahan,departemen/kementerian maupun BUMN).tph
     
    ________________________________
    From: "ysanst@kagamavirtual.com" <ysanst@kagamavirtual.com>
    To: alumniugm@googlegroups.com
    Sent: Sun, June 12, 2011 11:40:25 AM
    Subject: Re: [kagama] PKS Apa kabarmu?
     
    Punya pengalaman Mas Mbah TPH?share dong sama cucu2 disini
     
    Yassir
    Iwak-02
    ################
    buetul buanget .tph
    ------------------
    From: Ujang Syafnir kabarmu?Masyarakat di Gadel itu cerminan bangsa ini. Ngusir
    orang jujur.
    Coba jadi orang jujur dan reformis di Instansi. bisa-bisa dak dikasih kerjaan,
    lama-lama meja kerja pun ilang wkwkwkw

     
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5,
    Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    ysanst@kagamavirtual.com Jun 12 06:54AM ^
     
    Pulang dari course diluar negeri ,kamarpun gak punya apalagi meja kursi
    setelah 1 minggu dirumah,karena malas berdebat , baru diberi tahu ada ruang lengkap tapi digedung belakang yg terkucil
    Ir R J Taruno Poedjohardjo
    -------------------------
    Aje gile,brp lama bertahan d ruang belakang Mbah?apa setelah itu ada perubahan berarti?kl ngk ada,pastinya Mbah ambil jalan lain
     
    Yassir
    Iwak-02
    Powered by Telkomsel BlackBerry®

     

    Eddy Ys <eys_0401@yahoo.com> Jun 12 02:48PM +0800 ^
     
    politik emang Praktis...
     
    --- Pada Ming, 12/6/11, andirahmah91@yahoo.com <andirahmah91@yahoo.com> menulis:
     
    Dari: andirahmah91@yahoo.com <andirahmah91@yahoo.com>
    Judul: Re: [kagama] PKS Apa kabarmu?
    Kepada: alumniugm@googlegroups.com
    Tanggal: Minggu, 12 Juni, 2011, 3:59 PM
     
     
    Weleh weleh weleh ......
    Lha koq jadi begini seriusnya forum kita khan forum silaturahmi dan bukan forum diskusi yg begitu SERIUSNYA sampai2 ada yg membela dengan cara2 yg tidak elegan
     
    #########
     
    Pak Dhe Tph,
     
    Saya kira justru saya menyampaikan bagaimana cara  menjawab pertanyaan apa kabar FPKS dengan tepat langsung pada sumbernya.
     
    Kalau milis ini untuk ajang silaturrahmi, mestinya saling bisa menjaga bukan?
     
    Menurut Pak Dhe cara yang  elegan itu seperti apa? Karena saya sendiri hanya bekerja sebagai tenaga ahli, bukan penentu kebijakan di fraksi.
     
     
    Salam,
     
     
    Andi Rahmah
     
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    Eddy Ys <eys_0401@yahoo.com> Jun 12 02:47PM +0800 ^
     
    ADA APAKAH DENGAN PKS???
     
    --- Pada Ming, 12/6/11, Ujang Syafnir <ujangsyafnir@gmail.com> menulis:
     
    Dari: Ujang Syafnir <ujangsyafnir@gmail.com>
    Judul: Re: [kagama] PKS Apa kabarmu?
    Kepada: alumniugm@googlegroups.com
    Tanggal: Minggu, 12 Juni, 2011, 6:32 AM
     
     


    #yiv596172579 v\00003a* {
    }
     
     
     
     
     
     
     
     
     
    Bener Mbah, tapi situasi yang dicontohkan biasanya terjadi di loaksi yang relatif tidak banyak bersinggungan dengan pihak luar, terutama di pedesaan.
     
    Lah kalau itu di Jakarta, atau kota kota besar lainnya? Lah di kos-kosku di Tawang Sari Yogya aja kalau lupa masukkan sepatu dan cucian bisa diangkut malamnya. Tapi setelah ada ronda dan yang kos diingatkan untuk tidak lupa masukkan sepatu Dan cucian, tidak terjadi lagi tuh :pengondolan jemuran" 
     
    Jadi itu juga menyalahkan diri saya sendiri karena sudah memberi kesempatan pencuri mengondol jemuranku. heheh.
     
     
     
     
     
     
    -------Original Message-------
     
     
    From: Ir R J Taruno Poedjohardjo
    Date: 12/06/2011 13:25:06
    To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] PKS Apa kabarmu?
     
     
    Yang paling utama NIAT dan MENTAL dari pelaku kejahatan
    Banyak contoh,terutama dimasyarakat pedesaan
    Hampir tidak ada kandang ternak yg dikunci ,ayam dibiarkan tidur dipohon dsb
    kalau niatnya jahat dimanapun dan didalam situasi apapun tetap saja mencari kesempatan ,ini karena mentalnya memang clemer
    Menyalahkan masyarakayt khan salah satu "bela diri" .tak iye ?!.tph
     
     
     
     
     
     
    --
     
    +++
     
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
     
    Transfer ke:
     
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
     
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
     
    +++

     

    Ir R J Taruno Poedjohardjo <tarunopeha@yahoo.com> Jun 12 12:49AM -0700 ^
     
    Sabar saja wong sabar khan dikasihi GUSTI ALLAH
    Valve dan kemudahan diberikan olehNYA
    Pekerjaan tph ,kebetulan tph manggala P4 jadul.hari2 ya menatar
    menjadi dosen di Trisakti dan Akamigas Cepu, mengajar kursus introduksi
    majemen dll untuk karyawan Pertamina dan instansi lain yg membutuhkan
    Sampai2 tph berkata pada yg muda2 (mungkin dan mudahan masih ingat):
    " jangan ada tph kedua,kalau gak kuat bisa jadi gila "
    Tph selama lebih dari 8 tahun mangkrak disatu golongan tanpa pernah ditugaskan
    keluar negeri ,padahal sebelumnya minimal setahun 2 kali
    Tetapi GUSTI ALLAH gak sare ,sesudah masa itu tph jaya lagi.
    Ini jangan diartikan negatif,hanya sekedar menceriterakan pengalaman dan tph
    tidak menganggap diri orang baik, hanya harus hati2 .itu saja .That's all
    Tx & best regards.tph
     
    ________________________________
    From: "ysanst@kagamavirtual.com" <ysanst@kagamavirtual.com>
    To: alumniugm@googlegroups.com
    Sent: Sun, June 12, 2011 1:54:15 PM
    Subject: Re: [kagama] PKS Apa kabarmu?
     
    Pulang dari course diluar negeri ,kamarpun gak punya apalagi meja kursi
    setelah 1 minggu dirumah,karena malas berdebat , baru diberi tahu ada ruang
    lengkap tapi digedung belakang yg terkucil
    Ir R J Taruno Poedjohardjo
    -------------------------
    Aje gile,brp lama bertahan d ruang belakang Mbah?apa setelah itu ada perubahan
    berarti?kl ngk ada,pastinya Mbah ambil jalan lain
     
    Yassir
    Iwak-02
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5,
    Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    ysanst@kagamavirtual.com Jun 12 07:55AM ^
     
    Sabar saja wong sabar khan dikasihi GUSTI ALLAH
    Valve dan kemudahan diberikan olehNYA
    Pekerjaan tph ,kebetulan tph manggala P4 jadul.hari2 ya menatar
    menjadi dosen di Trisakti dan Akamigas Cepu, mengajar kursus introduksi
    majemen dll untuk karyawan Pertamina dan instansi lain yg membutuhkan
    Sampai2 tph berkata pada yg muda2 (mungkin dan mudahan masih ingat):
    " jangan ada tph kedua,kalau gak kuat bisa jadi gila "
    Tph selama lebih dari 8 tahun mangkrak disatu golongan tanpa pernah ditugaskan keluar negeri ,padahal sebelumnya minimal setahun 2 kali
    Tetapi GUSTI ALLAH gak sare ,sesudah masa itu tph jaya lagi.
    Ini jangan diartikan negatif,hanya sekedar menceriterakan pengalaman dan tph tidak menganggap diri orang baik, hanya harus hati2 .itu saja .That's all
    Tx & best regards.tph
    Ir R J Taruno Poedjohardjo
    ----------------------------
    Sehat dan sukses selalu buat Mas Mbah TPH, selalu berkarya, salut!
     
    Yassir
    Iwak-02
    Powered by Telkomsel BlackBerry®

     

    Ir R J Taruno Poedjohardjo <tarunopeha@yahoo.com> Jun 12 01:05AM -0700 ^
     
    terima kasih atas perhatian dan doa anda semua.amin .tph
     
     
     
    ________________________________
    From: "ysanst@kagamavirtual.com" <ysanst@kagamavirtual.com>
    To: alumniugm@googlegroups.com
    Sent: Sun, June 12, 2011 2:55:47 PM
    Subject: Re: [kagama] PKS Apa kabarmu?
     
    Sabar saja wong sabar khan dikasihi GUSTI ALLAH
    Valve dan kemudahan diberikan olehNYA
    Pekerjaan tph ,kebetulan tph manggala P4 jadul.hari2 ya menatar
    menjadi dosen di Trisakti dan Akamigas Cepu, mengajar kursus introduksi
    majemen dll untuk karyawan Pertamina dan instansi lain yg membutuhkan
    Sampai2 tph berkata pada yg muda2 (mungkin dan mudahan masih ingat):
    " jangan ada tph kedua,kalau gak kuat bisa jadi gila "
    Tph selama lebih dari 8 tahun mangkrak disatu golongan tanpa pernah ditugaskan
    keluar negeri ,padahal sebelumnya minimal setahun 2 kali
    Tetapi GUSTI ALLAH gak sare ,sesudah masa itu tph jaya lagi.
    Ini jangan diartikan negatif,hanya sekedar menceriterakan pengalaman dan tph
    tidak menganggap diri orang baik, hanya harus hati2 .itu saja .That's all
    Tx & best regards.tph
    Ir R J Taruno Poedjohardjo
    ----------------------------
    Sehat dan sukses selalu buat Mas Mbah TPH, selalu berkarya, salut!
     
    Yassir
    Iwak-02
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5,
    Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    Zulfadli <zulfadli.sy@gmail.com> Jun 12 03:47PM +0700 ^
     
    Terima kasih MasDhe.
    Sharing yang luar biasa. Saya jadi belajar banyak dari pengalaman yang
    dipaparkan secara singkat tadi.
    Semoga MasDhe TPH mendapat keberkahan yang melimpah atas perjuangan yang
    telah dilakukan.
     
    Salam penuh hormat,
    Zulfadli
     
    2011/6/12 Ir R J Taruno Poedjohardjo <tarunopeha@yahoo.com>
     

     

    Ir R J Taruno Poedjohardjo <tarunopeha@yahoo.com> Jun 12 02:03AM -0700 ^
     
    Terima kasih atas perhatian dandoa semua
    Hikmat yg tph dapat adalah pernah divonis jantung harus di bypass karena 3
    pembuluh hanya berfungsi kurang dai 20% bahkan ada yg buntu,tetapi berkat doa
    semua ,sempat ditunda 4 kali dan akhirnya tidak jadi di bypass ,mudahan untuk
    seterusnya.Amin .tph
     
     
     
     
    ________________________________
    From: Zulfadli <zulfadli.sy@gmail.com>
    To: alumniugm@googlegroups.com
    Sent: Sun, June 12, 2011 3:47:11 PM
    Subject: Re: [kagama] PKS Apa kabarmu?
     
    Terima kasih MasDhe.
    Sharing yang luar biasa. Saya jadi belajar banyak dari pengalaman yang
    dipaparkan secara singkat tadi.
    Semoga MasDhe TPH mendapat keberkahan yang melimpah atas perjuangan yang telah
    dilakukan.
     
    Salam penuh hormat,
    Zulfadli
     
     
    2011/6/12 Ir R J Taruno Poedjohardjo <tarunopeha@yahoo.com>
     
    Sabar saja wong sabar khan dikasihi GUSTI ALLAH
    >Ini jangan diartikan negatif,hanya sekedar menceriterakan pengalaman dan tph
    >tidak menganggap diri orang baik, hanya harus hati2 .itu saja .That's all
    >Tx & best regards.tph
     
    ________________________________
    From: "ysanst@kagamavirtual.com" <ysanst@kagamavirtual.com>
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5,
    Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    rsulastama@gmail.com Jun 12 08:58AM ^
     
    Agus Marto Waspadai Bubble di Sektor Properti
    Ramdhania El Hida : detikFinance
    detikcom - Jakarta, Pemerintah menyatakan terus meningkatkan kewaspadaannya mengenai ancaman 'gelembung ekonomi' alias bubble seiring derasnya modal masuk. Salah satu yang diwaspadai yakni sektor properti yang ternyata mengalami sedikit gejolak harga.
     
    "Kita juga monitor property prices karena kadang menjadi bubble, dan kalau kita lihat di Jakarta Barat harga properti kok tidak begitu tinggi , kita mesti waspada dan itu semua kita jaga agar tidak ada satu dampak kepada ekonomi makro indonesia," ujar Menteri Keuangan Agus Martowardoyo ketika ditemui disela acara World Economic Forum (WEF), di Hotel Shangri-La, Jakarta, Minggu (12/6/2011).
     
    Agus menegaskan, untuk menghadapi 'kepanasan' atau overheating economy dan bubble khususnya pemerintah telah melakukan koordinasi dengan baik antara sesama instansi fiskal dan moneter.
     
    "Bagaimana persiapan dan risikonya sudah disiapkan. Dan kami di Indonesia yang penting adalah koordinasi antara otoritas moneter dan otoritas fiskal dalam hal menjaga stabilitas makro ekonomi kita juga menysuun krisis management protokol. Itu kita melakukan preview atas kondisi indonesia dari waktu ke waktu kita harus monitor," paparnya.
     
    Dijelaskan Agus, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) masih sangat kuat dimana komponen cadangan devisa didalammnya telah mencapari US$ 116 miliar lebih. Kemudian, sambung Agus Indonesia mempunyai fiskal yang cukup baik dimana terjaga selama 10 tahun terakhir. "Defisit bisa dijaga dibawah 2 persen, kan dinegara-negara lain ada banyak yang lebih dari 2 persen yakni ada yang 9 persen, 10 persen dan kita tidak," tambahnya.
     
    Lebih jauh Ia menyampaikan, Indonesia masih akan 'kebanjiran' dana asing alias capital inflow. Menurut mantan Dirut Bank Mandiri ini, selain Indonesia adalah Brasil dan India yang memang ikut menerima derasnya dana asing yang masuk.
     
    "Bagaimana memanfaatkan itu semua (inflow). Karena perekonomian indonesia baik dan kita sudah lakukan diskusi untuk mencegah agar jangan sampai, kaget karena aset bubble atau overheating ekonomi," katanya.
     
    "Indonesia mempunyai program yang tinggi sekali untuk konversi dana2-dana yang masuk ke portofolio ke sektor riil. Dana-dana yang masuk ke portofolio itu kita minta supaya ikut berpartisipasi dalam bentuk corporate bond, ataupun melakukan kapitalisasi daripada pelaku," imbuh Agus.
     
    http://m.detik.com/read/2011/06/12/145723/1658524/1016/agus-marto-waspadai-bubble-di-sektor-properti?hlight
    Powered by salakpondohmania®

     

    rsulastama@gmail.com Jun 12 07:16AM ^
     
    Mencuri Inspirasi dari Kelucuan Put On
    Pada Sabtu (11/06/2006) siang, dua mahasiswa dari Desain Komunikasi Visual Unika Soegijopranoto tertawa lepas dari tengah sebuah ruangan berukuran 15x15 meter. Steven dan Phllips, mahasiswa itu, tengah menikmati penggalan komik kuno, Put On, karya Kho Wan Gie, yang dimuat di harian Sin Po tahun 1950-an.
     
    Komik itu dipamerkan dalam Pameran Ilustrasi Grafis Tionghoa bertajuk "Cheng Li" di Gedung Rasa Dharma, Gang Pinggir 31, Semarang, Jawa Tengah. Penggalan komik menceritakan tokoh Tionghoa sederhana bernama Put On.
     
    Yang membuat mereka tertawa adalah grafis yang menceritakan Put On sedang disuruh ibunya membeli sesuatu. Ia berjanji dalam waktu setengah jam sudah kembali. Sampai empat kali ia harus bolak-balik ke toko karena lupa harus membeli apa. Sementara ia bolak-balik ke toko, pandangan matanya menjumpai sosok perempuan seksi. Dan khayalannya ngelantur, hingga suatu ketika ia ingat harus membeli apa, setelah melihat betis perempuan. "Oh goea disoeroe beli HAM," kata Put On sambil memandang betis perempuan gendut.
     
    Kho Wan Gie begitu piawai mengeksplorasi kelucuan melalui gambarnya. Cerita keseharian itu menjadi lucu karena rangkaian gambar yang luar biasa.
     
    Menurut pengamat seni rupa Semarang, Tubagus P Svarajati, tokoh Put On adalah tokoh yang penuh humor dengan segala satire, paradoks, dan tragika komedia. Melalui tokoh itu, masyarakat bisa melihat kehidupan seorang China peranakan ternyata sama dengan kaum pribumi.
     
    "Kho Wan Gie menggambarkan situasi saat itu begitu dahsyat. Gambar-gambarnya menunjukkan setting situasi saat itu. Lihat saja setelan pantalon yang dikenakan Put On, kebaya yang dikenakan ibunya Put On, termasuk gaya rambut perempuan-perempuan muda yang dikucir kepang," tutur Tubagus.
     
    Dalam pengantar katalog pameran, budayawan Sindhunata sempat menggubah puisi yang menggambarkan sosok Put On. Terlihat jelas bahwa nasib China peranakan tak ada bedanya dengan nasib pribumi. "...di warung murah aku makan gado-gado tambah sepiring nasi. Mau bayar, uangku kurang, aku malu setengah mati. Kurangnya kubayar dengan sebungkus rokok yang tadi kubeli. Ternyata Cina juga bisa miskin seperti pribumi...."
     
    Jelas sekali pesan persamaan pribumi dan peranakan dalam puisi itu. China peranakan sering kali digambarkan sebagai kaum yang memiliki strata lebih tinggi dibandingkan kaum pribumi. Menurut Tubagus, puisi Sindhunata dalam pengantar katalog sangat mewakili sosok Put On, seperti dimaui Kho Wan Gie.
     
    Simaklah bait puisinya yang lain. "Aku pernah ikut antri pembagian drill karena pengin celana baru. Antrianku tinggal dua puluh orang tapi mendadak mules perutku. Aku lari terburu-buru, meninggalkan tetanggaku yang Jawa. Ternyata, jika mules Cina dan Pribumi sama juga kebeletnya."
     
    Tubagus menilai, pameran ini begitu penting untuk melihat sejarah perkembangan seni grafis dan sastra Tionghoa. "Ini kan awalnya dari kegelisahan Bu Widjajanti Dharmowijono, yang ahli sastra Tionghoa kolonial. Beliau ingin agar sastra dan seni grafis peranakan zaman kolonial bisa lebih diapresiasi publik," kata Tubagus.
     
    Dalam pengantar katalog yang bertajuk "Cheng Li" ini, budayawan Sindhunata membuka tulisannya dengan mengutip novel Doenia Terbalik karya pengarang China peranakan, Tan Mo Goan.
     
    "Menoeroet kejakinankoe, pranakan Tionghoa jang dilahirkan di Indonesia, tida berbeda dengan golongan Madoera, Soenda, Maloekoe, Minangkabau dsb-nja. So'al kebangsaan tetep sebagai bangsa dan ber-agama Cina sebagaimana terseboet dalam Anggaran-dasar RI....Terlahirnya RIS jang berdaulat dan Democratis poen ada meminta penjata'an sebagi Poetra Indonesia atawa dengan laen perkata'an jalah warga-negara, kaloe pranakan Tionghoa brani menjatakan dirinja sebagi Poetra Indonesia, soal warga-negara soeda boekan soeal poela dan tida perloe kita moesti ambil moemet kerna diri sendiri memang ada sebagi Poetra Indonesia."
     
    Novel tersebut sempat dikutip oleh Claudine Salmon dalam buku Sastra Peranakan dalam Bahasa Melayu (Jakarta, 1985, halaman 165). "Padahal tahun 1886, sudah ada syair iklan modern yang digubah Ting Sam Sian di Semarang. Dalam penelitian Claudine Simon, syair itu memiliki nilai estetis tersendiri dan digunakan sebagai iklan buku-buku terjemahan yang dijual di Toko Ting Sam Sian sendiri," ujar Tubagus.
     
    Grafis "Merah"
     
    Selain karya grafis yang menjadi favorit pengunjung seperti komik Put On dan Sie Djien Koei, ternyata ikut pula dipamerkan karya grafis cover novel yang bernuansa kiri. Misalnya roman yang berjudul Surat Resia di Tangkoeban Praoe karya Im Yang Tjoe yang terbit Juli 1930, dengan gambar siluet kerangka manusia mengambil sepucuk kertas dengan latar belakang merah.
     
    Atau Pembalasan-nja Seorang Miskin, karya Soe Lie Piet. "Ini adalah karya Soe Lie Piet, ayahanda dari Soe Hok Djien atau Arief Budiman dan Soe Hok Gie, penggerak perubahan," kata Tubagus.
     
    Cover yang sederhana ini digambarkan kepala berbentuk siluet dikombinasikan dengan taburan koin uang logam. Dominasi warna merah dan hitam menjadi sangat mencolok. Roman itu diterbitkan bulan juli tahun 1934. Setidaknya grafis merah memiliki arti harafiah, yakni karena didominasi warna merah.
     
    Menurut Tubagus Svarajati, sebuah cover atau ilustrasi harus bisa menggambarkan secara umum mengenai isi cerita atau isi buku. Soal style bisa apa saja. "Misalnya dalam karya yang dipamerkan ini, meskipun digambar oleh seniman grafis Tionghoa, namun ada yang bergaya Eropa, ada yang bergaya China klasik, bergaya Jawa, bergaya Amerika dan lain-lain. Tergantung konteks isi buku," tutur Tubagus.
     
    Sayang, sebagai sebuah pameran, perhelatan kali ini tak digarap cukup serius. Selain tempat yang sekadarnya, pameran juga tak dilengkapi dengan booklet yang berisi informasi komprehensif mengenai hal-hal yang dipamerkan. Demikian pula dengan publikasi, tak dilakukan secara optimal.
     
    "Saya membayangkan jika pameran ini didukung publikasi luas pasti akan menjadi magnet yang luar biasa. Apalagi ikut dipamerkan karya masterpiece semacam Sie Djien Koei yang diciptakan Siauw Tik Kie," kata Tubagus.
     
    Komik Sie Djien Koei ini pernah diterbitkan di harian Sin Po sepanjang tahun 1950-an. Kualitas grafis tangannya memang luar biasa. Hal ini diakui oleh Tubagus yang biasa memberi kritik pada senirupa. "Lihat saja, goresannya begitu rapi, presisi, anatomis, harmonis, dengan komposisi yang cukup kompleks. Padahal saat itu belum memanfaatkan komputer," katanya.
     
    Begitulah, barangkali dalam peradaban Indonesia seperti sekarang, perlu rasanya menghadirkan sosok-sosok Put On yang lucu dan mampu memecah kebuntuan. Mampu menjadi pemecah es. Jika Timur Tengah memiliki Nashruddin Hoja, warga peranakan bisa menjadikan Put On sebagai pemecah es.
     
     http://m.kompas.com/news/read/2011/06/12/06452778/mencuri-inspirasi-dari-kelucuan-put-on
     
    Powered by salakpondohmania®

     

    Ir R J Taruno Poedjohardjo <tarunopeha@yahoo.com> Jun 12 01:00AM -0700 ^
     
    Tahun2 terakhir muncul PANJI KOMING (KOmpas MINGgu) yg penuh dengan sindiran
    halus kepada penguasa, kreasi Dwi Kundoro
    juga terbit komiknya yg berisi sejarah dan humor
    Demikian juga banyak kartunis yg muncul baik berbentuk satire maupun sekedar
    menghibur
    Kalau jadul ada majalah ASTAGA dan STOP yg penuh dengan satire
    Bisa disimak semua koran punya Edisi Minggu yg berisi komik yg menggelitik yg
    bisa menjadi valve kejenuhan kita pada berita yg carut marut.tph
     
     
     
    ________________________________
    From: "rsulastama@gmail.com" <rsulastama@gmail.com>
    To: alumniUGM <alumniugm@googlegroups.com>
    Sent: Sun, June 12, 2011 2:16:04 PM
    Subject: [kagama] Mencuri Inspirasi dari Kelucuan Put On
     
    Mencuri Inspirasi dari Kelucuan Put On
    Pada Sabtu (11/06/2006) siang, dua mahasiswa dari Desain Komunikasi Visual Unika
    Soegijopranoto tertawa lepas dari tengah sebuah ruangan berukuran 15x15 meter.
    Steven dan Phllips, mahasiswa itu, tengah menikmati penggalan komik kuno, Put
    On, karya Kho Wan Gie, yang dimuat di harian Sin Po tahun 1950-an.
     
    Komik itu dipamerkan dalam Pameran Ilustrasi Grafis Tionghoa bertajuk "Cheng Li"
    di Gedung Rasa Dharma, Gang Pinggir 31, Semarang, Jawa Tengah. Penggalan komik
    menceritakan tokoh Tionghoa sederhana bernama Put On.
     
    Yang membuat mereka tertawa adalah grafis yang menceritakan Put On sedang
    disuruh ibunya membeli sesuatu. Ia berjanji dalam waktu setengah jam sudah
    kembali. Sampai empat kali ia harus bolak-balik ke toko karena lupa harus
    membeli apa. Sementara ia bolak-balik ke toko, pandangan matanya menjumpai sosok
    perempuan seksi. Dan khayalannya ngelantur, hingga suatu ketika ia ingat harus
    membeli apa, setelah melihat betis perempuan. "Oh goea disoeroe beli HAM," kata
    Put On sambil memandang betis perempuan gendut.
     
    Kho Wan Gie begitu piawai mengeksplorasi kelucuan melalui gambarnya. Cerita
    keseharian itu menjadi lucu karena rangkaian gambar yang luar biasa.
     
    Menurut pengamat seni rupa Semarang, Tubagus P Svarajati, tokoh Put On adalah
    tokoh yang penuh humor dengan segala satire, paradoks, dan tragika komedia.
    Melalui tokoh itu, masyarakat bisa melihat kehidupan seorang China peranakan
    ternyata sama dengan kaum pribumi.
     
    "Kho Wan Gie menggambarkan situasi saat itu begitu dahsyat. Gambar-gambarnya
    menunjukkan setting situasi saat itu. Lihat saja setelan pantalon yang dikenakan
    Put On, kebaya yang dikenakan ibunya Put On, termasuk gaya rambut
    perempuan-perempuan muda yang dikucir kepang," tutur Tubagus.
     
    Dalam pengantar katalog pameran, budayawan Sindhunata sempat menggubah puisi
    yang menggambarkan sosok Put On. Terlihat jelas bahwa nasib China peranakan tak
    ada bedanya dengan nasib pribumi. "...di warung murah aku makan gado-gado tambah
    sepiring nasi. Mau bayar, uangku kurang, aku malu setengah mati. Kurangnya
    kubayar dengan sebungkus rokok yang tadi kubeli. Ternyata Cina juga bisa miskin
    seperti pribumi...."
     
    Jelas sekali pesan persamaan pribumi dan peranakan dalam puisi itu. China
    peranakan sering kali digambarkan sebagai kaum yang memiliki strata lebih tinggi
    dibandingkan kaum pribumi. Menurut Tubagus, puisi Sindhunata dalam pengantar
    katalog sangat mewakili sosok Put On, seperti dimaui Kho Wan Gie.
     
    Simaklah bait puisinya yang lain. "Aku pernah ikut antri pembagian drill karena
    pengin celana baru. Antrianku tinggal dua puluh orang tapi mendadak mules
    perutku. Aku lari terburu-buru, meninggalkan tetanggaku yang Jawa. Ternyata,
    jika mules Cina dan Pribumi sama juga kebeletnya."
     
    Tubagus menilai, pameran ini begitu penting untuk melihat sejarah perkembangan
    seni grafis dan sastra Tionghoa. "Ini kan awalnya dari kegelisahan Bu Widjajanti
    Dharmowijono, yang ahli sastra Tionghoa kolonial. Beliau ingin agar sastra dan
    seni grafis peranakan zaman kolonial bisa lebih diapresiasi publik," kata
    Tubagus.
     
    Dalam pengantar katalog yang bertajuk "Cheng Li" ini, budayawan Sindhunata
    membuka tulisannya dengan mengutip novel Doenia Terbalik karya pengarang China
    peranakan, Tan Mo Goan.
     
    "Menoeroet kejakinankoe, pranakan Tionghoa jang dilahirkan di Indonesia, tida
    berbeda dengan golongan Madoera, Soenda, Maloekoe, Minangkabau dsb-nja. So'al
    kebangsaan tetep sebagai bangsa dan ber-agama Cina sebagaimana terseboet dalam
    Anggaran-dasar RI....Terlahirnya RIS jang berdaulat dan Democratis poen ada
    meminta penjata'an sebagi Poetra Indonesia atawa dengan laen perkata'an jalah
    warga-negara, kaloe pranakan Tionghoa brani menjatakan dirinja sebagi Poetra
    Indonesia, soal warga-negara soeda boekan soeal poela dan tida perloe kita
    moesti ambil moemet kerna diri sendiri memang ada sebagi Poetra Indonesia."
     
    Novel tersebut sempat dikutip oleh Claudine Salmon dalam buku Sastra Peranakan
    dalam Bahasa Melayu (Jakarta, 1985, halaman 165). "Padahal tahun 1886, sudah ada
    syair iklan modern yang digubah Ting Sam Sian di Semarang. Dalam penelitian
    Claudine Simon, syair itu memiliki nilai estetis tersendiri dan digunakan
    sebagai iklan buku-buku terjemahan yang dijual di Toko Ting Sam Sian sendiri,"
    ujar Tubagus.
     
    Grafis "Merah"
     
    Selain karya grafis yang menjadi favorit pengunjung seperti komik Put On dan Sie
    Djien Koei, ternyata ikut pula dipamerkan karya grafis cover novel yang
    bernuansa kiri. Misalnya roman yang berjudul Surat Resia di Tangkoeban Praoe
    karya Im Yang Tjoe yang terbit Juli 1930, dengan gambar siluet kerangka manusia
    mengambil sepucuk kertas dengan latar belakang merah.
     
    Atau Pembalasan-nja Seorang Miskin, karya Soe Lie Piet. "Ini adalah karya Soe
    Lie Piet, ayahanda dari Soe Hok Djien atau Arief Budiman dan Soe Hok Gie,
    penggerak perubahan," kata Tubagus.
     
    Cover yang sederhana ini digambarkan kepala berbentuk siluet dikombinasikan
    dengan taburan koin uang logam. Dominasi warna merah dan hitam menjadi sangat
    mencolok. Roman itu diterbitkan bulan juli tahun 1934. Setidaknya grafis merah
    memiliki arti harafiah, yakni karena didominasi warna merah.
     
    Menurut Tubagus Svarajati, sebuah cover atau ilustrasi harus bisa menggambarkan
    secara umum mengenai isi cerita atau isi buku. Soal style bisa apa saja.
    "Misalnya dalam karya yang dipamerkan ini, meskipun digambar oleh seniman grafis
    Tionghoa, namun ada yang bergaya Eropa, ada yang bergaya China klasik, bergaya
    Jawa, bergaya Amerika dan lain-lain. Tergantung konteks isi buku," tutur
    Tubagus.
     
    Sayang, sebagai sebuah pameran, perhelatan kali ini tak digarap cukup serius.
    Selain tempat yang sekadarnya, pameran juga tak dilengkapi dengan booklet yang
    berisi informasi komprehensif mengenai hal-hal yang dipamerkan. Demikian pula
    dengan publikasi, tak dilakukan secara optimal.
     
    "Saya membayangkan jika pameran ini didukung publikasi luas pasti akan menjadi
    magnet yang luar biasa. Apalagi ikut dipamerkan karya masterpiece semacam Sie
    Djien Koei yang diciptakan Siauw Tik Kie," kata Tubagus.
     
    Komik Sie Djien Koei ini pernah diterbitkan di harian Sin Po sepanjang tahun
    1950-an. Kualitas grafis tangannya memang luar biasa. Hal ini diakui oleh
    Tubagus yang biasa memberi kritik pada senirupa. "Lihat saja, goresannya begitu
    rapi, presisi, anatomis, harmonis, dengan komposisi yang cukup kompleks. Padahal
    saat itu belum memanfaatkan komputer," katanya.
     
    Begitulah, barangkali dalam peradaban Indonesia seperti sekarang, perlu rasanya
    menghadirkan sosok-sosok Put On yang lucu dan mampu memecah kebuntuan. Mampu
    menjadi pemecah es. Jika Timur Tengah memiliki Nashruddin Hoja, warga peranakan
    bisa menjadikan Put On sebagai pemecah es.
     
    http://m.kompas.com/news/read/2011/06/12/06452778/mencuri-inspirasi-dari-kelucuan-put-on
     
     
    Powered by salakpondohmania®
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5,
    Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    rsulastama@gmail.com Jun 12 07:33AM ^
     
    14 Ritual Praktek Kearifan Lokal Pelestarian Hutan Suku Wana
    Masyarakat di sekitar hutan memiliki konsep konservasi atas lingkungan sendiri yang memungkinkan dilakukannya langkah-langkah pemeliharaan hutan seiring upaya konservasi hutan yang kini tengah digalakkan oleh pemerintah. Pasalnya, tanpa pelestaraian hutan ada kecenderungan terjadinya penebangan liar untuk memenuhi kebutuhan kelompok masyarakat akan komoditas hutan komersial. Oleh karena itu, budaya kearifan lokal dalam pelestarian hutan oleh masyarakat harus diakui dan dipertahankan keberadaannya.
     
    Hal itu mengemuka dalam ujian terbuka promosi doktor Sahlan S.H., S.E., M.S difakultas Geografi UGM, sabtu (11/6). Bertindak selaku promotor Prof. Dr. Ir. Chafid Fandeli, M.S., dan Ko-promotor Prof. Dr. HA. Sudibyakto, MS.
     
    Dalam disertasinya yang mengangkat kearifan lokal suku Wana (Tau Taa Wana Bulang) di propinsi Sulawesi tengah, Sahlan mengatakan masyarakat lokal Wana memiliki kearifan lokal yang mengedepankan prinsip keseimbangan dan keberlanjutan hutan yang mendorong warga terlibat secara sukarela dan kolektif dalam melestarikan hutan kemasyarakatan. Diketahui, faktor pengetahuan hutan paling berpengaruh dalam menjaga kearifan lokal.
     
    "Faktor lain yang paling berpenagruh dalam partisipasi kultural masyararkat wana adalah motivasi, hal ini menunjukkan motivasi yang muncul dalam diri seseorang akan mampu mendorong untuk melakukan partisipasi," kata dosen fakultas hukum Universitas Tadulako Palu.
     
    Dari hasil penelitian Sahlan, praktek kultural masyarakat wana terwujud dalam sejumlah acara ritual yang masih menganggap hutan memiliki 'kekuatab gaib'. Menurutnya, praktek budaya lokal ini berdampak positif terhadap konservasi hutan yang dilakukan masyarakat wana dalam mengkonserbasi hutan berbasis kearifan lokal adalah fungsi hutan dan komoditas hutan.
     
    "Dampak positif itu ditandai dengan terjadinya kelestarian hutan dengan kecenderungan bahwa semakin tinggi kearifan lokal masyarakat dalam mengelola lingkungan alamnya, semakin tinggi partisipasi masyarakat dalam konservasi hutan," katanya.
     
    Strategi masyarakat Wana dalam melestarikan dan mempertahankan kearifan lokalnya adalah melanjutkan eksistensi hukum adat dan kerjasama dengan pemerintah melestarikan hutan, menggunakan kelembagaan adat untuk mengelola kerusakan hutan.
     
    Sahlan menyebutkan ada 14 bentuk praktek ritual kearifan lokal yang dijalankan masyarakat wana dalam melestarikan hutan dan lingkungan sekitarnya. Diantranya ritual Manziman Tana (mohon izin), Monguyu sua (ritual penanaman pertama), Mpopondoa Sua (memberikan kekuatan hidup pada pohon), Palampa Tuvu (menolak bahaya), Nunju (mengusir roh jahat), Ranja (mengusir wabah) dan Polobian (pengobatan).
     
    Pria kelahiran Ujung Pandang tahun 1960 ini menuturkan tingkat penggunaan kearifan lokal masyarakat wana dalam mengkonservasi hutan ternyata cukup tinggi. Bahkan sebagaian masyarakat memegang teguh kearifan lokal sebagai aturan adat yang harus dipatuhi warga adat di masyarakat wana yang tersebar di tiga kabupaten yaitu kabupaten Tojo Una-una, Banggai dan Morowali. (Humas UGM/Gusti Grehenson)
     
    http://www.ugm.ac.id/index.php?page=rilis&artikel=3841
    Powered by salakpondohmania®

     

    Zulfadli <zulfadli.sy@gmail.com> Jun 12 08:10AM +0700 ^
     
    Kalo demikian adanya (ehem ehem), izinkanlah saya menyampaikan pendapat saya
    mengenai bencana lapindo ini.
     
    Menurut saya ada 3 solusi paralel yang bisa ditempuh pemerintah untuk
    menyelesaikan permasalahan semburan lumpur lapindo.
    1. Hentikan semburan lumpur, atau (karena udah telaaaaat banget) setidaknya
    kendalikan arah aliran lumpur lapindo.
    Karena lumpur ini adalah material yang berasal jauh di dalam bumi, maka
    penanganannya harus khusus. Besar kemungkinan material ini mengandung zat
    kimia yang tidak aman bila digunakan oleh manusia. Jadi tanggul dan bangunan
    penahan lainnya dibuat permanen saja.
    Pemerintah bisa juga melakukan kerjasama penelitian untuk mencari tau apa
    yang bisa dimanfaatkan dari semburan lumpur tersebut. Dengan demikian,
    barang "gratis" dari alam tadi tidak hanya dianggap sebagai "beban", tapi
    juga "kekayaan".
    Contoh kekayaan: (ini usulan rodo ngawur) jadikan area semburan sebagai
    daerah wisata pendidikan.
     
    2. Ganti pola pikir ganti rugi.
    Sebaiknya pemerintah mencari daerah yang layak dihuni oleh penduduk,
    menatanya lebih dulu, kemudian mengganti seluruh kerugian penduduk dengan
    cara memberikan lahan tersebut lengkap dengan hasil pengelolaannya (misalnya
    keberadaan pasar, puskesmas, balai desa, dsb).
    Untuk pembangunan rumah penduduk, menurut saya sederhana saja, setiap
    keluarga tinggal diberikan bahan bangunan yang bisa digunakan untuk
    membangun rumahnya.
     
    Ganti rugi jangan berorientasi personal (dihitung per kepala atau per
    keluarga), tapi berorientasi kolektif (dihitung per desa atau per dusun).
    Sehingga unsur penyokong kehidupan masyarakat tetap terjaga, putaran ekonomi
    dapat cepat bergerak, serta kemandirian kolektif juga tercipta.
     
    3. Kawal pelaksanaan kedua hal tadi secara politik dan hukum.
    Buat kesepakatan dan komitmen tertulis dari seluruh perangkat pemerintahan
    (desa, kecamatan, kabupaten, propinsi terkait) untuk menjalani kondisi tidak
    ideal ini hingga selesai. Di level pusat, menteri (atau malah presiden?) dan
    anggota DPR daerah pemilihan yang melingkupi lokasi bencana harus membuat
    komitmen tertulis dan terbuka kepada masyarakat Indonesia (khususnya daerah
    bencana semburan lumpur) untuk mengawal dan menyelesaikannya. Sehingga
    jelas, siapa harus mendatangi siapa, bila ada yang harus ditanya
    pertanggungjawabannya atau dipuji keberhasilannya.
    [soale banyak pahlawan kesiangan dan pahlawan kemarin sore di negeri ini,
    tapi kalo ada kasus banyak orang jatuh sakit yang berobatnya harus ke luar
    negeri]
     
    Salam,
    Zulfadli
     
    2011/6/13 <andirahmah91@yahoo.com>
     

     

--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
Loading...