Total Tayangan

myspace hit counter

[kagama] Intisari untuk alumniUGM@googlegroups.com - 25 Pesan pada 3 Topik

Jumat, Juli 29, 2011

Grup: http://groups.google.com/group/alumniUGM/topics

    Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com> Jul 29 12:58PM +0700 ^
     
    Maaf, saya tergelitik untuk bertanya. Tidak ada maksud untuk
    menyinggung. Sekedar usaha untuk memuaskan rasa ingin tahu saya saja,
    agar saya dapat menempatkan diri dengan pas.
     
    Mengapa menjelang bulan puasa orang2 saling meminta maaf dan saling
    memaafkan? Adakah makna khusus di baliknya?
    Bagaimana sebaiknya saya bersikap terhadap permintaan2 maaf yang
    mengalir di jalur umum, seperti milis ini? Jika saya tidak menanggapi,
    salah2 bisa dikira sombong. Tapi jika menanggapi, kuatir nanti ada
    yang salah kira juga, wong jelas2 saya berkeyakinan berbeda.
     
    Terimakasih sebelumnya bagi yang berkenan menjelaskan.
     
    Regards,
    Albert

     

    hendarto adi <hendartoadi2@yahoo.com> Jul 28 11:11PM -0700 ^
     
    ...gak apa Bert....nanti aku "warnai" ya, nggak pake dengkul....
     
     
    ________________________________
    From: Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com>
    To: alumniugm <alumniugm@googlegroups.com>
    Sent: Friday, July 29, 2011 8:58 AM
    Subject: [kagama] Tentang minta maaf menjelang bulan puasa
     
    Maaf, saya tergelitik untuk bertanya. Tidak ada maksud untuk
    menyinggung. Sekedar usaha untuk memuaskan rasa ingin tahu saya saja,
    agar saya dapat menempatkan diri dengan pas.
     
    Mengapa menjelang bulan puasa orang2 saling meminta maaf dan saling
    memaafkan? Adakah makna khusus di baliknya?
    Bagaimana sebaiknya saya bersikap terhadap permintaan2 maaf yang
    mengalir di jalur umum, seperti milis ini? Jika saya tidak menanggapi,
    salah2 bisa dikira sombong. Tapi jika menanggapi, kuatir nanti ada
    yang salah kira juga, wong jelas2 saya berkeyakinan berbeda.
     
    Terimakasih sebelumnya bagi yang berkenan menjelaskan.
     
    Regards,
    Albert
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com> Jul 29 01:18PM +0700 ^
     
    Asli aku nggak paham maksud dari jawaban ini.
     
    Regards,
    Albert
     

     

    hendarto adi <hendartoadi2@yahoo.com> Jul 28 11:22PM -0700 ^
     
    ...Dear Albert,
     
    menegnai meminta maaf, sebetulnya tidak hanya menjelang ramadhan, mungkin mirip halnya menyatakan cinta tidak hanya di hari valentine....
     
    hanya saja ada momentum di bulan ramadhan untuk meminta maaf sebab di saat itu segala nafsu harus dikekang, termasuk yang halal sekalipun....
     
    sependek pengetahuanku, Nabi sendiri tidak pernah keliling kota minta maaf, walau beliau pernah menyerukan "barang siapa yang pernah aku dzalimi, baik sengaja maupun tidak, silahkan menuntut balas kepadaku", cuma itu bukan dalam rangka menyambut Ramadhan...
     
    salam,
     
    hendi
     
     
    ________________________________
    From: hendarto adi <hendartoadi2@yahoo.com>
    To: "alumniugm@googlegroups.com" <alumniugm@googlegroups.com>
    Sent: Friday, July 29, 2011 9:11 AM
    Subject: Re: [kagama] Tentang minta maaf menjelang bulan puasa
     
     
     
     
    ...gak apa Bert....nanti aku "warnai" ya, nggak pake dengkul....
     
     
    ________________________________
    From: Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com>
    To: alumniugm <alumniugm@googlegroups.com>
    Sent: Friday, July 29, 2011 8:58 AM
    Subject: [kagama] Tentang minta maaf menjelang bulan puasa
     
    Maaf, saya tergelitik untuk bertanya. Tidak ada maksud untuk
    menyinggung. Sekedar usaha untuk
    memuaskan rasa ingin tahu saya saja,
    agar saya dapat menempatkan diri dengan pas.
     
    Mengapa menjelang bulan puasa orang2 saling meminta maaf dan saling
    memaafkan? Adakah makna khusus di baliknya?
    Bagaimana sebaiknya saya bersikap terhadap permintaan2 maaf yang
    mengalir di jalur umum, seperti milis ini? Jika saya tidak menanggapi,
    salah2 bisa dikira sombong. Tapi jika menanggapi, kuatir nanti ada
    yang salah kira juga, wong jelas2 saya berkeyakinan berbeda.
     
    Terimakasih sebelumnya bagi yang berkenan menjelaskan.
     
    Regards,
    Albert
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com> Jul 29 01:29PM +0700 ^
     
    Kalo soal meminta maaf kapan saja saya paham Mas. Ya tentu baik2 saja
    saling memaafkan. Tapi khusus banjir maaf2an menjelang bulan puasa ini
    yang aku belum paham.
    Soal valentine (aku malah nggak paham kenapa melebar ke soal ini),
    selama ini aku melihatnya sebagai acara sekuler, dan bukan acara
    keagamaan.
     
    Nah, kembali ke soal permintaan maaf ini, bagaimana seharusnya saya
    bersikap? Ada saran?
     
    Regards,
    Albert
     

     

    bunyaxxx@gmail.com Jul 29 06:41AM ^
     
    Sy pas dikirimin maaf2an menjelang puasa sy jg agak rada lain, coz dsr hukumnya abu2, bs msuk kategori yg diada-adakan.
     
    Tp sy ttp membls dg mengucpkan "selamat menjelang ramadhan, maaf2annya pas lebarn aja ya"...
     
    CMIWW
     
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Fri, 29 Jul 2011 12:58:24
    To: alumniugm<alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: [kagama] Tentang minta maaf menjelang bulan puasa
     
    Maaf, saya tergelitik untuk bertanya. Tidak ada maksud untuk
    menyinggung. Sekedar usaha untuk memuaskan rasa ingin tahu saya saja,
    agar saya dapat menempatkan diri dengan pas.
     
    Mengapa menjelang bulan puasa orang2 saling meminta maaf dan saling
    memaafkan? Adakah makna khusus di baliknya?
    Bagaimana sebaiknya saya bersikap terhadap permintaan2 maaf yang
    mengalir di jalur umum, seperti milis ini? Jika saya tidak menanggapi,
    salah2 bisa dikira sombong. Tapi jika menanggapi, kuatir nanti ada
    yang salah kira juga, wong jelas2 saya berkeyakinan berbeda.
     
    Terimakasih sebelumnya bagi yang berkenan menjelaskan.
     
    Regards,
    Albert
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    eko.blangkon.kusdiyanto@gmail.com Jul 29 06:40AM ^
     
    Maaf...., ini lagi pada ngobrolin apa ya?? Maaf kalo bertanya..., soalnya maaf..,sy udh beberapa hari gk buka milist.. Sekali lagi mohon maaf...
     
    Maaf..., kalo bicaranya ala Mpok Minah...
     
    Maaf.., numpang ketawa wkwkwkwkwkwkwk
     
     
    Ttd. Yg meminta maaf
    Dino Blangkon..
    Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
     
    -----Original Message-----
    From: Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Fri, 29 Jul 2011 13:29:48
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Tentang minta maaf menjelang bulan puasa
     
    Kalo soal meminta maaf kapan saja saya paham Mas. Ya tentu baik2 saja
    saling memaafkan. Tapi khusus banjir maaf2an menjelang bulan puasa ini
    yang aku belum paham.
    Soal valentine (aku malah nggak paham kenapa melebar ke soal ini),
    selama ini aku melihatnya sebagai acara sekuler, dan bukan acara
    keagamaan.
     
    Nah, kembali ke soal permintaan maaf ini, bagaimana seharusnya saya
    bersikap? Ada saran?
     
    Regards,
    Albert
     
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    ariefprihantoro@kagamavirtual.com Jul 29 06:42AM ^
     
    Tenang saja Bert, kamu tidak bersikap pun tdk apa2. Seperti halnya aku sbg orang muslim pun tidak melakukan ritual maaf memaafkan menjelang bulan ramadhan, jika ini bisa disebut ritual. Pertama karena mmg tidak ada sunnah nya, kedua menurutku maaf memaafkan bisa dilakukakan kapan saja. Bagi yg mau maaf memaafkan menjelang ramadhan ya baik2 saja selama hal ini tidak berubah menjadi ritual wajib. Sama halnya kita tidak bisa melarang orang merayakan hari valentine. Kalau aku sendiri berusaha menghindarinya agar aku tidak terjebak menjadikan maaf memaafkan menjelang ramadhan ini menjadi sebuah ritual keagamaan.
     
    Jadi Albert tenang saja, tidak mengambil sikap jg tidak apa2.
     
     
    Salam,
     
    Arief Prihantoro
     
    -----Original Message-----
    From: Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Fri, 29 Jul 2011 13:29:48
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Tentang minta maaf menjelang bulan puasa
     
    Kalo soal meminta maaf kapan saja saya paham Mas. Ya tentu baik2 saja
    saling memaafkan. Tapi khusus banjir maaf2an menjelang bulan puasa ini
    yang aku belum paham.
    Soal valentine (aku malah nggak paham kenapa melebar ke soal ini),
    selama ini aku melihatnya sebagai acara sekuler, dan bukan acara
    keagamaan.
     
    Nah, kembali ke soal permintaan maaf ini, bagaimana seharusnya saya
    bersikap? Ada saran?
     
    Regards,
    Albert
     
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    hendarto adi <hendartoadi2@yahoo.com> Jul 28 11:47PM -0700 ^
     
    ....kalau mengenai banjir minta maaf ya karena ada momentum Ramadhan yang memang pas buat minta maaf.....jadi momentum Ramadhan dipakai untuk meminta maaf....
     
    ....kalau melebar ke Valentine itu yang sama adalah "momentum" bukan soal itu sekuler....Valentine jadi momentum yang dipakai untuk menyatakan cinta
     
    .....kalau albert bingung harus berbuat apa, ya seperti di sebelah saja...mrongos wae..:) he..he..he...:)
     
    salam
     
     
    hendi
     
    ________________________________
    From: "ariefprihantoro@kagamavirtual.com" <ariefprihantoro@kagamavirtual.com>
    To: alumniugm@googlegroups.com
    Sent: Friday, July 29, 2011 9:42 AM
    Subject: Re: [kagama] Tentang minta maaf menjelang bulan puasa
     
    Tenang saja Bert, kamu tidak bersikap pun tdk apa2. Seperti halnya aku sbg orang muslim pun tidak melakukan ritual maaf memaafkan menjelang bulan ramadhan, jika ini bisa disebut ritual. Pertama karena mmg tidak ada sunnah nya, kedua menurutku maaf memaafkan bisa dilakukakan kapan saja. Bagi yg mau maaf memaafkan menjelang ramadhan ya baik2 saja selama hal ini tidak berubah menjadi ritual wajib. Sama halnya kita tidak bisa melarang orang merayakan hari valentine. Kalau aku sendiri berusaha menghindarinya agar aku tidak terjebak menjadikan maaf memaafkan menjelang ramadhan ini menjadi sebuah ritual keagamaan.
     
    Jadi Albert tenang saja, tidak mengambil sikap jg tidak apa2.
     
     
    Salam,
     
    Arief Prihantoro
     
    -----Original Message-----
    From: Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Fri, 29 Jul 2011 13:29:48
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Tentang minta maaf menjelang bulan puasa
     
    Kalo soal meminta maaf kapan saja saya paham Mas. Ya tentu baik2 saja
    saling memaafkan. Tapi khusus banjir maaf2an menjelang bulan puasa ini
    yang aku belum paham.
    Soal valentine (aku malah nggak paham kenapa melebar ke soal ini),
    selama ini aku melihatnya sebagai acara sekuler, dan bukan acara
    keagamaan.
     
    Nah, kembali ke soal permintaan maaf ini, bagaimana seharusnya saya
    bersikap? Ada saran?
     
    Regards,
    Albert
     
    > 2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL ,
    > 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    > +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com> Jul 29 01:47PM +0700 ^
     
    Thanks Mas Arief untuk penjelasannya. Sangat jelas.
     
    Dan terus terang, terlepas dari pertanyaan awal saya dalam konteks
    menjelang bulan puasa, dalam keseharian, saya juga sering bingung jika
    menerima permintaan maaf "kosongan". "Kosongan" dalam artian
    permintaan maaf tanpa penjelasan atas kesalahan atau masalah apa.
    Jujur, sering saya bingung mesti menjawab bagaimana. Jika saya
    maafkan, lha saya nggak tahu apa masalahnya. Jika nggak dimaafkan,
    kuatir malah jadi menyinggung perasaan.
     
    Regards,
    Albert
     

     

    Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com> Jul 29 01:50PM +0700 ^
     

    > .....kalau albert bingung harus berbuat apa, ya seperti di sebelah
    > saja...mrongos wae..:) he..he..he...:)
     
    Wah lha tinimbang mrongos, yo mending turu ae Mas.. :)
     
    Regards,
    Albert

     

    Mirza <mirzabasari@yahoo.com> Jul 28 11:55PM -0700 ^
     
    Maaf2an sebelum puasa menurut saya ini tradisi saja pak, bukan ritual keagamaan. Tidak ada salahnya minta maaf kalau punya, meski memang tidak ada aturan yg mengharuskan dilakukan sebelum puasa. Maafkan semua kesalahan saya kalau ada yg kurang berkenan..
    Sumber:http://www.muslimdaily.net/jurnalis/7949/mengapa-gencar-meminta-maaf-saat-ramadhan-baru-datang
     
    --- On Fri, 7/29/11, Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com> wrote:
     
    From: Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com>
    Subject: [kagama] Tentang minta maaf menjelang bulan puasa
    To: "alumniugm" <alumniugm@googlegroups.com>
    Date: Friday, July 29, 2011, 1:58 AM
     
    Maaf, saya tergelitik untuk bertanya. Tidak ada maksud untuk
    menyinggung. Sekedar usaha untuk memuaskan rasa ingin tahu saya saja,
    agar saya dapat menempatkan diri dengan pas.
     
    Mengapa menjelang bulan puasa orang2 saling meminta maaf dan saling
    memaafkan? Adakah makna khusus di baliknya?
    Bagaimana sebaiknya saya bersikap terhadap permintaan2 maaf yang
    mengalir di jalur umum, seperti milis ini? Jika saya tidak menanggapi,
    salah2 bisa dikira sombong. Tapi jika menanggapi, kuatir nanti ada
    yang salah kira juga, wong jelas2 saya berkeyakinan berbeda.
     
    Terimakasih sebelumnya bagi yang berkenan menjelaskan.
     
    Regards,
    Albert
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    umigita@gmail.com Jul 29 07:08AM ^
     
    Sebenarnya saling meminta maaf dan memberi maaf itu dapat dilakukan kapan saja.bahkan ketika kita melakukan kesalahan maka mintalah maaf pada Tuhan dan sesama manusia.
    Terkait bulan Ramadhan,sebuah momen hadiah dari Allooh swt pada umatnya untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah pada Allooh swt juga hubungan antar manusia dan alamnya.
    Nah,karna pentingnya momen itu maka banyak manusia yang ingin memasukinya dengan hati yang bersih dan ikhlas...maka selesaikanlah perkara yang dimiliki seseorang terhadap orang lain dengan saling meminta maaf.
     
    Maaf bila ada salah dalam pemberian komentar ini.terima kasih.
     
    Salam,
    Umi gita
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Fri, 29 Jul 2011 12:58:24
    To: alumniugm<alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: [kagama] Tentang minta maaf menjelang bulan puasa
     
    Maaf, saya tergelitik untuk bertanya. Tidak ada maksud untuk
    menyinggung. Sekedar usaha untuk memuaskan rasa ingin tahu saya saja,
    agar saya dapat menempatkan diri dengan pas.
     
    Mengapa menjelang bulan puasa orang2 saling meminta maaf dan saling
    memaafkan? Adakah makna khusus di baliknya?
    Bagaimana sebaiknya saya bersikap terhadap permintaan2 maaf yang
    mengalir di jalur umum, seperti milis ini? Jika saya tidak menanggapi,
    salah2 bisa dikira sombong. Tapi jika menanggapi, kuatir nanti ada
    yang salah kira juga, wong jelas2 saya berkeyakinan berbeda.
     
    Terimakasih sebelumnya bagi yang berkenan menjelaskan.
     
    Regards,
    Albert
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    Nurcahya Priyonugroho <anung.pnugroho@gmail.com> Jul 29 01:59PM +0700 ^
     

    > Jujur, sering saya bingung mesti menjawab bagaimana. Jika saya
    > maafkan, lha saya nggak tahu apa masalahnya. Jika nggak dimaafkan,
    > kuatir malah jadi menyinggung perasaan.
     
    *** Yo wis, aku enggak minta maaf padamu, Bert... aku minta ditraktir aja,
    piye?
     
    -Anung-

     

    umigita@gmail.com Jul 29 07:14AM ^
     
    Ah mas albert,kayak gak tau mas hendi aja...
    Kalo ma mas hendi mah jawab:
    Capeeek deechh
    ;p
     
    Becanda ya mas hendi...
     
    Salam,
    Umi gita
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Fri, 29 Jul 2011 13:18:30
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Tentang minta maaf menjelang bulan puasa
     
    Asli aku nggak paham maksud dari jawaban ini.
     
    Regards,
    Albert
     
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    umigita@gmail.com Jul 29 07:15AM ^
     
    Kalo umi ya jawab,
    Ya sama2 ya...
     
    Salam,
    umi gita
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Fri, 29 Jul 2011 13:29:48
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Tentang minta maaf menjelang bulan puasa
     
    Kalo soal meminta maaf kapan saja saya paham Mas. Ya tentu baik2 saja
    saling memaafkan. Tapi khusus banjir maaf2an menjelang bulan puasa ini
    yang aku belum paham.
    Soal valentine (aku malah nggak paham kenapa melebar ke soal ini),
    selama ini aku melihatnya sebagai acara sekuler, dan bukan acara
    keagamaan.
     
    Nah, kembali ke soal permintaan maaf ini, bagaimana seharusnya saya
    bersikap? Ada saran?
     
    Regards,
    Albert
     
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com> Jul 29 02:03PM +0700 ^
     
    >> kuatir malah jadi menyinggung perasaan.
     
    > *** Yo wis, aku enggak minta maaf padamu, Bert... aku minta ditraktir aja,
    > piye?
     
    Boleh Mas. Kapan2 tak traktir di Gudeg Sagan gimana?
    *yennraktirwongsijiisihwani
     
    Regards,
    Albert

     

    hendarto adi <hendartoadi2@yahoo.com> Jul 29 12:04AM -0700 ^
     
    .....no problem my dear...:)
     
     
    ________________________________
    From: "umigita@gmail.com" <umigita@gmail.com>
    To: alumniugm@googlegroups.com
    Sent: Friday, July 29, 2011 10:14 AM
    Subject: Re: [kagama] Tentang minta maaf menjelang bulan puasa
     
    Ah mas albert,kayak gak tau mas hendi aja...
    Kalo ma mas hendi mah jawab:
    Capeeek deechh
    ;p
     
    Becanda ya mas hendi...
     
    Salam,
    Umi gita
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Fri, 29 Jul 2011 13:18:30
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Tentang minta maaf menjelang bulan puasa
     
    Asli aku nggak paham maksud dari jawaban ini.
     
    Regards,
    Albert
     
    > 2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL ,
    > 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    > +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com> Jul 29 02:04PM +0700 ^
     
    Lha ini bukan thread dengkul je :)
    Kayaknya Mas Hendi itu salah kirim. Niatnya ngreply yang di FB, jebul
    terkirim di sini. Soalnya sebentar kemudian muncul jawaban senada di
    FB :)
     
    Regards,
    Albert
     

     

    Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com> Jul 29 02:07PM +0700 ^
     

    > .....no problem my dear...:)
     
    Mencium tanda2 lanjutan sinetron...
     
    Regards,
    Albert

     

    Agus Cahyono <acahyono@kagamavirtual.net> Jul 29 02:45PM +0700 ^
     

    > Terimakasih sebelumnya bagi yang berkenan menjelaskan.
     
    > Regards,
    > Albert
     
    Mas Albert,
     
    Menjelang puasa orang saling meminta maaf, itu hanya TOMBO ATI saja mas,
    bukan dari ajaran agama. Orang kita sering mencari sesuatu yang membuat
    hati kita manteb, merasa ada yang kurang kalau belum mina maaf. Padahal
    ajarannya adalah, memintalah maaf ketika membuat kesalahan dan segala
    sesuatu di dunia ini pada asalnya adalah bersih. Justru menjadi masalah
    kalau memasuki bulan puasa dengan meminta maaf dilakukan rutin setiap tahun
    menjadikan hal itu seolah-olah ritual agama yang baru.
     
    Bagaimana kita menanggapi? Tergantung Mas, kalau hanya SMS atau milis yang
    untuk banyak orang... cukup diprongosi wae. Kalau aktif bertemu muka atau
    surat pribadi, tergantung keadaannya. Kalau dia sudah akrab, boleh ditanya
    maaf untuk kesalahan yang mana ya? kalau sekedar teman biasa, ya cukup
    senyum saja atau kasih bonus ucapan "sama-sama" juga boleh. Tapi kalau mau
    memberi tombo ati, itu juga gratis kok.
     
    Keyakinan agama dan tombo ati adalah dua hal yang berbeda, Mas.
     
    Agus
     
    --

     

    nugroho rahmat <nugrahmat@kagamavirtual.net> Jul 29 02:47PM +0700 ^
     
    mas Albert,
     
    Saya juga mohon maaf nya hanya ikutan tapi permohonannya tulus dr lubuk
    hati kami.
    ada teman saya yang mengatakan karena akan melakukan ibadah yang cukup
    berat; agar dilapangkan menjalaninya .
    bukankah di agama kristen juga diajari tinggalkan lah mezbahmu dan
    berdamailah dengan seterumu; setelah itu baru lah kembali beribadah .
     
    Maaf kalau penjelasan saya kurang pas atau kurang berkenan.
     
    Salam
    NR.
     
     
     
    2011/7/29 Mirza <mirzabasari@yahoo.com>
     

     

    Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com> Jul 29 03:03PM +0700 ^
     
    Betul sekali Mas Nugroho. Dalam ajaran agama yang saya anut memang
    diajarkan agar membangun relasi yang seimbang, tidak hanya relasi
    vertikal (manusia dengan Tuhan) namun juga relasi horizontal (manusia
    dengan sesamanya). Tidak ada relasi yang baik dengan Tuhan tanpa
    dibarengi dengan relasi yang baik dengan sesama. Demikian pula
    sebaiknya.
     
    Menurut apa yang saya pahami, titik tekannya ada pada relasi yang
    baik. Baru di dalamnya ada soal saling mengampuni (jika memang
    sebelumnya ada persoalan di antara kedua orang). Karena dalam
    pemahaman saya, hubungan yang baik bukan cuma soal saling mengampuni
    atau memaafkan, tapi juga menjaga hubungan yang sudah berlangsung
    baik. Tidak ada artinya tiap kali meminta dan memberi maaf jika
    kembali diulangi di masa datang.
     
    Di dalam setiap ibadah kebaktian mingguan memang ada bagian acara
    ibadah di mana ada ajakan untuk saling bersalaman, meski sekali lagi
    bukan dalam rangka saling meminta maaf, tapi untuk menegaskan bahwa
    kita berhubungan baik.
     
    Terimakasih untuk penjelasannya Mas, yang telah kembali mengingatkan
    saya dan kita semua di sini pada pentingnya menjaga relasi horizontal
    berbarengan dengan relasi vertikal.
     
    Terimakasih juga untuk Mbak Migit, Mas Mirza, dan Mas Agus Cahyono
    untuk penjelasannya.
     
    Regards,
    Albert
     
    2011/7/29 nugroho rahmat <nugrahmat@kagamavirtual.net>

     

 Topik: Mohon maaf
    andirahmah91@yahoo.com Jul 29 06:34AM ^
     
    Sama-sama Mas Nugroho,
    Maaf kan saya juga. Banyak bicara banyak salah katanya.
     
    Salam,
     
    Andi Rahmah
     
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
     
    -----Original Message-----
    From: nugroho rahmat <nugrahmat@kagamavirtual.net>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Fri, 29 Jul 2011 12:32:44
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Mohon maaf
     
    maaf lahir bathin juga ya.
     
    ada yg bilang yg tua lebih banyak salahnya dibanding yg muda. maaf maaf
    maaf.
    NR
     
    2011/7/29 darmaji-gojis <sudarmaji@kagamavirtual.net>
     
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    nugroho rahmat <nugrahmat@kagamavirtual.net> Jul 29 12:37PM +0700 ^
     
    lho,
    bukannya orang palembang sudah buat kapal selam sejak ber abad lalu?
    wk wk wk.
     
    NR.
     
     
     
    2011/7/29 Rovicky Dwi Putrohari <rovicky@gmail.com>
     

     

--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
Loading...