Total Tayangan

myspace hit counter

[kagama] Intisari untuk alumniUGM@googlegroups.com - 25 Pesan pada 7 Topik

Rabu, Juli 27, 2011

Grup: http://groups.google.com/group/alumniUGM/topics

    Rizki Arianto <arianto_rizki@yahoo.com> Jul 27 10:47AM +0800 ^
     
    mas-mas dan mbak-mbak..
    sesuai janji saya kemarin...ini ada beberapa oleh2 waktu saya ke derawan sekitar tahun 2008 lalu...mudah2an jadi tertarik berkunjung...hehehehe...
    selanjutnya tak tunggu di berau...
    Piss ah :) 
     
    --- On Tue, 7/26/11, ysanst@kagamavirtual.com <ysanst@kagamavirtual.com> wrote:
     
    From: ysanst@kagamavirtual.com <ysanst@kagamavirtual.com>
    Subject: Re: [kagama] (Kagama) eksotik NIAS
    To: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Tuesday, July 26, 2011, 6:19 PM
     
    Wah nek labuhan cermin aku rung tau mrono..tapi nek pulau derawan aku nduwe foto2ne..mengko tak share..tak golek2i sek foto2ne..
    Yo nek ke berau kabar2i aja mas yasir..nanti kita adain kopdar berau lagi..hehehe..
    Piss ah :)
    --------------------
    Wah,sip kui derawan,tak tunggu fotone..
    Yo mudah2an aq iso entuk wkt dan kesempatan yang pas ke Berau..
     
    Nuwun
     
    Yassir
    Iwak-02
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    Irvan Kristanto <irvankristanto@gmail.com> Jul 27 11:00AM +0700 ^
     
    Derawan.. masuk dalam wishlist he he.... yang ada danau yang penuh dengan
    ubur2 yang tidak bikin gatal?... cuma informasinya... perjalanan ke sana
    sangat menyita waktu, karena sulitnya transportasi. Apakah informasi ini
    semua benar, mas Anto?
     
    irvan
     
    2011/7/27 Rizki Arianto <arianto_rizki@yahoo.com>
     

     

    ysanst@kagamavirtual.com Jul 27 04:12AM ^
     
    Brad Rizki, disana ada fasilitas apa saja?bisa snorkling ngk?
     
    Kae ono foto sing jejeran 3 kui,Awak mu sing ndi?hahahahahaha
     
    Yassir
    Iwak-02
    Powered by Telkomsel BlackBerry®

     

    arianto_rizki@yahoo.com Jul 27 04:20AM ^
     
    Selain derawan ada pulau kakaban, maratua dan sangalaki..akses kesana pake speedboat, dari tanjung batu..sekira 2-3 jam..Sampai ke pulau terjauh..maratua.. Kalo ke derawan saja sih hanya 20 menit dari tanjung batu..
     
    Pulau derawan terkenal dg penyu-nya..kalau ubur2 kita temui di kakaban..untuk melihat manta kita bisa ke sangalaki..
     
    Untuk paket lengkapnya, dari penyu, manta, hiu dll bisa dilihat di maratua..
     
    Aksesnya bagus kok mas, jalan darat mulus..speed sewaan juga ada..tinggal masalah biaya..memang untuk kesana butuh kantong yang sedikit lebih tebal ketimbang kalo kita ke singapur atau KL..hehehe..
     
    Piss ah :)
     
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
     
    -----Original Message-----
    From: Irvan Kristanto <irvankristanto@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Wed, 27 Jul 2011 11:00:39
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] (Kagama) (eksotik NIAS) oleh2 dari PULAU DERAWAN, BERAU, Kaltim
     
    Derawan.. masuk dalam wishlist he he.... yang ada danau yang penuh dengan
    ubur2 yang tidak bikin gatal?... cuma informasinya... perjalanan ke sana
    sangat menyita waktu, karena sulitnya transportasi. Apakah informasi ini
    semua benar, mas Anto?
     
    irvan
     
    2011/7/27 Rizki Arianto <arianto_rizki@yahoo.com>
     
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    arianto_rizki@yahoo.com Jul 27 04:23AM ^
     
    Awakku yo sek moto yo..hahahaha..
     
    Kalo di derawan fasilitas sudah lengkap..ada resort dll bisa juga kita menyewa rumah penduduk..kalo yang mau snorkling atau diving juga bisa..
     
    Ada dive master disana, namanya pak kadek..silahkan hubungi beliau kalo mau diving..
     
    Piss ah :)
     
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
     
    -----Original Message-----
    From: ysanst@kagamavirtual.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Wed, 27 Jul 2011 04:12:45
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] (Kagama) (eksotik NIAS) oleh2 dari PULAU DERAWAN, BERAU, Kaltim
     
    Brad Rizki, disana ada fasilitas apa saja?bisa snorkling ngk?
     
    Kae ono foto sing jejeran 3 kui,Awak mu sing ndi?hahahahahaha
     
    Yassir
    Iwak-02
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    ysanst@kagamavirtual.com Jul 27 04:26AM ^
     
    Awakku yo sek moto yo..hahahaha..
     
    arianto_rizki@yahoo.com
    ----------------------------------
    Wah ini namanya menghindar dengan sopran,hahahaha
     
    Yassir
    Iwak-02
    Powered by Telkomsel BlackBerry®

     

    arianto_rizki@yahoo.com Jul 27 04:26AM ^
     
    Hahahahahaha..cen tenan aku sek moto kok..wkwkwkwkwk
     
    Piss ah :)
     
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
     
    -----Original Message-----
    From: ysanst@kagamavirtual.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Wed, 27 Jul 2011 04:26:21
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] (Kagama) (eksotik NIAS) oleh2 dari PULAU DERAWAN, BERAU, Kaltim
     
    Awakku yo sek moto yo..hahahaha..
     
    arianto_rizki@yahoo.com
    ----------------------------------
    Wah ini namanya menghindar dengan sopran,hahahaha
     
    Yassir
    Iwak-02
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    handa Situmorang <situmoranghanda@gmail.com> Jul 27 11:07AM +0700 ^
     
    @mas sudarsono : emang betul sih,mas...klo ngandalin yg open source akan
    banyak mnyita waktu. srkng ini memang manajemen sudah commit, tinggal nyari
    yg close to foundry production aja br ga banyk modif.
    @ ade: thx buat masukanya. kami sudah sepaakt nyari yg foundry nya,mb. klo
    make SAP mungkn akn banyk memmerlukan modif, dan banyak modif, pasti akn
    tambah biaya lg kan. sayang emang blom prnah make SAP. apa ada di
    productionya yang close to foundry process, smcam itu.
     
     
    2011/7/25 Ade Ch0pie N0vira <chopie00@gmail.com>
     

     

    eviyan@ptpjb.com Jul 26 01:19PM ^
     
    Susah membuat Laporan Keuangannya ??, ... Sudah keluar kok ditarik lagi, mubadzir, ... Habiskan saja, .... Kikikikikikikkkk !
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: Akhmad Khusyairi <a.khusyairi@kagamavirtual.org>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Tue, 26 Jul 2011 11:55:00
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Tolok ukur kinerja (catatan kecil PNS)
     
    Satu tambahan pertanyaan, mungkin temen2 KAGAMA yang bekerja di KEMENKEU,
    kenapa slot pengembalian anggaran tidak disediakan?
     
    2011/7/26 Aditya L. Ramadona <alramadona@gmail.com>
     
    > 2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL ,
    > 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    > +++
     
    --
    Regards,
     
    Akhmad Khusyairi
    www.akhmadkhusyairi.wordpress.com
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    eviyan@ptpjb.com Jul 26 02:16PM ^
     
    Kalau anggaran nggak habis, perencanaan kurang baik, ... Maka pantas kalau tahun depan budget dipotong, ..... Kekeekkkekkkkk, ... Realisasi harus mendekati perencanaan, .... Ayo cepet ttd, kalau tdk nanti "angus", .... Emang kobongan, .... ?? Sekelumit cerita zaman orba menjelang tutup buku, sekitar bulan Desember !! Apa sekarang masih dibudayakan ???
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: Akhmad Khusyairi <a.khusyairi@kagamavirtual.org>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Tue, 26 Jul 2011 11:41:40
    To: alumniugm<alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: [kagama] Tolok ukur kinerja (catatan kecil PNS)
     
    *Tolok ukur kinerja (catatan kecil PNS)*
     
    3 bulan setelah wisuda sarjana UGM, resmi bekerja disalah satu BUMN di
    Surabaya di departement yang diluar disiplin ilmu yang dipelajari di UGM.
    Hingga pada akhirnya pada akhir 2001 harus hijrah ke Jakarta untuk menekuni
    bidang yg sesuai dengan disiplin ilmu dan menjadi seorang abdi negara.
     
    Syukur alhamdulillah ditempatkan pada suatu departemen (eselon 3) yang
    dipimpin oleh salah satu anggota KAGAMA. Diawal menjadi PNS banyak hal yang
    harus dipelajari, baru disadari bahwa ternyata apa yang kita pelajari di
    bangku kuliah hanya 5% dari apa yang harus dihadapi didunia kerja.
    Lebih bersyukur lagi ketiga sang pejabat eselon 3 tsb mengajarkan bahwa
    anggaran yang telah disetujuai untuk kegiatan kita "BUKAN MERUPAKAN HAK
    PRIBADI KITA GUNAKAN SEOPTIMAL MUNGKIN"
    Doktrin awal ini sangat membekas dalam pembentukan diri sebagai PNS, seiring
    dengan berjalannya waktu pengalaman lain menempa dan diberi kesempatan ALLAH
    SWT untuk dapat bekerja dengan bangsa yang konon katanya lebih maju. Doktrin
    awal ini sangat ideal dan penerapan di negara yang konon lebih maju lebih
    bagus, mereka menempatkan profesionalisme dalam segala lini.
    Sekembalinya ke tanah air, doktrin awal ini sulit untuk direalisasikan,
    ketika kita berusaha bekerja se profesional mungkin hal ini terbentur dengan
    sistem yang dibentuk oleh pemerintah sendiri, dalam mengejar output dari
    suatu aktivitas, kita dituntut untuk "MENYERAP ANGGARAN" sesuai dengan
    prosentasi timing tahun berjalan.
    Bahkan ada juga instansi yang menggenjot penyerapan anggaran tanpa
    memikirkan kwalitas output dari suatu program.Namun ketika kita ingin
    menggenjot kualitas output dengan optimasi (atau mungkin minimalis) serapan
    anggaran, system yang ada meminta (bahkan memerintahkan) untuk mengimbangi
    serapan anggaran.
     
    Pertanyaan sang idealis :JIKA KUALITAS OUTPUT BISA DIRAIH DENGAN SERAPAN
    ANGGARAN MINIMALIS, KENAPA HARUS DIPAKSAKAN UNTUK DIHABISKAN?
     
     
    --
    Regards,
     
    Akhmad Khusyairi
    www.khusyairi.com
    www.akhmadkhusyairi.wordpress.com
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    "Deni Shidqi K." <denixfisika@gmail.com> Jul 26 09:30AM -0700 ^
     
    setuju dengan Yunto dan Eviyan,
     
    intinya sebagai 'abdi dalem' hrs pintar2 menempatkan diri. kita semua jg sgt
    sadar dan tahu 'sistem' kita memang blm baik, msh sgt bnyk kekurangan.
    bermain dengan anggaran memang gampang2 susah, spt biasa hrs selalu bnyk
    bertanya kpd 'senior' bgmn spy tdk salah langkah dan menggunakan scr cerdas.
    tp bukan 'ngelmu' pat-pat gulipat. :)
    intinya klo perlu cuma 50 jgn minta 100, klopun dibilang terlalu kecil. dr
    pd nanti mempertanggungjawabkannya susah, lbh baik realistis (mendekati
    realistis), makanya pimpinan akan sgt geram sekali klo anggaran tdk bs di
    'serap'. krn dr APBN yg sdh di perjuangkan (klo ga salah hrs ada persetujuan
    DPR) utk tiap2 instansi/departmen brp bagiannya, tiba2 kita tidak bisa
    'mengoptimalkan' dana yg ada tsb. sebisa mungkin memang 'perencanaan' hrs
    mendekati 'realisasi'. mgkn utk teman2 yg saat ini sedang di amanahi
    memegang anggaran, rajin2 lah utk terus memantau brp persen penyerapan nya
    sampai tahap skrg. dst. mengutip kalimat eviyan "Kalau anggaran nggak habis,
    perencanaan kurang baik". sy setuju, anggaran sisa bukan berarti malah kita
    pahlawan yg bisa menghemat, tp klo dr kacamat anggaran malah sebaliknya, krn
    memang tahapan yg banyak melibatkan org dan lmyn rumit, maka 'sewajarnyalah'
    menghargai pada saat 'betapa susahnya' mendapatkan persetujuan sampai
    akhirnya dapat angaran berupa rupiah utk digunakan sesuai kemaslahatan
    instansi/departemen msg.
    akhirnya, selamat bekerja dan sukses.
     
    salam
    Deni
     
    2011/7/26 <eviyan@ptpjb.com>
     

     

    "herman hidayat" <herman_h88@yahoo.com> Jul 27 12:10AM ^
     
    >cuman yang saya masih bingung, toh anggaran yang tak kami pakai itu masih di KEMENKEU, tidak diambil, trus buat apa?
    ----
    anggaran (mungkin maksud mbak umi uangnya, cmiiw) yang dialokasikan sebenarnya belum tersedia seluruhnya di kas negara utk membiayai pengeluaran tahun bersangkutan. Karena prinsip umum APBN berbeda dengan rumah tangga, kalo Rumah tangga penerimaan/penghasilan diterima dulu baru direncanakan pengeluarannya, sedangkan APBN direncanakan pengeluarannya dulu baru diusahakan penerimaannya. Sehingga diperlukan suatu pengelolaan perencanaan kas pemerintah yang meliputi perencanaan penarikan/penggunaan dana dari satuan kerja, perencanaan penyediaan dana dan manajemen kas (pengelolaan jika terjadi kas kurang atau lebih, tindakannya adalah investasi atau utang sesuai UU no.1/2004 tentang perbendaharaan negara) oleh Ditjen Perbendaharaan.
    Setelah tahun anggaran berakhir, jika terdapat selisih lebih penerimaan dikurangi pengeluaran maka akan menjadi Saldo Anggaran Lebih (SAL) atau SAK jika kurang, yg ditetapkan jumlahnya dan tindakan/penggunaannya oleh pemerintah dan DPR.
     
    >trus gini, setiap habis ada pemeriksaan BPK, mesti ada pegawai yang harus mengembalikan Tuntutan Ganti Rugi yang dikarenakan pegawai tersebut mendapatkan double surat tugas sehingga ia dapat uang saku (SPPD) double...menurut saya, baru ini saja cara pengembalian anggaran...
    -----
    Pengembalian anggaran atau pengembalian belanja merupakan penerimaan kembali bagi pemerintah atas pengeluaran/belanja yang telah dilaksanakan tetapi ternyata salah baik terjadi karena kelalaian atau kecurangan.
    Akun pengembaliannya tersedia sesuai akun belanja masing2 (sebagai kontrapos) yang harus disetor ke kas negara secara tunai (setor ke bank/pos dg formulir surat setoran pengembalian belanja-SSPB- atau melalui potongan pada surat perintah membayar -SPM-)
    Semoga bermanfaat
     
    Salam,
    Herman fh07
    Powered by BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: umi gita <umigita@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Tue, 26 Jul 2011 13:29:55
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Tolok ukur kinerja (catatan kecil PNS)
     
    hehehe...mas AK, pertanyaan yang sama...sedikit cerita, tempat saya itu
    adalah yang penyerapannya bisa dikatakan rendah (hanya sekitar 60%) dan itu
    seringkali membuat pegawai diamuk menteri dan sesmen. cuman yang saya masih
    bingung, toh anggaran yang tak kami pakai itu masih di KEMENKEU, tidak
    diambil, trus buat apa?
    kedua, sekarang dicanangkan anggaran berbasis kinerja, jadi money follow
    function, rencanakan dulu kinerjanya baru anggaran mengikuti. tapi,
    seringkali menjadi salah kaprah karena dibilang kementerian itu bekerja bila
    penyerapan anggaran itu maksimal...padahal, apa pencapaiannya? itu harus
    terukur...bukan hanya paper doank atau kajian2 semata.
    trus yang masih membuat saya bingung, ketika diberitahu bahwa tingkat
    penyerapan anggaran itu mempengaruhi putaran uang di masyarakat. jadi,
    seringkali PNS diminta konsinyasi di hotel agar uang itu berputar di area
    bisnis, uang berputar di area transportasi (pesawat, kereta dsb), jadi kalo
    kementerian tidak menyerap anggaran itu membuat perekonomian macet...
    trus gini, setiap habis ada pemeriksaan BPK, mesti ada pegawai yang harus
    mengembalikan Tuntutan Ganti Rugi yang dikarenakan pegawai tersebut
    mendapatkan double surat tugas sehingga ia dapat uang saku (SPPD)
    double...menurut saya, baru ini saja cara pengembalian anggaran...
     
    maaf bila mencah-mencah...tapi ini ada link yang perlu kita cermati bersama
    http://finance.detik.com/read/2011/07/25/112005/1688546/4/bpk-apa-kata-dunia-kalau-kemenkeu-tak-benar-kelola-keuangan?f990101mainnews
     
    salam,
    Umi Gita
     
     
    2011/7/26 Akhmad Khusyairi <a.khusyairi@kagamavirtual.org>
     
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    Nurcahya Priyonugroho <anung.pnugroho@gmail.com> Jul 27 08:28AM +0700 ^
     
    > akhirnya dapat angaran berupa rupiah utk digunakan sesuai kemaslahatan
    > instansi/departemen msg.
    > akhirnya, selamat bekerja dan sukses.
     
    *** Hehehehe, kinerja yang bagus itu adalah: bisa menghabiskan anggaran...,
    atau yang bisa mencapai tujuan (goal, objective) dengan cost sekecil
    mungkin, sih?
     
    Beda cara ukur, akan menghasilkan behaviour yang berbeda..., tinggal pilih,
    mau terus gitu apa mau berubah. Apalagi kalo enggak mau berhemat terus
    timbul defisit,... terus defisitnya ditambal dengan utang berbunga tinggi.
    Tambah parah lagi, kan?
     
    Insanity: doing the same thing over and over again and expecting different
    results [A. Einstein]
     
    -Anung-

     

    Woro Yudyastuti Yudyastuti <woro_yudyastuti@yahoo.com> Jul 26 01:10PM +0800 ^
     
    Hampir sama dgn unek2 sy. Terkadang sy jg bingung kok, apa tolok ukur kinerja PNS ?
     
     
     
    --

     

    eka koesuma <sharah_w@yahoo.co.jp> Jul 27 12:59PM +0900 ^
     
    saya setuju dengan artikel Pak Akhmad...saya pun sering debat mengenai penggunaan anggaran negara kita ini dengan suami (suami juga abdi negara)...
    merasa tidak setuju karena di dalam anggaran itu ada pajak yang saya bayarkan. saya selalu merasa uang terhambur dengan sia2 dan hasil yang tidak bisa bikin kita angkat jempol...
     
    berharap ada abdi negara masa depan yang bisa mendobrak sistem saat ini..
     
    Eka
    berprofesi abdi negara lain
     
     
    --- On Tue, 2011/7/26, Woro Yudyastuti Yudyastuti <woro_yudyastuti@yahoo.com> wrote:
     
    Hampir sama dgn unek2 sy. Terkadang sy jg bingung kok, apa tolok ukur kinerja PNS ?
    Dari: Akhmad Khusyairi <a.khusyairi@kagamavirtual.org>
    Kepada: alumniugm <alumniugm@googlegroups.com>
    Dikirim: Selasa, 26 Juli 2011 11:41
    Judul: [kagama] Tolok ukur kinerja (catatan kecil PNS)
     
    Tolok ukur kinerja (catatan kecil PNS)
    3 bulan setelah wisuda sarjana UGM, resmi bekerja disalah satu BUMN di Surabaya di
    departement yang diluar disiplin ilmu yang dipelajari di UGM.Hingga pada akhirnya pada akhir 2001 harus hijrah ke Jakarta untuk menekuni bidang yg sesuai dengan disiplin ilmu dan menjadi seorang abdi negara.
     
    Syukur alhamdulillah ditempatkan pada suatu departemen (eselon 3) yang dipimpin oleh salah satu anggota KAGAMA. Diawal menjadi PNS banyak hal yang harus dipelajari, baru disadari bahwa ternyata apa yang kita pelajari di bangku kuliah hanya 5% dari apa yang harus dihadapi didunia kerja.
    Lebih bersyukur lagi ketiga sang pejabat eselon 3 tsb mengajarkan bahwa anggaran yang telah disetujuai untuk kegiatan kita "BUKAN MERUPAKAN HAK PRIBADI KITA GUNAKAN SEOPTIMAL MUNGKIN" Doktrin awal ini sangat membekas dalam pembentukan diri sebagai PNS, seiring dengan berjalannya waktu pengalaman lain menempa dan diberi kesempatan ALLAH SWT untuk dapat bekerja dengan bangsa yang konon katanya lebih maju. Doktrin awal ini sangat ideal dan penerapan di negara yang konon lebih maju lebih bagus, mereka menempatkan profesionalisme dalam segala lini.
    Sekembalinya ke tanah air, doktrin awal ini sulit untuk direalisasikan, ketika kita berusaha bekerja se profesional mungkin hal ini terbentur dengan sistem yang dibentuk oleh pemerintah sendiri, dalam mengejar output dari suatu aktivitas, kita dituntut untuk "MENYERAP ANGGARAN" sesuai dengan prosentasi timing tahun berjalan.
    Bahkan ada juga instansi yang menggenjot penyerapan anggaran tanpa memikirkan kwalitas output dari suatu program.Namun ketika kita ingin menggenjot kualitas output dengan optimasi (atau mungkin minimalis) serapan anggaran, system yang ada meminta (bahkan memerintahkan) untuk mengimbangi serapan anggaran.
     
    Pertanyaan sang idealis :JIKA KUALITAS OUTPUT BISA DIRAIH DENGAN SERAPAN ANGGARAN MINIMALIS, KENAPA HARUS DIPAKSAKAN UNTUK DIHABISKAN?
     
    --
    Regards,
     
    Akhmad Khusyairi
     
    www.khusyairi.comwww.akhmadkhusyairi.wordpress.com
     
     
     
     
     
    --
     
    +++
     
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
     
    Transfer ke:
     
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
     
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
     
    +++
     
     
     
     
     
     
     
    --
     
    +++
     
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
     
    Transfer ke:
     
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
     
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
     
    +++

     

    vriovia@kagamavirtual.com Jul 27 03:01AM ^
     
    Kalo di marketing ato suporter "banyak kerjaa, banyak bicara".
    valdi riovia
    BRI Pandeglang/FKT 96

     

 Topik: SBY PENING...
    harri priyono <harri3081@yahoo.com> Jul 26 05:09AM -0700 ^
     

     

    Sulastama Raharja <sraharja@kagamavirtual.org> Jul 26 10:31PM +0700 ^
     
    Kok ditempatku munculnya gambar kodok dalam kotak es?
     
    Kalau Pak Beye pening, kira2 apa penyebabnya? Nazaruddin, Andi Nurpati atau
    Ruhut? Atau buble biru mercy yang sudah meletus?
     
    Kira2 apa ya obat peningnya?
     
    2011/7/26 harri priyono <harri3081@yahoo.com>
     

     

    vriovia@kagamavirtual.com Jul 27 02:39AM ^
     
    Selingkuh hati.kalo menurut aku. Anak buahe ra nganggap lagi pak beye
    valdi riovia
    BRI Pandeglang/FKT 96
     
    -----Original Message-----
    From: Sulastama Raharja <sraharja@kagamavirtual.org>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Tue, 26 Jul 2011 22:31:52
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] SBY PENING...
     
    Kok ditempatku munculnya gambar kodok dalam kotak es?
     
    Kalau Pak Beye pening, kira2 apa penyebabnya? Nazaruddin, Andi Nurpati atau
    Ruhut? Atau buble biru mercy yang sudah meletus?
     
    Kira2 apa ya obat peningnya?
     
    2011/7/26 harri priyono <harri3081@yahoo.com>
     
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    Irvan Kristanto <irvankristanto@gmail.com> Jul 27 09:46AM +0700 ^
     
    Gambarnya nggak ada...
    tapi sdh lihat foto ini.. jeli sekali dan sedikit usil he he.. (sempat saya
    bahas di FB)...
    backdrop Rakornas PD (Rapat Korban Nazaruddin) yang konon menghabiskan biaya
    5M dgn hasil yang normatif bgt... merupakan contoh buruk, he he.. dimana
    kata KOORDINASI tertulis KORDINASI...
    Nah, saat SBY pidato dgn wajah prihatin... ada angle yang tertangkap oleh
    salah satu fotografer jeli... pas kepala SBY terletak di bawah kata
    PENING... (bagian dari kata peningkatan?)....
    jadilah judul foto SBY PENING... he he
     
    irvan
     
    2011/7/27 <vriovia@kagamavirtual.com>
     

     

    Nurcahya Priyonugroho <anung.pnugroho@gmail.com> Jul 27 09:51AM +0700 ^
     
    > salah satu fotografer jeli... pas kepala SBY terletak di bawah kata
    > PENING... (bagian dari kata peningkatan?)....
    > jadilah judul foto SBY PENING... he he
     
     
     
    *** Nih, kukasih:
     
    [image: RakornadPD01.jpg]
     
    [image: 117429_sby-pening_300_225.jpg]
     
    -Anung-

     

    Sulastama Raharja <rsulastama@gmail.com> Jul 27 08:15AM +0700 ^
     
    *Kiat-kiat menulis*
    **
    *Bambang N Karim* <http://www.facebook.com/bambang.n.karim>
     
    Menulis itu bagus. Bagus sekali. Semakin banyak menulis semakin bagus. Saya
    mendukung setiap tulisan - mau dianggap bagus atau sampah oleh polantas
    bahasa - itu bukan masalah bagi saya. Keyakinan saya, semakin kita
    mengembangkan budaya tulis, semakin akan kuat landasan budaya suatu bangsa,
    yang tidak hanya menggunakan tradisi oral saja a la peradaban kuno.
     
    Dalam taraf apresiasi - barulah polantas bahasa diperlukan. Namun dalam
    kontekts online social networking, mengapa ragu untuk menulis? Mengapa harus
    taking things too seriously?
     
    Menulislah! Bebaskanlah perasaan ragu. Jadilah diri anda sendiri dan
    tulislah apa yang anda tahu dan yang anda percaya dengan gaya bahasa yang
    anda mampu untuk menguasainya, Dalam suatu forum diskusi online, justru dari
    cara tutur kata dalam memberikan comments dan membuka thread, kita bisa
    "membaca" character dan kesukaan si poster/commenter, manner dia, dan bahkan
    intellectualitas dia.
     
    Namun juga, jangan mempunyai pretensi bahwa dalam suatu tulisan di suatu
    forum diskusi online , tulisan anda akan langsung mendapat respon. Karena,
    diskusi di online social networking kan bukan kompetisi untuk mencari fans
    terbanyak.
     
    Kebanyakan thread yang saya amati mendapat comment panjang lebar dan
    memancing diskusi adalah memang yang relevant, lucu, dan memancing
    perdebatan serta intelektualitas. Disinilah syarat-syarat utama suatu
    tulisan di suatu diskusi, yaitu "common sense". Belum tentu yang sangat
    sensational akan mendapat tanggapan. Dan ini banyak buktinya. Yang menulis
    wejangan, "pengajian" dan hal-hal semacam inipun, bisa kita tahu nasibnya.
    Ini karena pada dasarnya orang itu tidak suka dengan penulis yang
    patronizing/ menggurui.
     
    Tentang artikel ilmiah populer. Saya pribadi sangat takut untuk memberikan
    stempel bahawa tulisan saya "ilmiah" - meskipun saya salah satu penggemar
    berat Astro Fisika, Biologi Molekular, dan Trigonometri. Seingat saya, saya
    sangat kecut hati untuk "berteori" dan belum pernah menulis article yang
    secara ilmiah bisa dipertanggungjawabkan credibility nya. Jadi dalam hal ini
    saya akan mendapat nol besar, meskipun dalam hati sangat ingin sekali saya
    bisa seperti Carl Sagan.
     
    Tentang online publication dan printing publication. Saya pendukung
    environmental activity. Jadi hal-hal yang bisa menghemat kertas akan saya
    dukung. Inilah mengapa saya cenderung suka membaca artikel online. Disamping
    tentu saja, masalah accessibility, deliver ability, dan oh...masa depan itu
    akan banyak menngunakan electronic media. Karena itu, saya tidak memberikan
    prestige yang berbeda antara online publication dan printing publication.
     
    Untuk dicatat, saya menggunakan terminology publication dalam pengertian
    luas. Termasuk di dalamnya adalah syndicate sampai ke personal blogging.
    http://www.facebook.com/#!/groups/174134755951881?notif_t=group_activity
    --
    tomo TGL' 93
    ~ KagamaVirtual is here, there, everywhere, anywhere ... For everyone" :) ..
    http://kagamavirtual.com/ ~

     

    "Deny P. Sambodo" <denypurwo@gmail.com> Jul 27 02:40AM ^
     
    Posting yg bagus dan memotivasi kita untuk percaya diri untuk selalu mengungkapkan apa yg kita rasakan dan kita pikirkan dalam tulisan. pepatah lama mengatakan "tulis apa yg kamu kerjakan, kerjakan apa yang kamu tulis"
     
    Salam,
    Deny P. Sambodo
     
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: Sulastama Raharja <rsulastama@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Wed, 27 Jul 2011 08:15:16
    To: alumniUGM<alumniUGM@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: [kagama] [tips]: kiat-kiat menulis
     
    *Kiat-kiat menulis*
    **
    *Bambang N Karim* <http://www.facebook.com/bambang.n.karim>
     
    Menulis itu bagus. Bagus sekali. Semakin banyak menulis semakin bagus. Saya
    mendukung setiap tulisan - mau dianggap bagus atau sampah oleh polantas
    bahasa - itu bukan masalah bagi saya. Keyakinan saya, semakin kita
    mengembangkan budaya tulis, semakin akan kuat landasan budaya suatu bangsa,
    yang tidak hanya menggunakan tradisi oral saja a la peradaban kuno.
     
    Dalam taraf apresiasi - barulah polantas bahasa diperlukan. Namun dalam
    kontekts online social networking, mengapa ragu untuk menulis? Mengapa harus
    taking things too seriously?
     
    Menulislah! Bebaskanlah perasaan ragu. Jadilah diri anda sendiri dan
    tulislah apa yang anda tahu dan yang anda percaya dengan gaya bahasa yang
    anda mampu untuk menguasainya, Dalam suatu forum diskusi online, justru dari
    cara tutur kata dalam memberikan comments dan membuka thread, kita bisa
    "membaca" character dan kesukaan si poster/commenter, manner dia, dan bahkan
    intellectualitas dia.
     
    Namun juga, jangan mempunyai pretensi bahwa dalam suatu tulisan di suatu
    forum diskusi online , tulisan anda akan langsung mendapat respon. Karena,
    diskusi di online social networking kan bukan kompetisi untuk mencari fans
    terbanyak.
     
    Kebanyakan thread yang saya amati mendapat comment panjang lebar dan
    memancing diskusi adalah memang yang relevant, lucu, dan memancing
    perdebatan serta intelektualitas. Disinilah syarat-syarat utama suatu
    tulisan di suatu diskusi, yaitu "common sense". Belum tentu yang sangat
    sensational akan mendapat tanggapan. Dan ini banyak buktinya. Yang menulis
    wejangan, "pengajian" dan hal-hal semacam inipun, bisa kita tahu nasibnya.
    Ini karena pada dasarnya orang itu tidak suka dengan penulis yang
    patronizing/ menggurui.
     
    Tentang artikel ilmiah populer. Saya pribadi sangat takut untuk memberikan
    stempel bahawa tulisan saya "ilmiah" - meskipun saya salah satu penggemar
    berat Astro Fisika, Biologi Molekular, dan Trigonometri. Seingat saya, saya
    sangat kecut hati untuk "berteori" dan belum pernah menulis article yang
    secara ilmiah bisa dipertanggungjawabkan credibility nya. Jadi dalam hal ini
    saya akan mendapat nol besar, meskipun dalam hati sangat ingin sekali saya
    bisa seperti Carl Sagan.
     
    Tentang online publication dan printing publication. Saya pendukung
    environmental activity. Jadi hal-hal yang bisa menghemat kertas akan saya
    dukung. Inilah mengapa saya cenderung suka membaca artikel online. Disamping
    tentu saja, masalah accessibility, deliver ability, dan oh...masa depan itu
    akan banyak menngunakan electronic media. Karena itu, saya tidak memberikan
    prestige yang berbeda antara online publication dan printing publication.
     
    Untuk dicatat, saya menggunakan terminology publication dalam pengertian
    luas. Termasuk di dalamnya adalah syndicate sampai ke personal blogging.
    http://www.facebook.com/#!/groups/174134755951881?notif_t=group_activity
    --
    tomo TGL' 93
    ~ KagamaVirtual is here, there, everywhere, anywhere ... For everyone" :) ..
    http://kagamavirtual.com/ ~
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    hartono.cso@gmail.com Jul 26 02:55PM ^
     
    Bagaimana kalo jeruk purutnya di juzz? Apa khasiatnya masih ada at malah lebih baik daripada di ekstraksi ?
    Salam, Hartono
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: Sulastama Raharja <rsulastama@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Tue, 26 Jul 2011 15:58:22
    To: alumniUGM<alumniUGM@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: [kagama] Mahasiswa UGM Temukan Obat Daya tahan Tubuh
     
    Mahasiswa UGM Temukan Obat Daya tahan Tubuh
     
    Jeruk Purut
     
    JAKARTA (KRjogja.com) – Siapa tidak kenal jeruk purut? Buah khas
    Indonesia berbentuk bulat kecil, bewarna hijau tua serta berkulit
    mengkerut ini kerap kali digunakan untuk membuat cita rasa suatu
    masakan menjadi lebih sedap.
     
    Namun, siapa yang menduga, tanaman ini ternyata membantu mencegah
    penurunan daya tahan tubuh (imunosupresi) yang biasa diderita oleh
    para penderita kanker yang memilih menjalani kemoterapi?
     
    Mahasiswa Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Herwandani
    Putri membawa kabar gembira ini bagi para penderita imunosupresi.
    Menurutnya, terdapat beberapa kandungan yang terdapat dalam kulit
    jeruk purut yang dapat mencegah imunosupresi.
     
    "Kulit jeruk purut mengandung senyawa naringenin dan hespirirdin
    sebagai antioksidan untuk meningkatkan sistem imun dan pendamping
    kemoterapi kanker," kata Putri seperti dilansir dari situs UGM, Selasa
    (26/7/2011).
     
    Sebelum menjatuhkan pilihan pada jeruk purut, Putri bersama dua orang
    rekannya, Stendi Nagaji dan Ifani Amaliah, telah melakukan penelitian
    terhadap berbagai jenis jeruk, seperti jeruk keprok, jeruk nipis,
    hingga jeruk bali.
     
    "Pilihannya jatuh kepada jeruk purut karena mengandung dua senyawa
    yang efektif mencegah penurunan kekebalan tubuh. Selain itu,
    konsenterasi senyawa paling tinggi ada di jeruk purut," ujar wanita
    kelahiran Yogyakarta, 28 Desember 1989 tersebut.
     
    Untuk mendapatkan senyawa dari kulit buah yang beraroma khas tersebut,
    harus melewati beberapa tahap yang tidak mudah. Kulit jeruk yang sudah
    dikupas, dikeringkan di oven. Setelah kering, dihaluskan dengan metode
    penyerbukan. Kemudian, dilakukan ekstraksi dengan menambahkan etanol
    sebagai pelarut. Dari 500 gram (gr) serbuk yang dihaluskan, dapat
    diperoleh 100 gr hasil ekstraksi.
     
    Hasil penemuan ini telah diujicobakan pada tikus yang terkena
    kemoterapi dan ternyata mampu mencegah penurunan jumlah sel darah
    putih yang merupakan imbas kemoterapi. "Jika ditambah ekstrak,
    penurunan jumlah sel darah putihnya tidak sebanyak ketika tidak
    menggunakan," tutur anak pertama dari tiga bersaudara ini menjelaskan.
     
    Meski belum diuji coba ke manusia, Putri dan rekan-rekannya akan
    mengadakan penelitian lebih lanjut dengan melakukan standarisasi
    ekstrak dan uji praklinik setelah nantinya dibuat dalam bentuk
    obat-obatan berupa kapsul.
     
    "Ke depan, ekstrak kulit jeruk purut akan bisa dikonsumsi berupa obat
    bagi mereka yang menjalani kemoterapi kanker," kata Putri yang mengaku
    menerima dana bantuan Rp6 juta dari Dikti untuk penelitian tersebut.
     
    Putri berharap, penemuannya ini dapat segera dinikmati oleh masyarakat
    luas, terutama mereka penderita kanker yang mengalami kesulitan
    keuangan. Sebab, obat yang biasa digunakan untuk mencegah
    imunosupresi, yakni doxorubicin, harus diimpor dan harganya cukup
    mahal.
     
    "Harapan saya, obat-obatan untuk kanker dapat dibuat di dalam negeri
    walaupun setiap obat harus menunggu waktu 20 tahun untuk diuji dahulu
    agar bisa digunakan," katanya. (Okz/Git)
     
    http://www.krjogja.com/news/detail/93818/Mahasiswa.UGM.Temukan.Obat.Daya.tahan.Tubuh.html
    --
     
    tomo TGL' 93
    ~ KagamaVirtual is here, there, everywhere, anywhere ... For everyone"
    :) .. http://kagamavirtual.com/ ~
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    Sulastama Raharja <sraharja@kagamavirtual.org> Jul 26 10:34PM +0700 ^
     
    kalau jeruk purutnya di juzz ya segar Mas...
     
    saya masih mikir2 kok malah kulitnya yang diekstrak ya? Atau dibikin purut
    tea saja ya dengan mengoplos kulit jeruk dengan teh? Kayaknya dulu Mas
    Bambang ngasih tahu kalau bikin lemon tea itu pakai kulit lemon je...
    [cmiiw].
     
    2011/7/26 <hartono.cso@gmail.com>
     

     

--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
Loading...