Grup: http://groups.google.com/group/alumniUGM/topics
- (Kagama) (eksotik NIAS) oleh2 dari PULAU DERAWAN, BERAU, Kaltim [7 Pemutakhiran]
- Info software ERP untuk perusahaan Foundry [1 Pemutakhiran]
- Tolok ukur kinerja (catatan kecil PNS) [7 Pemutakhiran]
- benarkah diam itu emas? [1 Pemutakhiran]
- SBY PENING... [5 Pemutakhiran]
- [tips]: kiat-kiat menulis [2 Pemutakhiran]
- Mahasiswa UGM Temukan Obat Daya tahan Tubuh [2 Pemutakhiran]
- Rizki Arianto <arianto_rizki@yahoo.com> Jul 27 10:47AM +0800 ^
mas-mas dan mbak-mbak..
sesuai janji saya kemarin...ini ada beberapa oleh2 waktu saya ke derawan sekitar tahun 2008 lalu...mudah2an jadi tertarik berkunjung...hehehehe...
selanjutnya tak tunggu di berau...
Piss ah :)
--- On Tue, 7/26/11, ysanst@kagamavirtual.com <ysanst@kagamavirtual.com> wrote:
From: ysanst@kagamavirtual.com <ysanst@kagamavirtual.com>
Subject: Re: [kagama] (Kagama) eksotik NIAS
To: alumniugm@googlegroups.com
Date: Tuesday, July 26, 2011, 6:19 PM
Wah nek labuhan cermin aku rung tau mrono..tapi nek pulau derawan aku nduwe foto2ne..mengko tak share..tak golek2i sek foto2ne..
Yo nek ke berau kabar2i aja mas yasir..nanti kita adain kopdar berau lagi..hehehe..
Piss ah :)
--------------------
Wah,sip kui derawan,tak tunggu fotone..
Yo mudah2an aq iso entuk wkt dan kesempatan yang pas ke Berau..
Nuwun
Yassir
Iwak-02
Powered by Telkomsel BlackBerry®
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
- Irvan Kristanto <irvankristanto@gmail.com> Jul 27 11:00AM +0700 ^
Derawan.. masuk dalam wishlist he he.... yang ada danau yang penuh dengan
ubur2 yang tidak bikin gatal?... cuma informasinya... perjalanan ke sana
sangat menyita waktu, karena sulitnya transportasi. Apakah informasi ini
semua benar, mas Anto?
irvan
2011/7/27 Rizki Arianto <arianto_rizki@yahoo.com>
- ysanst@kagamavirtual.com Jul 27 04:12AM ^
Brad Rizki, disana ada fasilitas apa saja?bisa snorkling ngk?
Kae ono foto sing jejeran 3 kui,Awak mu sing ndi?hahahahahaha
Yassir
Iwak-02
Powered by Telkomsel BlackBerry®
- arianto_rizki@yahoo.com Jul 27 04:20AM ^
Selain derawan ada pulau kakaban, maratua dan sangalaki..akses kesana pake speedboat, dari tanjung batu..sekira 2-3 jam..Sampai ke pulau terjauh..maratua.. Kalo ke derawan saja sih hanya 20 menit dari tanjung batu..
Pulau derawan terkenal dg penyu-nya..kalau ubur2 kita temui di kakaban..untuk melihat manta kita bisa ke sangalaki..
Untuk paket lengkapnya, dari penyu, manta, hiu dll bisa dilihat di maratua..
Aksesnya bagus kok mas, jalan darat mulus..speed sewaan juga ada..tinggal masalah biaya..memang untuk kesana butuh kantong yang sedikit lebih tebal ketimbang kalo kita ke singapur atau KL..hehehe..
Piss ah :)
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message-----
From: Irvan Kristanto <irvankristanto@gmail.com>
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Wed, 27 Jul 2011 11:00:39
To: <alumniugm@googlegroups.com>
Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
Subject: Re: [kagama] (Kagama) (eksotik NIAS) oleh2 dari PULAU DERAWAN, BERAU, Kaltim
Derawan.. masuk dalam wishlist he he.... yang ada danau yang penuh dengan
ubur2 yang tidak bikin gatal?... cuma informasinya... perjalanan ke sana
sangat menyita waktu, karena sulitnya transportasi. Apakah informasi ini
semua benar, mas Anto?
irvan
2011/7/27 Rizki Arianto <arianto_rizki@yahoo.com>
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
- arianto_rizki@yahoo.com Jul 27 04:23AM ^
Awakku yo sek moto yo..hahahaha..
Kalo di derawan fasilitas sudah lengkap..ada resort dll bisa juga kita menyewa rumah penduduk..kalo yang mau snorkling atau diving juga bisa..
Ada dive master disana, namanya pak kadek..silahkan hubungi beliau kalo mau diving..
Piss ah :)
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message-----
From: ysanst@kagamavirtual.com
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Wed, 27 Jul 2011 04:12:45
To: <alumniugm@googlegroups.com>
Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
Subject: Re: [kagama] (Kagama) (eksotik NIAS) oleh2 dari PULAU DERAWAN, BERAU, Kaltim
Brad Rizki, disana ada fasilitas apa saja?bisa snorkling ngk?
Kae ono foto sing jejeran 3 kui,Awak mu sing ndi?hahahahahaha
Yassir
Iwak-02
Powered by Telkomsel BlackBerry®
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
- ysanst@kagamavirtual.com Jul 27 04:26AM ^
Awakku yo sek moto yo..hahahaha..
arianto_rizki@yahoo.com
----------------------------------
Wah ini namanya menghindar dengan sopran,hahahaha
Yassir
Iwak-02
Powered by Telkomsel BlackBerry®
- arianto_rizki@yahoo.com Jul 27 04:26AM ^
Hahahahahaha..cen tenan aku sek moto kok..wkwkwkwkwk
Piss ah :)
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message-----
From: ysanst@kagamavirtual.com
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Wed, 27 Jul 2011 04:26:21
To: <alumniugm@googlegroups.com>
Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
Subject: Re: [kagama] (Kagama) (eksotik NIAS) oleh2 dari PULAU DERAWAN, BERAU, Kaltim
Awakku yo sek moto yo..hahahaha..
arianto_rizki@yahoo.com
----------------------------------
Wah ini namanya menghindar dengan sopran,hahahaha
Yassir
Iwak-02
Powered by Telkomsel BlackBerry®
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
- handa Situmorang <situmoranghanda@gmail.com> Jul 27 11:07AM +0700 ^
@mas sudarsono : emang betul sih,mas...klo ngandalin yg open source akan
banyak mnyita waktu. srkng ini memang manajemen sudah commit, tinggal nyari
yg close to foundry production aja br ga banyk modif.
@ ade: thx buat masukanya. kami sudah sepaakt nyari yg foundry nya,mb. klo
make SAP mungkn akn banyk memmerlukan modif, dan banyak modif, pasti akn
tambah biaya lg kan. sayang emang blom prnah make SAP. apa ada di
productionya yang close to foundry process, smcam itu.
2011/7/25 Ade Ch0pie N0vira <chopie00@gmail.com>
- eviyan@ptpjb.com Jul 26 01:19PM ^
Susah membuat Laporan Keuangannya ??, ... Sudah keluar kok ditarik lagi, mubadzir, ... Habiskan saja, .... Kikikikikikikkkk !
Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message-----
From: Akhmad Khusyairi <a.khusyairi@kagamavirtual.org>
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Tue, 26 Jul 2011 11:55:00
To: <alumniugm@googlegroups.com>
Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
Subject: Re: [kagama] Tolok ukur kinerja (catatan kecil PNS)
Satu tambahan pertanyaan, mungkin temen2 KAGAMA yang bekerja di KEMENKEU,
kenapa slot pengembalian anggaran tidak disediakan?
2011/7/26 Aditya L. Ramadona <alramadona@gmail.com>
> 2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL ,
> 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
> +++
--
Regards,
Akhmad Khusyairi
www.akhmadkhusyairi.wordpress.com
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
- eviyan@ptpjb.com Jul 26 02:16PM ^
Kalau anggaran nggak habis, perencanaan kurang baik, ... Maka pantas kalau tahun depan budget dipotong, ..... Kekeekkkekkkkk, ... Realisasi harus mendekati perencanaan, .... Ayo cepet ttd, kalau tdk nanti "angus", .... Emang kobongan, .... ?? Sekelumit cerita zaman orba menjelang tutup buku, sekitar bulan Desember !! Apa sekarang masih dibudayakan ???
Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message-----
From: Akhmad Khusyairi <a.khusyairi@kagamavirtual.org>
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Tue, 26 Jul 2011 11:41:40
To: alumniugm<alumniugm@googlegroups.com>
Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
Subject: [kagama] Tolok ukur kinerja (catatan kecil PNS)
*Tolok ukur kinerja (catatan kecil PNS)*
3 bulan setelah wisuda sarjana UGM, resmi bekerja disalah satu BUMN di
Surabaya di departement yang diluar disiplin ilmu yang dipelajari di UGM.
Hingga pada akhirnya pada akhir 2001 harus hijrah ke Jakarta untuk menekuni
bidang yg sesuai dengan disiplin ilmu dan menjadi seorang abdi negara.
Syukur alhamdulillah ditempatkan pada suatu departemen (eselon 3) yang
dipimpin oleh salah satu anggota KAGAMA. Diawal menjadi PNS banyak hal yang
harus dipelajari, baru disadari bahwa ternyata apa yang kita pelajari di
bangku kuliah hanya 5% dari apa yang harus dihadapi didunia kerja.
Lebih bersyukur lagi ketiga sang pejabat eselon 3 tsb mengajarkan bahwa
anggaran yang telah disetujuai untuk kegiatan kita "BUKAN MERUPAKAN HAK
PRIBADI KITA GUNAKAN SEOPTIMAL MUNGKIN"
Doktrin awal ini sangat membekas dalam pembentukan diri sebagai PNS, seiring
dengan berjalannya waktu pengalaman lain menempa dan diberi kesempatan ALLAH
SWT untuk dapat bekerja dengan bangsa yang konon katanya lebih maju. Doktrin
awal ini sangat ideal dan penerapan di negara yang konon lebih maju lebih
bagus, mereka menempatkan profesionalisme dalam segala lini.
Sekembalinya ke tanah air, doktrin awal ini sulit untuk direalisasikan,
ketika kita berusaha bekerja se profesional mungkin hal ini terbentur dengan
sistem yang dibentuk oleh pemerintah sendiri, dalam mengejar output dari
suatu aktivitas, kita dituntut untuk "MENYERAP ANGGARAN" sesuai dengan
prosentasi timing tahun berjalan.
Bahkan ada juga instansi yang menggenjot penyerapan anggaran tanpa
memikirkan kwalitas output dari suatu program.Namun ketika kita ingin
menggenjot kualitas output dengan optimasi (atau mungkin minimalis) serapan
anggaran, system yang ada meminta (bahkan memerintahkan) untuk mengimbangi
serapan anggaran.
Pertanyaan sang idealis :JIKA KUALITAS OUTPUT BISA DIRAIH DENGAN SERAPAN
ANGGARAN MINIMALIS, KENAPA HARUS DIPAKSAKAN UNTUK DIHABISKAN?
--
Regards,
Akhmad Khusyairi
www.khusyairi.com
www.akhmadkhusyairi.wordpress.com
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
- "Deni Shidqi K." <denixfisika@gmail.com> Jul 26 09:30AM -0700 ^
setuju dengan Yunto dan Eviyan,
intinya sebagai 'abdi dalem' hrs pintar2 menempatkan diri. kita semua jg sgt
sadar dan tahu 'sistem' kita memang blm baik, msh sgt bnyk kekurangan.
bermain dengan anggaran memang gampang2 susah, spt biasa hrs selalu bnyk
bertanya kpd 'senior' bgmn spy tdk salah langkah dan menggunakan scr cerdas.
tp bukan 'ngelmu' pat-pat gulipat. :)
intinya klo perlu cuma 50 jgn minta 100, klopun dibilang terlalu kecil. dr
pd nanti mempertanggungjawabkannya susah, lbh baik realistis (mendekati
realistis), makanya pimpinan akan sgt geram sekali klo anggaran tdk bs di
'serap'. krn dr APBN yg sdh di perjuangkan (klo ga salah hrs ada persetujuan
DPR) utk tiap2 instansi/departmen brp bagiannya, tiba2 kita tidak bisa
'mengoptimalkan' dana yg ada tsb. sebisa mungkin memang 'perencanaan' hrs
mendekati 'realisasi'. mgkn utk teman2 yg saat ini sedang di amanahi
memegang anggaran, rajin2 lah utk terus memantau brp persen penyerapan nya
sampai tahap skrg. dst. mengutip kalimat eviyan "Kalau anggaran nggak habis,
perencanaan kurang baik". sy setuju, anggaran sisa bukan berarti malah kita
pahlawan yg bisa menghemat, tp klo dr kacamat anggaran malah sebaliknya, krn
memang tahapan yg banyak melibatkan org dan lmyn rumit, maka 'sewajarnyalah'
menghargai pada saat 'betapa susahnya' mendapatkan persetujuan sampai
akhirnya dapat angaran berupa rupiah utk digunakan sesuai kemaslahatan
instansi/departemen msg.
akhirnya, selamat bekerja dan sukses.
salam
Deni
2011/7/26 <eviyan@ptpjb.com>
- "herman hidayat" <herman_h88@yahoo.com> Jul 27 12:10AM ^
>cuman yang saya masih bingung, toh anggaran yang tak kami pakai itu masih di KEMENKEU, tidak diambil, trus buat apa?
----
anggaran (mungkin maksud mbak umi uangnya, cmiiw) yang dialokasikan sebenarnya belum tersedia seluruhnya di kas negara utk membiayai pengeluaran tahun bersangkutan. Karena prinsip umum APBN berbeda dengan rumah tangga, kalo Rumah tangga penerimaan/penghasilan diterima dulu baru direncanakan pengeluarannya, sedangkan APBN direncanakan pengeluarannya dulu baru diusahakan penerimaannya. Sehingga diperlukan suatu pengelolaan perencanaan kas pemerintah yang meliputi perencanaan penarikan/penggunaan dana dari satuan kerja, perencanaan penyediaan dana dan manajemen kas (pengelolaan jika terjadi kas kurang atau lebih, tindakannya adalah investasi atau utang sesuai UU no.1/2004 tentang perbendaharaan negara) oleh Ditjen Perbendaharaan.
Setelah tahun anggaran berakhir, jika terdapat selisih lebih penerimaan dikurangi pengeluaran maka akan menjadi Saldo Anggaran Lebih (SAL) atau SAK jika kurang, yg ditetapkan jumlahnya dan tindakan/penggunaannya oleh pemerintah dan DPR.
>trus gini, setiap habis ada pemeriksaan BPK, mesti ada pegawai yang harus mengembalikan Tuntutan Ganti Rugi yang dikarenakan pegawai tersebut mendapatkan double surat tugas sehingga ia dapat uang saku (SPPD) double...menurut saya, baru ini saja cara pengembalian anggaran...
-----
Pengembalian anggaran atau pengembalian belanja merupakan penerimaan kembali bagi pemerintah atas pengeluaran/belanja yang telah dilaksanakan tetapi ternyata salah baik terjadi karena kelalaian atau kecurangan.
Akun pengembaliannya tersedia sesuai akun belanja masing2 (sebagai kontrapos) yang harus disetor ke kas negara secara tunai (setor ke bank/pos dg formulir surat setoran pengembalian belanja-SSPB- atau melalui potongan pada surat perintah membayar -SPM-)
Semoga bermanfaat
Salam,
Herman fh07
Powered by BlackBerry®
-----Original Message-----
From: umi gita <umigita@gmail.com>
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Tue, 26 Jul 2011 13:29:55
To: <alumniugm@googlegroups.com>
Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
Subject: Re: [kagama] Tolok ukur kinerja (catatan kecil PNS)
hehehe...mas AK, pertanyaan yang sama...sedikit cerita, tempat saya itu
adalah yang penyerapannya bisa dikatakan rendah (hanya sekitar 60%) dan itu
seringkali membuat pegawai diamuk menteri dan sesmen. cuman yang saya masih
bingung, toh anggaran yang tak kami pakai itu masih di KEMENKEU, tidak
diambil, trus buat apa?
kedua, sekarang dicanangkan anggaran berbasis kinerja, jadi money follow
function, rencanakan dulu kinerjanya baru anggaran mengikuti. tapi,
seringkali menjadi salah kaprah karena dibilang kementerian itu bekerja bila
penyerapan anggaran itu maksimal...padahal, apa pencapaiannya? itu harus
terukur...bukan hanya paper doank atau kajian2 semata.
trus yang masih membuat saya bingung, ketika diberitahu bahwa tingkat
penyerapan anggaran itu mempengaruhi putaran uang di masyarakat. jadi,
seringkali PNS diminta konsinyasi di hotel agar uang itu berputar di area
bisnis, uang berputar di area transportasi (pesawat, kereta dsb), jadi kalo
kementerian tidak menyerap anggaran itu membuat perekonomian macet...
trus gini, setiap habis ada pemeriksaan BPK, mesti ada pegawai yang harus
mengembalikan Tuntutan Ganti Rugi yang dikarenakan pegawai tersebut
mendapatkan double surat tugas sehingga ia dapat uang saku (SPPD)
double...menurut saya, baru ini saja cara pengembalian anggaran...
maaf bila mencah-mencah...tapi ini ada link yang perlu kita cermati bersama
http://finance.detik.com/read/2011/07/25/112005/1688546/4/bpk-apa-kata-dunia-kalau-kemenkeu-tak-benar-kelola-keuangan?f990101mainnews
salam,
Umi Gita
2011/7/26 Akhmad Khusyairi <a.khusyairi@kagamavirtual.org>
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
- Nurcahya Priyonugroho <anung.pnugroho@gmail.com> Jul 27 08:28AM +0700 ^
> akhirnya dapat angaran berupa rupiah utk digunakan sesuai kemaslahatan
> instansi/departemen msg.
> akhirnya, selamat bekerja dan sukses.
*** Hehehehe, kinerja yang bagus itu adalah: bisa menghabiskan anggaran...,
atau yang bisa mencapai tujuan (goal, objective) dengan cost sekecil
mungkin, sih?
Beda cara ukur, akan menghasilkan behaviour yang berbeda..., tinggal pilih,
mau terus gitu apa mau berubah. Apalagi kalo enggak mau berhemat terus
timbul defisit,... terus defisitnya ditambal dengan utang berbunga tinggi.
Tambah parah lagi, kan?
Insanity: doing the same thing over and over again and expecting different
results [A. Einstein]
-Anung-
- Woro Yudyastuti Yudyastuti <woro_yudyastuti@yahoo.com> Jul 26 01:10PM +0800 ^
Hampir sama dgn unek2 sy. Terkadang sy jg bingung kok, apa tolok ukur kinerja PNS ?
--
- eka koesuma <sharah_w@yahoo.co.jp> Jul 27 12:59PM +0900 ^
saya setuju dengan artikel Pak Akhmad...saya pun sering debat mengenai penggunaan anggaran negara kita ini dengan suami (suami juga abdi negara)...
merasa tidak setuju karena di dalam anggaran itu ada pajak yang saya bayarkan. saya selalu merasa uang terhambur dengan sia2 dan hasil yang tidak bisa bikin kita angkat jempol...
berharap ada abdi negara masa depan yang bisa mendobrak sistem saat ini..
Eka
berprofesi abdi negara lain
--- On Tue, 2011/7/26, Woro Yudyastuti Yudyastuti <woro_yudyastuti@yahoo.com> wrote:
Hampir sama dgn unek2 sy. Terkadang sy jg bingung kok, apa tolok ukur kinerja PNS ?
Dari: Akhmad Khusyairi <a.khusyairi@kagamavirtual.org>
Kepada: alumniugm <alumniugm@googlegroups.com>
Dikirim: Selasa, 26 Juli 2011 11:41
Judul: [kagama] Tolok ukur kinerja (catatan kecil PNS)
Tolok ukur kinerja (catatan kecil PNS)
3 bulan setelah wisuda sarjana UGM, resmi bekerja disalah satu BUMN di Surabaya di
departement yang diluar disiplin ilmu yang dipelajari di UGM.Hingga pada akhirnya pada akhir 2001 harus hijrah ke Jakarta untuk menekuni bidang yg sesuai dengan disiplin ilmu dan menjadi seorang abdi negara.
Syukur alhamdulillah ditempatkan pada suatu departemen (eselon 3) yang dipimpin oleh salah satu anggota KAGAMA. Diawal menjadi PNS banyak hal yang harus dipelajari, baru disadari bahwa ternyata apa yang kita pelajari di bangku kuliah hanya 5% dari apa yang harus dihadapi didunia kerja.
Lebih bersyukur lagi ketiga sang pejabat eselon 3 tsb mengajarkan bahwa anggaran yang telah disetujuai untuk kegiatan kita "BUKAN MERUPAKAN HAK PRIBADI KITA GUNAKAN SEOPTIMAL MUNGKIN" Doktrin awal ini sangat membekas dalam pembentukan diri sebagai PNS, seiring dengan berjalannya waktu pengalaman lain menempa dan diberi kesempatan ALLAH SWT untuk dapat bekerja dengan bangsa yang konon katanya lebih maju. Doktrin awal ini sangat ideal dan penerapan di negara yang konon lebih maju lebih bagus, mereka menempatkan profesionalisme dalam segala lini.
Sekembalinya ke tanah air, doktrin awal ini sulit untuk direalisasikan, ketika kita berusaha bekerja se profesional mungkin hal ini terbentur dengan sistem yang dibentuk oleh pemerintah sendiri, dalam mengejar output dari suatu aktivitas, kita dituntut untuk "MENYERAP ANGGARAN" sesuai dengan prosentasi timing tahun berjalan.
Bahkan ada juga instansi yang menggenjot penyerapan anggaran tanpa memikirkan kwalitas output dari suatu program.Namun ketika kita ingin menggenjot kualitas output dengan optimasi (atau mungkin minimalis) serapan anggaran, system yang ada meminta (bahkan memerintahkan) untuk mengimbangi serapan anggaran.
Pertanyaan sang idealis :JIKA KUALITAS OUTPUT BISA DIRAIH DENGAN SERAPAN ANGGARAN MINIMALIS, KENAPA HARUS DIPAKSAKAN UNTUK DIHABISKAN?
--
Regards,
Akhmad Khusyairi
www.khusyairi.comwww.akhmadkhusyairi.wordpress.com
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
Topik: benarkah diam itu emas?
- vriovia@kagamavirtual.com Jul 27 03:01AM ^
Kalo di marketing ato suporter "banyak kerjaa, banyak bicara".
valdi riovia
BRI Pandeglang/FKT 96
Topik: SBY PENING...
- harri priyono <harri3081@yahoo.com> Jul 26 05:09AM -0700 ^
- Sulastama Raharja <sraharja@kagamavirtual.org> Jul 26 10:31PM +0700 ^
Kok ditempatku munculnya gambar kodok dalam kotak es?
Kalau Pak Beye pening, kira2 apa penyebabnya? Nazaruddin, Andi Nurpati atau
Ruhut? Atau buble biru mercy yang sudah meletus?
Kira2 apa ya obat peningnya?
2011/7/26 harri priyono <harri3081@yahoo.com>
- vriovia@kagamavirtual.com Jul 27 02:39AM ^
Selingkuh hati.kalo menurut aku. Anak buahe ra nganggap lagi pak beye
valdi riovia
BRI Pandeglang/FKT 96
-----Original Message-----
From: Sulastama Raharja <sraharja@kagamavirtual.org>
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Tue, 26 Jul 2011 22:31:52
To: <alumniugm@googlegroups.com>
Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
Subject: Re: [kagama] SBY PENING...
Kok ditempatku munculnya gambar kodok dalam kotak es?
Kalau Pak Beye pening, kira2 apa penyebabnya? Nazaruddin, Andi Nurpati atau
Ruhut? Atau buble biru mercy yang sudah meletus?
Kira2 apa ya obat peningnya?
2011/7/26 harri priyono <harri3081@yahoo.com>
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
- Irvan Kristanto <irvankristanto@gmail.com> Jul 27 09:46AM +0700 ^
Gambarnya nggak ada...
tapi sdh lihat foto ini.. jeli sekali dan sedikit usil he he.. (sempat saya
bahas di FB)...
backdrop Rakornas PD (Rapat Korban Nazaruddin) yang konon menghabiskan biaya
5M dgn hasil yang normatif bgt... merupakan contoh buruk, he he.. dimana
kata KOORDINASI tertulis KORDINASI...
Nah, saat SBY pidato dgn wajah prihatin... ada angle yang tertangkap oleh
salah satu fotografer jeli... pas kepala SBY terletak di bawah kata
PENING... (bagian dari kata peningkatan?)....
jadilah judul foto SBY PENING... he he
irvan
2011/7/27 <vriovia@kagamavirtual.com>
- Nurcahya Priyonugroho <anung.pnugroho@gmail.com> Jul 27 09:51AM +0700 ^
> salah satu fotografer jeli... pas kepala SBY terletak di bawah kata
> PENING... (bagian dari kata peningkatan?)....
> jadilah judul foto SBY PENING... he he
*** Nih, kukasih:
[image: RakornadPD01.jpg]
[image: 117429_sby-pening_300_225.jpg]
-Anung-
Topik: [tips]: kiat-kiat menulis
- Sulastama Raharja <rsulastama@gmail.com> Jul 27 08:15AM +0700 ^
*Kiat-kiat menulis*
**
*Bambang N Karim* <http://www.facebook.com/bambang.n.karim>
Menulis itu bagus. Bagus sekali. Semakin banyak menulis semakin bagus. Saya
mendukung setiap tulisan - mau dianggap bagus atau sampah oleh polantas
bahasa - itu bukan masalah bagi saya. Keyakinan saya, semakin kita
mengembangkan budaya tulis, semakin akan kuat landasan budaya suatu bangsa,
yang tidak hanya menggunakan tradisi oral saja a la peradaban kuno.
Dalam taraf apresiasi - barulah polantas bahasa diperlukan. Namun dalam
kontekts online social networking, mengapa ragu untuk menulis? Mengapa harus
taking things too seriously?
Menulislah! Bebaskanlah perasaan ragu. Jadilah diri anda sendiri dan
tulislah apa yang anda tahu dan yang anda percaya dengan gaya bahasa yang
anda mampu untuk menguasainya, Dalam suatu forum diskusi online, justru dari
cara tutur kata dalam memberikan comments dan membuka thread, kita bisa
"membaca" character dan kesukaan si poster/commenter, manner dia, dan bahkan
intellectualitas dia.
Namun juga, jangan mempunyai pretensi bahwa dalam suatu tulisan di suatu
forum diskusi online , tulisan anda akan langsung mendapat respon. Karena,
diskusi di online social networking kan bukan kompetisi untuk mencari fans
terbanyak.
Kebanyakan thread yang saya amati mendapat comment panjang lebar dan
memancing diskusi adalah memang yang relevant, lucu, dan memancing
perdebatan serta intelektualitas. Disinilah syarat-syarat utama suatu
tulisan di suatu diskusi, yaitu "common sense". Belum tentu yang sangat
sensational akan mendapat tanggapan. Dan ini banyak buktinya. Yang menulis
wejangan, "pengajian" dan hal-hal semacam inipun, bisa kita tahu nasibnya.
Ini karena pada dasarnya orang itu tidak suka dengan penulis yang
patronizing/ menggurui.
Tentang artikel ilmiah populer. Saya pribadi sangat takut untuk memberikan
stempel bahawa tulisan saya "ilmiah" - meskipun saya salah satu penggemar
berat Astro Fisika, Biologi Molekular, dan Trigonometri. Seingat saya, saya
sangat kecut hati untuk "berteori" dan belum pernah menulis article yang
secara ilmiah bisa dipertanggungjawabkan credibility nya. Jadi dalam hal ini
saya akan mendapat nol besar, meskipun dalam hati sangat ingin sekali saya
bisa seperti Carl Sagan.
Tentang online publication dan printing publication. Saya pendukung
environmental activity. Jadi hal-hal yang bisa menghemat kertas akan saya
dukung. Inilah mengapa saya cenderung suka membaca artikel online. Disamping
tentu saja, masalah accessibility, deliver ability, dan oh...masa depan itu
akan banyak menngunakan electronic media. Karena itu, saya tidak memberikan
prestige yang berbeda antara online publication dan printing publication.
Untuk dicatat, saya menggunakan terminology publication dalam pengertian
luas. Termasuk di dalamnya adalah syndicate sampai ke personal blogging.
http://www.facebook.com/#!/groups/174134755951881?notif_t=group_activity
--
tomo TGL' 93
~ KagamaVirtual is here, there, everywhere, anywhere ... For everyone" :) ..
http://kagamavirtual.com/ ~
- "Deny P. Sambodo" <denypurwo@gmail.com> Jul 27 02:40AM ^
Posting yg bagus dan memotivasi kita untuk percaya diri untuk selalu mengungkapkan apa yg kita rasakan dan kita pikirkan dalam tulisan. pepatah lama mengatakan "tulis apa yg kamu kerjakan, kerjakan apa yang kamu tulis"
Salam,
Deny P. Sambodo
Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message-----
From: Sulastama Raharja <rsulastama@gmail.com>
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Wed, 27 Jul 2011 08:15:16
To: alumniUGM<alumniUGM@googlegroups.com>
Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
Subject: [kagama] [tips]: kiat-kiat menulis
*Kiat-kiat menulis*
**
*Bambang N Karim* <http://www.facebook.com/bambang.n.karim>
Menulis itu bagus. Bagus sekali. Semakin banyak menulis semakin bagus. Saya
mendukung setiap tulisan - mau dianggap bagus atau sampah oleh polantas
bahasa - itu bukan masalah bagi saya. Keyakinan saya, semakin kita
mengembangkan budaya tulis, semakin akan kuat landasan budaya suatu bangsa,
yang tidak hanya menggunakan tradisi oral saja a la peradaban kuno.
Dalam taraf apresiasi - barulah polantas bahasa diperlukan. Namun dalam
kontekts online social networking, mengapa ragu untuk menulis? Mengapa harus
taking things too seriously?
Menulislah! Bebaskanlah perasaan ragu. Jadilah diri anda sendiri dan
tulislah apa yang anda tahu dan yang anda percaya dengan gaya bahasa yang
anda mampu untuk menguasainya, Dalam suatu forum diskusi online, justru dari
cara tutur kata dalam memberikan comments dan membuka thread, kita bisa
"membaca" character dan kesukaan si poster/commenter, manner dia, dan bahkan
intellectualitas dia.
Namun juga, jangan mempunyai pretensi bahwa dalam suatu tulisan di suatu
forum diskusi online , tulisan anda akan langsung mendapat respon. Karena,
diskusi di online social networking kan bukan kompetisi untuk mencari fans
terbanyak.
Kebanyakan thread yang saya amati mendapat comment panjang lebar dan
memancing diskusi adalah memang yang relevant, lucu, dan memancing
perdebatan serta intelektualitas. Disinilah syarat-syarat utama suatu
tulisan di suatu diskusi, yaitu "common sense". Belum tentu yang sangat
sensational akan mendapat tanggapan. Dan ini banyak buktinya. Yang menulis
wejangan, "pengajian" dan hal-hal semacam inipun, bisa kita tahu nasibnya.
Ini karena pada dasarnya orang itu tidak suka dengan penulis yang
patronizing/ menggurui.
Tentang artikel ilmiah populer. Saya pribadi sangat takut untuk memberikan
stempel bahawa tulisan saya "ilmiah" - meskipun saya salah satu penggemar
berat Astro Fisika, Biologi Molekular, dan Trigonometri. Seingat saya, saya
sangat kecut hati untuk "berteori" dan belum pernah menulis article yang
secara ilmiah bisa dipertanggungjawabkan credibility nya. Jadi dalam hal ini
saya akan mendapat nol besar, meskipun dalam hati sangat ingin sekali saya
bisa seperti Carl Sagan.
Tentang online publication dan printing publication. Saya pendukung
environmental activity. Jadi hal-hal yang bisa menghemat kertas akan saya
dukung. Inilah mengapa saya cenderung suka membaca artikel online. Disamping
tentu saja, masalah accessibility, deliver ability, dan oh...masa depan itu
akan banyak menngunakan electronic media. Karena itu, saya tidak memberikan
prestige yang berbeda antara online publication dan printing publication.
Untuk dicatat, saya menggunakan terminology publication dalam pengertian
luas. Termasuk di dalamnya adalah syndicate sampai ke personal blogging.
http://www.facebook.com/#!/groups/174134755951881?notif_t=group_activity
--
tomo TGL' 93
~ KagamaVirtual is here, there, everywhere, anywhere ... For everyone" :) ..
http://kagamavirtual.com/ ~
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
- hartono.cso@gmail.com Jul 26 02:55PM ^
Bagaimana kalo jeruk purutnya di juzz? Apa khasiatnya masih ada at malah lebih baik daripada di ekstraksi ?
Salam, Hartono
Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message-----
From: Sulastama Raharja <rsulastama@gmail.com>
Sender: alumniugm@googlegroups.com
Date: Tue, 26 Jul 2011 15:58:22
To: alumniUGM<alumniUGM@googlegroups.com>
Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
Subject: [kagama] Mahasiswa UGM Temukan Obat Daya tahan Tubuh
Mahasiswa UGM Temukan Obat Daya tahan Tubuh
Jeruk Purut
JAKARTA (KRjogja.com) – Siapa tidak kenal jeruk purut? Buah khas
Indonesia berbentuk bulat kecil, bewarna hijau tua serta berkulit
mengkerut ini kerap kali digunakan untuk membuat cita rasa suatu
masakan menjadi lebih sedap.
Namun, siapa yang menduga, tanaman ini ternyata membantu mencegah
penurunan daya tahan tubuh (imunosupresi) yang biasa diderita oleh
para penderita kanker yang memilih menjalani kemoterapi?
Mahasiswa Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Herwandani
Putri membawa kabar gembira ini bagi para penderita imunosupresi.
Menurutnya, terdapat beberapa kandungan yang terdapat dalam kulit
jeruk purut yang dapat mencegah imunosupresi.
"Kulit jeruk purut mengandung senyawa naringenin dan hespirirdin
sebagai antioksidan untuk meningkatkan sistem imun dan pendamping
kemoterapi kanker," kata Putri seperti dilansir dari situs UGM, Selasa
(26/7/2011).
Sebelum menjatuhkan pilihan pada jeruk purut, Putri bersama dua orang
rekannya, Stendi Nagaji dan Ifani Amaliah, telah melakukan penelitian
terhadap berbagai jenis jeruk, seperti jeruk keprok, jeruk nipis,
hingga jeruk bali.
"Pilihannya jatuh kepada jeruk purut karena mengandung dua senyawa
yang efektif mencegah penurunan kekebalan tubuh. Selain itu,
konsenterasi senyawa paling tinggi ada di jeruk purut," ujar wanita
kelahiran Yogyakarta, 28 Desember 1989 tersebut.
Untuk mendapatkan senyawa dari kulit buah yang beraroma khas tersebut,
harus melewati beberapa tahap yang tidak mudah. Kulit jeruk yang sudah
dikupas, dikeringkan di oven. Setelah kering, dihaluskan dengan metode
penyerbukan. Kemudian, dilakukan ekstraksi dengan menambahkan etanol
sebagai pelarut. Dari 500 gram (gr) serbuk yang dihaluskan, dapat
diperoleh 100 gr hasil ekstraksi.
Hasil penemuan ini telah diujicobakan pada tikus yang terkena
kemoterapi dan ternyata mampu mencegah penurunan jumlah sel darah
putih yang merupakan imbas kemoterapi. "Jika ditambah ekstrak,
penurunan jumlah sel darah putihnya tidak sebanyak ketika tidak
menggunakan," tutur anak pertama dari tiga bersaudara ini menjelaskan.
Meski belum diuji coba ke manusia, Putri dan rekan-rekannya akan
mengadakan penelitian lebih lanjut dengan melakukan standarisasi
ekstrak dan uji praklinik setelah nantinya dibuat dalam bentuk
obat-obatan berupa kapsul.
"Ke depan, ekstrak kulit jeruk purut akan bisa dikonsumsi berupa obat
bagi mereka yang menjalani kemoterapi kanker," kata Putri yang mengaku
menerima dana bantuan Rp6 juta dari Dikti untuk penelitian tersebut.
Putri berharap, penemuannya ini dapat segera dinikmati oleh masyarakat
luas, terutama mereka penderita kanker yang mengalami kesulitan
keuangan. Sebab, obat yang biasa digunakan untuk mencegah
imunosupresi, yakni doxorubicin, harus diimpor dan harganya cukup
mahal.
"Harapan saya, obat-obatan untuk kanker dapat dibuat di dalam negeri
walaupun setiap obat harus menunggu waktu 20 tahun untuk diuji dahulu
agar bisa digunakan," katanya. (Okz/Git)
http://www.krjogja.com/news/detail/93818/Mahasiswa.UGM.Temukan.Obat.Daya.tahan.Tubuh.html
--
tomo TGL' 93
~ KagamaVirtual is here, there, everywhere, anywhere ... For everyone"
:) .. http://kagamavirtual.com/ ~
--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
- Sulastama Raharja <sraharja@kagamavirtual.org> Jul 26 10:34PM +0700 ^
kalau jeruk purutnya di juzz ya segar Mas...
saya masih mikir2 kok malah kulitnya yang diekstrak ya? Atau dibikin purut
tea saja ya dengan mengoplos kulit jeruk dengan teh? Kayaknya dulu Mas
Bambang ngasih tahu kalau bikin lemon tea itu pakai kulit lemon je...
[cmiiw].
2011/7/26 <hartono.cso@gmail.com>
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++