Total Tayangan

myspace hit counter

[kagama] Intisari untuk alumniUGM@googlegroups.com - 25 Pesan pada 10 Topik

Sabtu, Juli 23, 2011

Grup: http://groups.google.com/group/alumniUGM/topics

    tri harso sulistiyo <thsulistiyo@gmail.com> Jul 23 04:38PM +0700 ^
     
    Sebuah tulisan mas Made Andi Arsana, sangat menginspirasi, terutama bagi
    yang ingin melanjutkan study lebih lanjut.
     
    Quote
     
    * "kejujuran adalah yang utama dan bahwa kejujuran bukanlah sebuah kesalahan
    ."*
     
    End Quote
     
     
    salam
     
    ths
     
     
    <http://madeandi.files.wordpress.com/2011/07/eropa.jpg>
     
    by Made Andi Arsana <http://www.facebook.com/madeandi> on Thursday, July 21,
    2011 at 5:08am
     
    Ada hal yang belum pernah saya kisahkan di blog ini. Ketika saya dipanggil
    untuk ujian wawancara Australian Development Scholarship (ADS) pada bulan
    November 2002 silam, saya dalam keadaan tidak bersemangat. Mungkin berbeda
    dengan kebanyakan orang, saya tidak terlalu bergembira. Biasa saja. Bukan
    karena saya meremehkan Australian Development Scholarship dan telah yakin
    akan dipanggil, semata-mata karena saya tidak menjadikan Australia sebagai
    tujuan utama pendidikan lanjut saya. Eropa adalah satu-satunya tempat yang
    terbersit di benak saya ketika itu. Belanda menjadi negara yang lebih
    spesifik lagi. Semetara itu, ADS ketika itu adalah sebuah kisah sambil lalu
    bagi saya. Kalau dapat, bagus, tidak dapat juga tidak masalah. Gejolak jiwa
    muda, Eropa adalah mimpi.
     
    <span id="more-1701"></span>
     
    Keisengan memang kadang berbuah serius. Saya diterima ADS bahkan sebelum
    saya sempat mendaftar STUNED, beasiswa S2 ke Belanda. Sementara itu, seperti
    dipersyaratkan, saya sudah mengantongi surat penerimaan dari TU Delft di
    Belanda dan nilai IELTS yang lebih dari cukup untuk bisa mendaftar STUNED.
    Dalam hati ada perasaan yakin karena di atas kertas saya telah melampaui
    syarat minimal untuk bisa diterima. Keberhasilan memperoleh beasiswa ADS
    juga menebalkan rasa percaya diri. Dengan mensyukuri keberhasilan memperoleh
    ADS, saya tetap melanjutkan niat mendaftar STUNED.
     
    Saat menyelesaikan formulir beasiswa STUNED, saya terantuk pada satu
    pertanyaan yang kira-kira bermakna "apakan Anda sedang/sudah mendaftar
    beasiswa lain dan jika ya, sudah sampai pada tahap apa proses pendaftaran
    tersebut?" Sebenarnya formulir STUNED itu sudah cukup lama saya isi dan
    tidak begitu peduli dengan pertanyaan ini. Tentu saja pertanyaan ini tidak
    lebih penting dari pertanyaan kunci lainnya seperti topik studi, motivasi,
    peran saya di masa depan, tema penelitian dan sejenisnya. Pertanyaan yang
    'mengganggu' saya kali ini tentu saja menjadi pertanyaan yang paling tidak
    disiapkan jawabannya oleh seorang pelamar beasiswa. Kini, setelah saya
    dinyatakan secara resmi memperoleh beasiswa ADS, pertanyaan 'sederhana' ini
    menjadi penting dan tidak mudah dijawab. Setidaknya demikian yang saya
    rasakan ketika itu.
     
    Pilihannya sebenarnya cukup jelas: berbohong atau jujur. Menurut kalkulasi
    sederhana saya waktu itu, jika saya berbohong, ada kemungkinan saya akan
    mendapat beasiswa STUNED. Meski demikian, ada persoalan moral yang
    sepertinya mengganjal. Jika saya jujur mengatakan bahwa sudah mendapat ADS,
    saya boleh lega secara moral, tetapi peluang mendapatkan STUNED akan turun
    jauh sekali. Hal ini juga dikonfirmasi oleh Mas Heri Sutanta, alumni STUNED
    yang sempat menanyakan hal serupa kepada NEC Jakarta. Singkat kata, untuk
    persoalan sederhana itu, saya bingung. Tidak mudah mengkompromikan soal
    moral dan gejolak jiwa muda yang ingin menjelajahi Eropa. Sayapun menghadap
    Prof. Sudjarwadi, wakil rektor UGM ketika itu dan sekarang (2011) menjadi
    rektor UGM.
     
    Lelaki bersahaja dengan rambut putih itu duduk tenang di depan saya. Saya
    menatap beliau lekat-lekat ketika secara singkat meminta saya menceritakan
    apa yang terjadi. "Saya tidak baca surat Anda tetapi saya ingin mendengar
    langsung kisahnya. Tolong ceritakan secara singkat" demikian Pak Djar
    meminta. Sayapun menjelaskan secara runut apa yang terjadi dan terutama apa
    yang saya rasakan. Dengan tekun Pak Djar menyimak kisah saya. Rupanya beliau
    berpikir dan menimbang-nimbang.
     
    "Mas Made", katanya memulai tanggapannya, "bagi saya, kejujuran adalah yang
    utama." Jawaban Pak Djar begitu singkat, diucapkan dengan pelan tetapi penuh
    keyakinan. Seraya menatap mata saya lekat-lekat digenggamnya map yang berisi
    formulir beasiswa STUNED dan surat penerimaan dari ADS. Beliau menyodorkan
    map itu pada saya seakan menyampaikan sebuah ajaran kebajikan. Bagi saya,
    sodoran map dengan gerakan pelan yang penuh energi itu adalah pesan seorang
    guru pada muridnya. Entah darimana datangnya, ada energi besar yang menjalar
    di tubuh saya dan dengan sigap saya segera meninggalkan ruang Wakil Rektor
    UGM di Balairung.
     
    Dengan penuh keyakinan, saya tetap melanjutkan lamaran saya untuk STUNED dan
    mengatakan situasi saya terkait ADS. Atas nasihat kejujuran yang disampaikan
    Pak Djarwadi, saya menambahi bahwa jika saya diterima STUNED maka saya akan
    memilih STUNED, bukan ADS. Dengan mantap, saya kirimkan lamaran itu. Saya
    merasa lega telah melakukan yang semestinya dan tetap berharap yang terbaik.
    Intinya saya ingin memuaskan rasa penasaran saya akan Eropa sambil
    menghindari kebohongan.
     
    Di awal atau pertengahan Juni 2003, saya menerima sebuah email penting yang
    berasal dari NEC Jakarta, penyelenggara beasiswa STUNED ketika itu. Isinya
    adalah permohonan maaf dan menyayangkan karena saya tidak berhasil
    memperoleh beasiswa STUNED. Saya yang berada di Warnet ketika itu merasakan
    tubuh saya melayang tidak menentu. Ada sebongkah kekecewaan yang terasa dan
    sangat sulit digambarkan. Saya tercenung lama, meneliti ulang email itu dan
    berharap saya salah membaca. Semakin sering saya baca, semakin pusing saya
    dibuatnya. Dunia menjadi suram dan rasa kecewa semakin besar. Secara
    spontan, saya menuduh bahwa kejujuran itulah yang membawa saya pada
    kegagalan ini. Secara spontan juga, saya menyalahkan Pak Djar yang telah
    menasihatkan kejujuran itu pada saya. Secara spontan, saya merasa akan lebih
    baik jika saya berbohong ketika itu. Kekecewaan itu membuat saya berpikir
    tidak lurus dan dengan mudah meragukan nilai-nilai kebajikan.
     
    Di suatu sore, saya bertemu dengan seorang rekan dosen UGM yang juga
    mengalami kekecewaan karena tidak berhasil mendapatkan STUNED. Lebih
    mengenaskan, beliau belum mendapatkan beasiswa sama sekali ketika itu.
    Ketika menanyakan TOEFL/IELTS dan IPnya, dalam hati saya bisa memaklumi
    mengapa beliau belum diterima. Sejak sore itu saya merasa harus mensyukuri
    apa yang sudah saya capai. Saya memang tidak mendapatkan beasiswa STUNED
    tetapi setidaknya saya sudah mendapatkan beasiswa ADS yang juga bergengsi.
    Sempat juga saya menghibur diri bahwa jumlah *allowance* ADS jauh lebih
    besar dari STUNED. Ini adalah alasan pragmatis lain yang kadang menjadi
    pertimbangan seorang pemburu ilmu berkebangsaan Indonesia.
     
    Di waktu berikutnya saya mendengar berita baik sekaligus menggelisahkan.
    Kawan saya yang tadinya tidak diterima STUNED ternyata masuk daftar tunggu.
    Yang lebih mengejutkan lagi, beliau akhirnya dipanggil dan dinyatakan
    berhasil mendapatkan STUNED. Berita ini tentu saja menyenangkan bagi kawan
    saya ini tapi terus terang, sebagai manusia biasa ada perasaan tidak nyaman.
    Ego saya tidak bisa menerima kalau kawan saya, yang menurut indikator formal
    (TOEFL/IELTS dan IP) tidak lebih baik dari saya, berhasil memperoleh
    beasiswa yang saya idam-idamkan sementara saya sendiri gagal. Saya merasakan
    ketidakadilan tanpa bisa berbuat apa-apa. Banyak kawan yang menghibur bahwa
    saya tidak berhasil mendapatkan STUNED bukan karena tidak mampu tetapi
    karena sudah mendapatkan beasiswa ADS. Mendengar itu, ada perasaan lain yang
    lebih berbahaya: *kejujuran adalah sebuah kesalahan.*
     
    Heidelberg, Agustus
    2008<http://madeandi.wordpress.com/2008/08/17/senja-di-heidelberg/>
     
    Saya takzim menyimak penuturan seorang kawan, di sore yang dingin di
    Heidelberg yang cantik. Sudah berberapa hari ini saya menjelajahi Eropa.
    Setelah presentasi di Oslo, Norwegia, kini saya berkunjung ke Max Planck
    Institute di Heidelberg, Jerman. Sore ini saya bertemu seorang kawan,
    mahasiswa S3 dari Indonesia. "Saya sudah beberapa kali melamar ADS Mas,
    tidak pernah diterima. Saya pengen sekali ke Australia waktu itu tetapi
    nasib membawa saya ke Jerman. Tapi akhirnya sempat juga saya ke Australia
    beberapa waktu lalu untuk presentasi paper di konferensi." Saya tersenyum
    dan ingatan saya melayang ke beberapa tahun lalu. Saya tebarkan pandangan
    menjelajahi kolom-kolom gedung tua khas Eropa yang berhias bunga-bunga merah
    darah berjuntai. Di dekatnya mengalir sunga Neckar yang tenang berhiaskan
    jembatan-jembatan tua melengkung menghubungkan pemukiman rapi di sisi kiri
    dan kanannya.
     
    Monaco, 26 Oktober
    2010<http://madeandi.wordpress.com/2010/11/11/eropa-2010-%E2%80%93-monaco-yang-mungil-dan-eksotis/>
     
    Saya sedang berdiri di atap gedung International Hydrographic Office,
    memandang teluk yang menemani kota Monaco yang cantik. Tiba-tiba lamunan
    saya buyar saat Ron Macnab, seorang geolog senior dari Kanada, datang
    mendekat. Saya sedikit grogi didatangi orang paling senior di konferensi
    itu. Senyumnya tak segera menenangkan perasaan saya, meskipun saya berusaha
    tidak terlihat grogi. "*This is the second time I attended your
    presentation, Andi. I enjoyed them very much. We will have a discussion with
    the board members at the end of this conference and I will suggest that you
    are involved in the revision of TALOS Manual. We will need your expertise in
    making animation. I believe we need more of those animations so people can
    understand technical aspects of the law of the sea better. I hope you can
    help us.*"
     
    Paris, 11 Oktober
    2009<http://madeandi.wordpress.com/2009/10/16/jalan-panjang-ke-paris/>
     
    "Hadirin sekalian, kita sambut Mas Made Andi Arsana, juara umum OKTI 2009"
    demikian MC berucap lantang diikuti oleh riuh tepuk tangan hadirin. Sayapun
    beranjak menju podium untuk menyampaikan pidato kemenangan. Aula KBRI Paris
    ketika itu dipenuhi wajah-wajah bergairah. Mereka adalah peserta Olimpiade
    Karya Tulis Inovatif (OKTI) yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Pelajar
    Indonesia Perancis. Sebelum mulai, saya sempat menebar pandangan. Saya lihat
    para delegasi itu, mereka adalah mahasiswa Indonesia yang menjadi peserta
    OKTI. Di depan mereka tertulis nama negara tempat mereka menuntut ilmu.
    Sepintas saya melihat Jerman, Swedia, Perancis, Filipina, Rusia, Korea
    Selatan, Australia dan seterusnya. Di suatu sudut, mata saya terantuk
    wajah-wajah cerah yang menantikan pidato kemenangan saya. Di depan mereka
    tertulis nama sebuah negara: BELANDA. Ingatan saya kembali melayang ke
    beberapa tahun silam. Entah berhubungan entah tidak, saya jadi yakin bahwa
    Pak Djarwadi benar "kejujuran adalah yang utama" dan bahwa *kejujuran
    bukanlah sebuah kesalahan*.
     
    http://www.facebook.com/notes/made-andi-arsana/ketika-gagal-meraih-beasiswa-sebuah-pelajaran-kejujuran/10150258795964065

     

    Muhammad Ery Wijaya <erywijaya@gmail.com> Jul 23 06:56PM +0900 ^
     
    Wah ternyata Pak Made punya mimpi seperti saya, bermimpi belajar ke Eropa,
    tapi dapatnya malah di negeri lain hehehe...
     
    Dulu saya bermimpi, bisa sekolah ke Eropa, apapun kampusnya yg penting Eropa
    hahaha...eh malah keterimanya di Jepang, negeri yang sebelumnya tidak pernah
    saya lirik untuk melanjutkan studi. Bahkan saya memperoleh beasiswa yg
    jumlah nilainya lebih besar dari pada di Eropa, dan justru malah bisa
    diterima disalah satu kampus paling bergengsi di Jepang dan juga dunia,
    Kyoto University...
     
    Sebagai seorang muslim, saya kembalikan semua ini pada kehendak Ilahi atas
    semua usaha saya dalam mencari beasiswa.
     
    > Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh
    > jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah
    > mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (Al Baqarah : 216)
     
    Pada warga KV yg kebetulan juga sedang jadi laskar pencari beasiswa, saya
    doakan semoga diberikan keberhasilan sesuai dengan yg diharapkan.
     
    Salam,
     
    Ery Wijaya
     
    Personal Blog: http://erywijaya.wordpress.com
     
    2011/7/23 tri harso sulistiyo <thsulistiyo@gmail.com>
     

     

 Topik: FW: Sari Roti
    M Rachmat <m.rachmat81@gmail.com> Jul 22 04:59PM -0700 ^
     
    saya yakin, nazarudin di Indonesia....
    kemungkinan kecil berkeliaran di luarnegeri sementara paspornya di
    cabut (kecuali pake yang aspal).
     
    "tempat yang paling berbahaya adalah tempat yang paling aman"
     
    siapa tahu, dia hilirmudik di depan mabes KPK n Polri...
     

     

    eviyan@ptpjb.com Jul 23 09:32AM ^
     
    Foto Nazaruddin lagi nyamar jadi penjual "Sari Roti", silakan dicari, ..... Kekekekkekekkkkkkeekk !
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: M Rachmat <m.rachmat81@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Fri, 22 Jul 2011 16:59:20
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] FW: Sari Roti
     
    saya yakin, nazarudin di Indonesia....
    kemungkinan kecil berkeliaran di luarnegeri sementara paspornya di
    cabut (kecuali pake yang aspal).
     
    "tempat yang paling berbahaya adalah tempat yang paling aman"
     
    siapa tahu, dia hilirmudik di depan mabes KPK n Polri...
     
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    tri harso sulistiyo <thsulistiyo@gmail.com> Jul 23 02:50PM +0700 ^
     
    unsubscribe..
    [image: unsubscribe-button-300x236.jpg]
    sebuah kunci jika kita ingin pergi dari sebuah milis. dengan alasan BB nya
    jadi lemot lah, serta dengan alasan apa lah, namun pernah kah kita berpikir,
    bahwa dengan milis kita bisa mengembangkan serta mendapatkan banyak hal.
    mutiara mutirara itu sering kali muncul dan tidak jarang pula ada peluang
    peluang yang bisa kita tangkap. yang menjadi pertanyaan kenapa juga kita
    menyia nyiakan networking alumni yang sudah mulai terbentuk ini? apakah
    karena kita sudah merasa supperior sehingga kita tidak membutuhkannya?
     
    [image: Blackberry-probs.jpg]
     
    banyak hal yang telah dimulai dari dolo nya yang hanya sebatas kata didunia
    maya, sehingga saat ini sudah ada kegiatan nyata. bahkan kagama virtual pun
    sudah eksis di PP Kagama.
    beberapa waktu yll saya sempat ditanya some one ugm juga, kenapa to harus
    virtual?" saya sangat heran, kenapa orang itu tidak paham arti kata virtual.
    namun ya sudahlah.
     
    jadi dari milis pun networking bisa dibangun serta dibentuk, apalagi GMU
    yang besar ini. nah kenapa harus unsubscribe?
     
     
    terima kasih
    ths

     

    hendarto adi <hendartoadi2@yahoo.com> Jul 23 01:11AM -0700 ^
     
     
    .....aku nggak pake BB, makanya enggak subscribe....:) lagipula kalau ada email yang "menggoda iman"jawab aja pake dengkul....he...he...he....:)
     
    sol,
     
    hendi
     
    From: tri harso sulistiyo <thsulistiyo@gmail.com>
    To: alumniugm@googlegroups.com
    Sent: Saturday, July 23, 2011 10:50 AM
    Subject: [kagama] kenapa harus unsubscribe?
     
     
    unsubscribe..
     
    sebuah kunci jika kita ingin pergi dari sebuah milis. dengan alasan BB nya jadi lemot lah, serta dengan alasan apa lah, namun pernah kah kita berpikir, bahwa dengan milis kita bisa mengembangkan serta mendapatkan banyak hal. mutiara mutirara itu sering kali muncul dan tidak jarang pula ada peluang peluang yang bisa kita tangkap. yang menjadi pertanyaan kenapa juga kita menyia nyiakan networking alumni yang sudah mulai terbentuk ini? apakah karena kita sudah merasa supperior sehingga kita tidak membutuhkannya?
     
     
     
    banyak hal yang telah dimulai dari dolo nya yang hanya sebatas kata didunia maya, sehingga saat ini sudah ada kegiatan nyata. bahkan kagama virtual pun sudah eksis di PP Kagama.
    beberapa waktu yll saya sempat ditanya some one ugm juga, kenapa to harus virtual?" saya sangat heran, kenapa orang itu tidak paham arti kata virtual. namun ya sudahlah.
     
    jadi dari milis pun networking bisa dibangun serta dibentuk, apalagi GMU yang besar ini. nah kenapa harus unsubscribe?
     
     
    terima kasih
    ths
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    andirahmah91@yahoo.com Jul 23 09:16AM ^
     
    Hihihihi...resep mujarabmu terbukti loh Mas Hendi. Thanks a bunch for it. :-)
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
     
    -----Original Message-----
    From: hendarto adi <hendartoadi2@yahoo.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Sat, 23 Jul 2011 01:11:39
    To: alumniugm@googlegroups.com<alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] kenapa harus unsubscribe?
     
     
    .....aku nggak pake BB, makanya enggak subscribe....:) lagipula kalau ada email yang "menggoda iman"jawab aja pake dengkul....he...he...he....:)
     
    sol,
     
    hendi
     
    From: tri harso sulistiyo <thsulistiyo@gmail.com>
    To: alumniugm@googlegroups.com
    Sent: Saturday, July 23, 2011 10:50 AM
    Subject: [kagama] kenapa harus unsubscribe?
     
     
    unsubscribe..
     
    sebuah kunci jika kita ingin pergi dari sebuah milis. dengan alasan BB nya jadi lemot lah, serta dengan alasan apa lah, namun pernah kah kita berpikir, bahwa dengan milis kita bisa mengembangkan serta mendapatkan banyak hal. mutiara mutirara itu sering kali muncul dan tidak jarang pula ada peluang peluang yang bisa kita tangkap. yang menjadi pertanyaan kenapa juga kita menyia nyiakan networking alumni yang sudah mulai terbentuk ini? apakah karena kita sudah merasa supperior sehingga kita tidak membutuhkannya?
     
     
     
    banyak hal yang telah dimulai dari dolo nya yang hanya sebatas kata didunia maya, sehingga saat ini sudah ada kegiatan nyata. bahkan kagama virtual pun sudah eksis di PP Kagama.
    beberapa waktu yll saya sempat ditanya some one ugm juga, kenapa to harus virtual?" saya sangat heran, kenapa orang itu tidak paham arti kata virtual. namun ya sudahlah.
     
    jadi dari milis pun networking bisa dibangun serta dibentuk, apalagi GMU yang besar ini. nah kenapa harus unsubscribe?
     
     
    terima kasih
    ths
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    chinesse_tea@yahoo.co.id Jul 23 08:31AM ^
     
    Pakde THS di  saya ini ada 12 grup sama milis kagama dan email kantor tp alhamdulillah  saya ga pernah lemot bin eror
    Dan jg sy rajin bersih2 
    Selain itu ikut milis kagama bkn hiburan jg bt saya :)
    So saya ttp setia dgn milis kagama ini
     
    Salam
    Riza Fe Djatmiko
     
    -----Original Message-----
    From: tri harso sulistiyo <thsulistiyo@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Sat, 23 Jul 2011 14:50:45
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: [kagama] kenapa harus unsubscribe?
     
    unsubscribe..
    [image: unsubscribe-button-300x236.jpg]
    sebuah kunci jika kita ingin pergi dari sebuah milis. dengan alasan BB nya
    jadi lemot lah, serta dengan alasan apa lah, namun pernah kah kita berpikir,
    bahwa dengan milis kita bisa mengembangkan serta mendapatkan banyak hal.
    mutiara mutirara itu sering kali muncul dan tidak jarang pula ada peluang
    peluang yang bisa kita tangkap. yang menjadi pertanyaan kenapa juga kita
    menyia nyiakan networking alumni yang sudah mulai terbentuk ini? apakah
    karena kita sudah merasa supperior sehingga kita tidak membutuhkannya?
     
    [image: Blackberry-probs.jpg]
     
    banyak hal yang telah dimulai dari dolo nya yang hanya sebatas kata didunia
    maya, sehingga saat ini sudah ada kegiatan nyata. bahkan kagama virtual pun
    sudah eksis di PP Kagama.
    beberapa waktu yll saya sempat ditanya some one ugm juga, kenapa to harus
    virtual?" saya sangat heran, kenapa orang itu tidak paham arti kata virtual.
    namun ya sudahlah.
     
    jadi dari milis pun networking bisa dibangun serta dibentuk, apalagi GMU
    yang besar ini. nah kenapa harus unsubscribe?
     
     
    terima kasih
    ths
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    umigita@gmail.com Jul 23 09:26AM ^
     
    Emang email menggoda iman tu email apa?email jualan produk ya?
     
    Salam,
    Umi gita
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: hendarto adi <hendartoadi2@yahoo.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Sat, 23 Jul 2011 01:11:39
    To: alumniugm@googlegroups.com<alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] kenapa harus unsubscribe?
     
     
    .....aku nggak pake BB, makanya enggak subscribe....:) lagipula kalau ada email yang "menggoda iman"jawab aja pake dengkul....he...he...he....:)
     
    sol,
     
    hendi
     
    From: tri harso sulistiyo <thsulistiyo@gmail.com>
    To: alumniugm@googlegroups.com
    Sent: Saturday, July 23, 2011 10:50 AM
    Subject: [kagama] kenapa harus unsubscribe?
     
     
    unsubscribe..
     
    sebuah kunci jika kita ingin pergi dari sebuah milis. dengan alasan BB nya jadi lemot lah, serta dengan alasan apa lah, namun pernah kah kita berpikir, bahwa dengan milis kita bisa mengembangkan serta mendapatkan banyak hal. mutiara mutirara itu sering kali muncul dan tidak jarang pula ada peluang peluang yang bisa kita tangkap. yang menjadi pertanyaan kenapa juga kita menyia nyiakan networking alumni yang sudah mulai terbentuk ini? apakah karena kita sudah merasa supperior sehingga kita tidak membutuhkannya?
     
     
     
    banyak hal yang telah dimulai dari dolo nya yang hanya sebatas kata didunia maya, sehingga saat ini sudah ada kegiatan nyata. bahkan kagama virtual pun sudah eksis di PP Kagama.
    beberapa waktu yll saya sempat ditanya some one ugm juga, kenapa to harus virtual?" saya sangat heran, kenapa orang itu tidak paham arti kata virtual. namun ya sudahlah.
     
    jadi dari milis pun networking bisa dibangun serta dibentuk, apalagi GMU yang besar ini. nah kenapa harus unsubscribe?
     
     
    terima kasih
    ths
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    hendarto adi <hendartoadi2@yahoo.com> Jul 23 02:14AM -0700 ^
     
     
    .....bukan, email dari cah ayu.....he...he...he....:)
     
    From: "umigita@gmail.com" <umigita@gmail.com>
    To: alumniugm@googlegroups.com
    Sent: Saturday, July 23, 2011 12:26 PM
    Subject: Re: [kagama] kenapa harus unsubscribe?
     
     
    Emang email menggoda iman tu email apa?email jualan produk ya?
     
    Salam,
    Umi gita
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
    From: hendarto adi <hendartoadi2@yahoo.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Sat, 23 Jul 2011 01:11:39 -0700 (PDT)
    To: alumniugm@googlegroups.com<alumniugm@googlegroups.com>
    ReplyTo: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] kenapa harus unsubscribe?
     
     
    .....aku nggak pake BB, makanya enggak subscribe....:) lagipula kalau ada email yang "menggoda iman"jawab aja pake dengkul....he...he...he....:)
     
    sol,
     
    hendi
     
    From: tri harso sulistiyo <thsulistiyo@gmail.com>
    To: alumniugm@googlegroups.com
    Sent: Saturday, July 23, 2011 10:50 AM
    Subject: [kagama] kenapa harus unsubscribe?
     
     
    unsubscribe..
     
    sebuah kunci jika kita ingin pergi dari sebuah milis. dengan alasan BB nya jadi lemot lah, serta dengan alasan apa lah, namun pernah kah kita berpikir, bahwa dengan milis kita bisa mengembangkan serta mendapatkan banyak hal. mutiara mutirara itu sering kali muncul dan tidak jarang pula ada peluang peluang yang bisa kita tangkap. yang menjadi pertanyaan kenapa juga kita menyia nyiakan networking alumni yang sudah mulai terbentuk ini? apakah karena kita sudah merasa supperior sehingga kita tidak membutuhkannya?
     
     
     
    banyak hal yang telah dimulai dari dolo nya yang hanya sebatas kata didunia maya, sehingga saat ini sudah ada kegiatan nyata. bahkan kagama virtual pun sudah eksis di PP Kagama.
    beberapa waktu yll saya sempat ditanya some one ugm juga, kenapa to harus virtual?" saya sangat heran, kenapa orang itu tidak paham arti kata virtual. namun ya sudahlah.
     
    jadi dari milis pun networking bisa dibangun serta dibentuk, apalagi GMU yang besar ini. nah kenapa harus unsubscribe?
     
     
    terima kasih
    ths
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    Irvan Kristanto <irvankristanto@gmail.com> Jul 23 08:16AM +0700 ^
     
    Umi Gita...
    Wah lain kali saya harus antar sampai masuk rumah ya... biar nggak
    digrounded sama Bapak...
    Sekarang saatnya mulai bergerak untuk proyek2 KV (KP menurut Kang Hasan)
    @Dab Komo... kuwi Kang Hasan arep mlebu milis
    @Mbak Andi Rahmah.. project penganten KV.. harus segera terwujud... Tadi
    malam di perjalanan pulang, Umi Gita sempat menunjukkan SMAnya Mas Yassir..
    sepertinya bisa jadi kandidat utama...
    @Persiapan Syawalan KV.. ayo tentuin tanggalnya
     
    irvan
     
    2011/7/23 <umigita@gmail.com>
     

     

    sita suryawati <sithasuryawati@yahoo.co.id> Jul 23 01:01PM +0800 ^
     
    Salut &  hebaaat buat mbak2 dan mas2....alamatnya "Bakmi Toko Tiga" dimana ya....kalau yg di Citos masih ada?
     
    --- Pada Sab, 23/7/11, tri harso sulistiyo <thsulistiyo@gmail.com> menulis:
     
    Dari: tri harso sulistiyo <thsulistiyo@gmail.com>
    Judul: [kagama] Dari Citos hingga Bakmi toko tiga
    Kepada: alumniugm@googlegroups.com
    Tanggal: Sabtu, 23 Juli, 2011, 12:16 AM
     
    pada awalnya, hanya berempat saja, namun sekarang jaringan yang akan mulai kita rapatkan ini sudah mulai menunjukan sebuah keeksistensian dari suatu komunitas alumni, alumni yang jumlahnya sangat luar biasa besar namun pada saat ini masih tercerai berai.
     
     
     
     
    mungkin banyak juga kita akan selalu berpikir, kenapa setiap kagama ada kegiatan, namun hanyalah kegiatan kangen kangenan, makan makan, tanpa ada sebuah wadah untuk alumni mengembangkan potensinya lebih lanjut, mungkin bisa lah untuk dimulai menuju kearah sana. banyak alumni kita yang akan support, salah satunya mas Silih, dan ada alumni lain yang akan turut untuk mengembangkan potensi alumni (sebuah pintu sudah terbuka, tinggal mengambil langkah kecil untuk masuk).
     
     
    jaringan ini pun mulai terbentuk, networking pun sudah mulai berjalan dan ini pun memerlukan suatu energi yang besar untuk merealisasikannya. saya sendiri berpikir bahwa ini akan bisa berjalan dengan baik, setidaknya langkah kecil ini sudah nampak bagi kita (kagama virtual). salut untuk mas Irvan yang menempuh 2.5 perjalanan, Kang Hasan dari Kerawang meninggalkan bos nya dari jepun, dan semua nya saja.
     
     
     
    dari yang datang malam ini kita, khususnya saya sendiri bisa mengambil banyak hal mas Irvan, kang Arief, kang Hasan, mas Jimmy, Pakdhe Apri dan lainnya, ya mereka akan dengan senang hati membagi ilmu mereka. banyak ide sebenarnya yang bisa dibahas untuk diwujudkan kedalam sebuah rencana dan sebuah tindakan nyata. tentu saja dengan kombinasi sinergi antara alumni dari semua posisi untuk mewujudkan semua itu.
     
    maukah dan mampukah kita mewujudkan itu semua?
     
     
    "mas Irvan"
     
     
     
    "kang Hasan"
     
     
    "kang Arief"
     
     
     
    "mas Rizal"
     
     
    "together"
     
     
     
     
    -ths-
     
     
     
     
     
    --
     
    +++
     
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
     
    Transfer ke:
     
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
     
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
     
    +++

     

    andirahmah91@yahoo.com Jul 23 06:11AM ^
     
    Kayaknya salah persepsi mbak Sita. KV blm punya apa2. Citos sampai bakmi tiga itu adalah tempat kopdar diselenggarakan
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
     
    -----Original Message-----
    From: sita suryawati <sithasuryawati@yahoo.co.id>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Sat, 23 Jul 2011 13:01:40
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Bls: [kagama] Dari Citos hingga Bakmi toko tiga
     
    Salut &  hebaaat buat mbak2 dan mas2....alamatnya "Bakmi Toko Tiga" dimana ya....kalau yg di Citos masih ada?
     
    --- Pada Sab, 23/7/11, tri harso sulistiyo <thsulistiyo@gmail.com> menulis:
     
    Dari: tri harso sulistiyo <thsulistiyo@gmail.com>
    Judul: [kagama] Dari Citos hingga Bakmi toko tiga
    Kepada: alumniugm@googlegroups.com
    Tanggal: Sabtu, 23 Juli, 2011, 12:16 AM
     
    pada awalnya, hanya berempat saja, namun sekarang jaringan yang akan mulai kita rapatkan ini sudah mulai menunjukan sebuah keeksistensian dari suatu komunitas alumni, alumni yang jumlahnya sangat luar biasa besar namun pada saat ini masih tercerai berai.
     
     
     
     
    mungkin banyak juga kita akan selalu berpikir, kenapa setiap kagama ada kegiatan, namun hanyalah kegiatan kangen kangenan, makan makan, tanpa ada sebuah wadah untuk alumni mengembangkan potensinya lebih lanjut, mungkin bisa lah untuk dimulai menuju kearah sana. banyak alumni kita yang akan support, salah satunya mas Silih, dan ada alumni lain yang akan turut untuk mengembangkan potensi alumni (sebuah pintu sudah terbuka, tinggal mengambil langkah kecil untuk masuk).
     
     
    jaringan ini pun mulai terbentuk, networking pun sudah mulai berjalan dan ini pun memerlukan suatu energi yang besar untuk merealisasikannya. saya sendiri berpikir bahwa ini akan bisa berjalan dengan baik, setidaknya langkah kecil ini sudah nampak bagi kita (kagama virtual). salut untuk mas Irvan yang menempuh 2.5 perjalanan, Kang Hasan dari Kerawang meninggalkan bos nya dari jepun, dan semua nya saja.
     
     
     
    dari yang datang malam ini kita, khususnya saya sendiri bisa mengambil banyak hal mas Irvan, kang Arief, kang Hasan, mas Jimmy, Pakdhe Apri dan lainnya, ya mereka akan dengan senang hati membagi ilmu mereka. banyak ide sebenarnya yang bisa dibahas untuk diwujudkan kedalam sebuah rencana dan sebuah tindakan nyata. tentu saja dengan kombinasi sinergi antara alumni dari semua posisi untuk mewujudkan semua itu.
     
    maukah dan mampukah kita mewujudkan itu semua?
     
     
    "mas Irvan"
     
     
     
    "kang Hasan"
     
     
    "kang Arief"
     
     
     
    "mas Rizal"
     
     
    "together"
     
     
     
     
    -ths-
     
     
     
     
     
    --
     
    +++
     
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
     
    Transfer ke:
     
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
     
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
     
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    sita suryawati <sithasuryawati@yahoo.co.id> Jul 23 02:01PM +0800 ^
     
    Oooo gitu....terima kasih mbak Andi Rahma......tapi kalau KV bareng2 bikin seperti Bakmi Toko Tiga..asyik juga ya....hehehe
     
    --- Pada Sab, 23/7/11, andirahmah91@yahoo.com <andirahmah91@yahoo.com> menulis:
     
    Dari: andirahmah91@yahoo.com <andirahmah91@yahoo.com>
    Judul: Re: Bls: [kagama] Dari Citos hingga Bakmi toko tiga
    Kepada: alumniugm@googlegroups.com
    Tanggal: Sabtu, 23 Juli, 2011, 1:11 PM
     

    Kayaknya salah persepsi mbak Sita. KV blm punya apa2. Citos sampai bakmi tiga itu adalah tempat kopdar diselenggarakanSent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!From: sita suryawati <sithasuryawati@yahoo.co.id>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Sat, 23 Jul 2011 13:01:40 +0800 (SGT)To: <alumniugm@googlegroups.com>ReplyTo: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Bls: [kagama] Dari Citos hingga Bakmi toko tiga
    Salut &  hebaaat buat mbak2 dan mas2....alamatnya "Bakmi Toko Tiga" dimana ya....kalau yg di Citos masih ada?
     
    --- Pada Sab, 23/7/11, tri harso sulistiyo <thsulistiyo@gmail.com> menulis:
     
    Dari: tri harso sulistiyo <thsulistiyo@gmail.com>
    Judul: [kagama] Dari Citos hingga Bakmi toko tiga
    Kepada: alumniugm@googlegroups.com
    Tanggal: Sabtu, 23 Juli, 2011, 12:16 AM
     
    pada awalnya, hanya berempat saja, namun sekarang jaringan yang akan mulai kita rapatkan ini sudah mulai menunjukan sebuah keeksistensian dari suatu komunitas alumni, alumni yang jumlahnya sangat luar biasa besar namun pada saat ini masih tercerai berai.
     
     
     
     
    mungkin banyak juga kita akan selalu berpikir, kenapa setiap kagama ada kegiatan, namun hanyalah kegiatan kangen kangenan, makan makan, tanpa ada sebuah wadah untuk alumni mengembangkan potensinya lebih lanjut, mungkin bisa lah untuk dimulai menuju kearah sana. banyak alumni kita yang akan support, salah satunya mas Silih, dan ada alumni lain yang akan turut untuk mengembangkan potensi alumni (sebuah pintu sudah terbuka, tinggal mengambil langkah kecil untuk masuk).
     
     
    jaringan ini pun mulai terbentuk, networking pun sudah mulai berjalan dan ini pun memerlukan suatu energi yang besar untuk merealisasikannya. saya sendiri berpikir bahwa ini akan bisa berjalan dengan baik, setidaknya langkah kecil ini sudah nampak bagi kita (kagama virtual). salut untuk mas Irvan yang menempuh 2.5 perjalanan, Kang Hasan dari Kerawang meninggalkan bos nya dari jepun, dan semua nya saja.
     
     
     
    dari yang datang malam ini kita, khususnya saya sendiri bisa mengambil banyak hal mas Irvan, kang Arief, kang Hasan, mas Jimmy, Pakdhe Apri dan lainnya, ya mereka akan dengan senang hati membagi ilmu mereka. banyak ide sebenarnya yang bisa dibahas untuk diwujudkan kedalam sebuah rencana dan sebuah tindakan nyata. tentu saja dengan kombinasi sinergi antara alumni dari semua posisi untuk mewujudkan semua itu.
     
    maukah dan mampukah kita mewujudkan itu semua?
     
     
    "mas Irvan"
     
     
     
    "kang Hasan"
     
     
    "kang Arief"
     
     
     
    "mas Rizal"
     
     
    "together"
     
     
     
     
    -ths-
     
     
     
     
     
    --
     
    +++
     
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
     
    Transfer ke:
     
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
     
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
     
    +++
     
     
     
     
     
    --
     
    +++
     
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
     
    Transfer ke:
     
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
     
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
     
    +++
     
     
     
     
    --
     
    +++
     
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
     
    Transfer ke:
     
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
     
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
     
    +++

     

    umigita@gmail.com Jul 23 08:17AM ^
     
    Mas irvan yang baik,saya sudah sangat berterima kasih sekali karna sudah diantar sampai rumah.mungkin semalam itu hanya soal komunikasi dengan bapak saja,hehehe
    Iya ayuk tentukan tanggal syawalan,saya usul sabtu,17september 2011.
    Tempat...setuju untuk main ke bogor,nyobain teh mas bambang...
    Trus usul,stiap peserta kalo bisa bawa makanan khas daerah masing2 hasil dari mudiknya...secukupnya saja
     
    Salam,
    Umi gita
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: Irvan Kristanto <irvankristanto@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Sat, 23 Jul 2011 08:16:30
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Dari Citos hingga Bakmi toko tiga
     
    Umi Gita...
    Wah lain kali saya harus antar sampai masuk rumah ya... biar nggak
    digrounded sama Bapak...
    Sekarang saatnya mulai bergerak untuk proyek2 KV (KP menurut Kang Hasan)
    @Dab Komo... kuwi Kang Hasan arep mlebu milis
    @Mbak Andi Rahmah.. project penganten KV.. harus segera terwujud... Tadi
    malam di perjalanan pulang, Umi Gita sempat menunjukkan SMAnya Mas Yassir..
    sepertinya bisa jadi kandidat utama...
    @Persiapan Syawalan KV.. ayo tentuin tanggalnya
     
    irvan
     
    2011/7/23 <umigita@gmail.com>
     
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    chinesse_tea@yahoo.co.id Jul 23 08:29AM ^
     
    Setuju ama umi kl ad syawalan kagama d bogor :)
     
    Riza Fe Djatmiko
     
    -----Original Message-----
    From: umigita@gmail.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Sat, 23 Jul 2011 08:17:08
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Dari Citos hingga Bakmi toko tiga
     
    Mas irvan yang baik,saya sudah sangat berterima kasih sekali karna sudah diantar sampai rumah.mungkin semalam itu hanya soal komunikasi dengan bapak saja,hehehe
    Iya ayuk tentukan tanggal syawalan,saya usul sabtu,17september 2011.
    Tempat...setuju untuk main ke bogor,nyobain teh mas bambang...
    Trus usul,stiap peserta kalo bisa bawa makanan khas daerah masing2 hasil dari mudiknya...secukupnya saja
     
    Salam,
    Umi gita
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: Irvan Kristanto <irvankristanto@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Sat, 23 Jul 2011 08:16:30
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Dari Citos hingga Bakmi toko tiga
     
    Umi Gita...
    Wah lain kali saya harus antar sampai masuk rumah ya... biar nggak
    digrounded sama Bapak...
    Sekarang saatnya mulai bergerak untuk proyek2 KV (KP menurut Kang Hasan)
    @Dab Komo... kuwi Kang Hasan arep mlebu milis
    @Mbak Andi Rahmah.. project penganten KV.. harus segera terwujud... Tadi
    malam di perjalanan pulang, Umi Gita sempat menunjukkan SMAnya Mas Yassir..
    sepertinya bisa jadi kandidat utama...
    @Persiapan Syawalan KV.. ayo tentuin tanggalnya
     
    irvan
     
    2011/7/23 <umigita@gmail.com>
     
    > 2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL ,
    > 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    > +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    rsulastama@gmail.com Jul 23 03:52AM ^
     
    Kota Layak Anak untuk Tiga Daerah
     Tiga kota dan kabupaten, yakni Pontianak, Surakarta, dan Bandung, menerima penghargaan dari pemerintah pusat sebagai kota layak anak. Penghargaan diserahkan pada puncak peringatan Hari Anak Nasional di Ancol, Jakarta, Sabtu (23/7/2011).
     
    Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar, didampingi Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, menyerahkan penghargaan itu dihadapan sekitar 2.500 undangan acara yang dihadiri Wakil Presiden Boediono tersebut.
     
    Kota Pontianak meraih penghargaan sebagai kota layak anak kategori pratama. Sementara Kota Surakarta meraih penghargaan untuk kategori Madya dan Kabupaten Badung untuk kategori nindya.
     
    Hak anak sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak antara lain mencakup pelayanan pendidikan dan pengajaran bermutu, pelayanan kesehatan dan jaminan sosial sesuai kebutuhan fisik mental spiritual dan sosial, serta kebebasan menyatakan dan didengar pendapatnya
     
    http://m.kompas.com/news/read/2011/07/23/10312190/kota-layak-anak-untuk-tiga-daerah
    Powered by salakpondohmania®

     

    ysanst@kagamavirtual.com Jul 23 08:37AM ^
     
    Kota Layak Anak untuk Tiga Daerah
     Tiga kota dan kabupaten, yakni Pontianak, Surakarta, dan Bandung, menerima penghargaan dari pemerintah pusat sebagai kota layak anak.
    --------------------
    Anak-anak begitu reaktif saat menghadapi sesuatu,misalkan minta permen ngk dibelikan,nangis. Makanan diambil sodaranya ngambek,berantem.
     
    Dapat sms nyasar,lgsg konfrensi pers,nah lho..he2
     
    Yassir
    Iwak-02
    Powered by Telkomsel BlackBerry®

     

    rsulastama@gmail.com Jul 23 03:49AM ^
     
    Empat Lezat di Cikini Raya
     
    Windoro Adi dan Madina Nusrat
     
    Berwisata di Jakarta tak hanya untuk belanja, tetapi juga menikmati sajian kulinernya, mulai dari sajian kopi hingga masakan Asia dan Nusantara. Beberapa rumah makan di antaranya ada yang mengelompok di satu kawasan, seperti dijumpai di kawasan Cikini dan Kelapa Gading.
     
    Buat mereka yang baru "mengenal" Jalan Cikini Raya, empat tempat lezat bakal jadi destinasi wisata kuliner. Keempat tempat itu adalah Kafe Bakoel Koffie, Vietnamese Food Vietopia, Rumah Makan Ikan Bakar Nyonya Filly di Taman Ismail Marzuki, dan Warung Makan Sari Mulia Asli di Bioskop Megaria.
     
    Sesuai dengan namanya, Bakoel Koffie mengandalkan sajian bermacam kopi. "Menu favorit pengunjung di sini adalah kopi tubruk ala bakoel," kata barista (peracik kopi) Ardi Faturohman. Racikannya gabungan kopi arabica dan robusta. Rasa asamnya kuat, tetapi harum aromanya.
     
    Bakoel Koffie berawal dari Jalan Hayam Wuruk tahun 1870-an saat Tek Sun Ho membuka warung nasi di sana. Suatu hari, seorang perempuan penjaja makanan dengan bakul menawari dia biji kopi yang kala itu hanya dikenal orang-orang Belanda. Tek Sun Ho pun mengolah biji kopi itu menjadi minuman panas. Selanjutnya, warung nasi Tek Sun Ho lebih dikenal sebagai kedai kopi yang hingga kini dikelola generasi keempatnya, Syenny Chatrin Widjaja.
     
    Melangkah keluar dari kedai ini, kita bisa mengunjungi Vietnamese Food Vietopia untuk mencicipi masakan dengan sensasi Asia. Menu andalan restoran ini adalah pho bo (sop mi beras berdaging sapi), banh xeo (dadar isi daging ayam, udang, dan sayuran), goi cuon (dadar isi cah udang dan sayuran dengan ukuran lebih kecil), dan minuman lemon hot grasstea. Di Vietnam, pho bo dijajakan di mana-mana, seperti halnya bakso, atau bubur ayam di Indonesia.
     
    Asisten manajer operasi restoran ini, Irat Sayuti, menjelaskan, restoran ini didirikan lima dara mantan siswi SMA Tarakanita, Jakarta. Kelimanya terinspirasi mendirikan restoran itu karena terpikat makan Vietnam saat berkunjung ke Hanoi.
     
    Jika ingin mencicipi masakan di restoran ini, sebaiknya hindari jam makan siang dan sore sebab restoran yang menyediakan 60 kursi itu sudah dipenuhi pengunjung. Tak sedikit yang harus antre.
     
    Sementara Rumah Makan Ikan Bakar Nyonya Filly dan Warung Makan Sari Mulia Asli menyajikan masakan selera Nusantara. Nyonya Filly populer dengan ikan bakar rica-rica dan sop kepala ikan bumbu Manado.
     
    Uniknya, ikan bakarnya tak gosong. Menurut pengelola rumah makan itu, Susi Irawati, ikan tidak gosong karena dibakar dengan jarak tertentu, dioles bumbu rica-rica.
     
    Lebih mantap lagi, ikan bakar itu dinikmati dengan nasi hangat dan sop kepala ikan. Hati-hati duri halus ikan mas. Jika tak sabar, bisa memilih ikan gurami untuk dibakar.
     
    Jangan lupa, cocol potongan ikan ke sambal dabu-dabu yang memiliki rasa pedas, gurih, sekaligus kecut segar.
     
    Seporsi ikan mas bakar rica-rica Rp 50.000, gurami bakar atau goreng seharga Rp 65.000, cah kangkung Rp 28.000, dan es jeruk Rp 18.000.
     
    Lain padang, lain ilalang. Di Warung Makan Sari Mulia Asli, kita dapat menemukan sajian khas Solo, berupa ayam bakar. Tak seperti masakan khas Manado yang sarat racikan bumbu rempah dengan dominasi rasa pedas, ayam bakar khas Solo ini dimasak dengan racikan bumbu dengan cita rasa manis.
     
    Di rumah makan ini, kita juga bisa menikmati es teler hasil racikan pemilik rumah makan, Tukiman Darmowiyono. Dia tak lain adalah penemu es teler pertama di Indonesia.
     
    Kawasan Kelapa Gading
     
    Di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, deretan rumah makan khas tradisional di Nusantara dapat ditemui dengan mudah di Jalan Bulevar Raya. Salah satunya yang cukup terkenal Sop Konro Karebosi. Porsi sop konro yang disajikan di rumah makan ini cukup besar, berupa dua bilah iga berukuran lebih dari separuh lengan orang dewasa.
     
    "Rasanya sedap, sampai sulit menceritakan di mana sedapnya," kata salah satu pengunjung, Saiful (30).
     
    Sop Konro Karebosi ini pertama kali didirikan di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, tahun 1965. Pemiliknya, Hanafi (78), kemudian membuka cabang di kawasan Kelapa Gading sekitar 18 tahun lalu.
     
    Tak perlu melangkah lebih jauh, kita dapat mencicipi penganan dan kudapan khas Manado di Rumah Makan Ikan Tude. Sedikit berbeda dengan Rumah Makan Ikan Bakar Nyonya Filly di Cikini, rumah makan ini menyajikan ikan tude sebagai menu utama.
     
      Ikan tude tak lain adalah sejenis ikan kembung. Paling mantap ikan ini dinikmati jika dibakar dan dipepes. Satu porsinya bisa dinikmati sendiri atau bersama anggota keluarga.
     
    Lebih mantap, jika sajian ini dinikmati bersama keluarga dan teman-teman. Untuk dinikmati bersama, ikan tude ini lebih nikmat disantap dengan cakalang rabe serta tumis kangkung bunga pepaya. Sebagai penawar rasa pedas dari masakan ini, bisa mencicipi es kacang merah yang dibuat dari paduan santan, susu, dan kacang merah yang dimasak dengan gula aren.
     
    Jika ingin sekadar duduk santai dan ngobrol, rumah makan ini menyediakan kopi. Sebagai pelengkapnya, kita bisa menikmati kudapan khas Manado, seperti klapertart dan palapis yang memiliki rasa manis nan legit.
     
     
    http://m.kompas.com/cetak/cread/2011/07/23/03305672/empat-lezat-di-cikini-raya
    Powered by salakpondohmania®

     

    "catur fery" <erymaniz@yahoo.com> Jul 23 04:39AM ^
     
    Wah... ♏ªªªªn†ªªªªª !!!... Kali rekomendasi wiskulnya.. Patut dicoba weekend ini.. :)
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: rsulastama@gmail.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Sat, 23 Jul 2011 03:49:19
    To: <alumniugm@googlegroups.com>; <kuliner-net@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: [kagama] (Kuliner): Empat Lezat di Cikini Raya
     
    Empat Lezat di Cikini Raya
     
    Windoro Adi dan Madina Nusrat
     
    Berwisata di Jakarta tak hanya untuk belanja, tetapi juga menikmati sajian kulinernya, mulai dari sajian kopi hingga masakan Asia dan Nusantara. Beberapa rumah makan di antaranya ada yang mengelompok di satu kawasan, seperti dijumpai di kawasan Cikini dan Kelapa Gading.
     
    Buat mereka yang baru "mengenal" Jalan Cikini Raya, empat tempat lezat bakal jadi destinasi wisata kuliner. Keempat tempat itu adalah Kafe Bakoel Koffie, Vietnamese Food Vietopia, Rumah Makan Ikan Bakar Nyonya Filly di Taman Ismail Marzuki, dan Warung Makan Sari Mulia Asli di Bioskop Megaria.
     
    Sesuai dengan namanya, Bakoel Koffie mengandalkan sajian bermacam kopi. "Menu favorit pengunjung di sini adalah kopi tubruk ala bakoel," kata barista (peracik kopi) Ardi Faturohman. Racikannya gabungan kopi arabica dan robusta. Rasa asamnya kuat, tetapi harum aromanya.
     
    Bakoel Koffie berawal dari Jalan Hayam Wuruk tahun 1870-an saat Tek Sun Ho membuka warung nasi di sana. Suatu hari, seorang perempuan penjaja makanan dengan bakul menawari dia biji kopi yang kala itu hanya dikenal orang-orang Belanda. Tek Sun Ho pun mengolah biji kopi itu menjadi minuman panas. Selanjutnya, warung nasi Tek Sun Ho lebih dikenal sebagai kedai kopi yang hingga kini dikelola generasi keempatnya, Syenny Chatrin Widjaja.
     
    Melangkah keluar dari kedai ini, kita bisa mengunjungi Vietnamese Food Vietopia untuk mencicipi masakan dengan sensasi Asia. Menu andalan restoran ini adalah pho bo (sop mi beras berdaging sapi), banh xeo (dadar isi daging ayam, udang, dan sayuran), goi cuon (dadar isi cah udang dan sayuran dengan ukuran lebih kecil), dan minuman lemon hot grasstea. Di Vietnam, pho bo dijajakan di mana-mana, seperti halnya bakso, atau bubur ayam di Indonesia.
     
    Asisten manajer operasi restoran ini, Irat Sayuti, menjelaskan, restoran ini didirikan lima dara mantan siswi SMA Tarakanita, Jakarta. Kelimanya terinspirasi mendirikan restoran itu karena terpikat makan Vietnam saat berkunjung ke Hanoi.
     
    Jika ingin mencicipi masakan di restoran ini, sebaiknya hindari jam makan siang dan sore sebab restoran yang menyediakan 60 kursi itu sudah dipenuhi pengunjung. Tak sedikit yang harus antre.
     
    Sementara Rumah Makan Ikan Bakar Nyonya Filly dan Warung Makan Sari Mulia Asli menyajikan masakan selera Nusantara. Nyonya Filly populer dengan ikan bakar rica-rica dan sop kepala ikan bumbu Manado.
     
    Uniknya, ikan bakarnya tak gosong. Menurut pengelola rumah makan itu, Susi Irawati, ikan tidak gosong karena dibakar dengan jarak tertentu, dioles bumbu rica-rica.
     
    Lebih mantap lagi, ikan bakar itu dinikmati dengan nasi hangat dan sop kepala ikan. Hati-hati duri halus ikan mas. Jika tak sabar, bisa memilih ikan gurami untuk dibakar.
     
    Jangan lupa, cocol potongan ikan ke sambal dabu-dabu yang memiliki rasa pedas, gurih, sekaligus kecut segar.
     
    Seporsi ikan mas bakar rica-rica Rp 50.000, gurami bakar atau goreng seharga Rp 65.000, cah kangkung Rp 28.000, dan es jeruk Rp 18.000.
     
    Lain padang, lain ilalang. Di Warung Makan Sari Mulia Asli, kita dapat menemukan sajian khas Solo, berupa ayam bakar. Tak seperti masakan khas Manado yang sarat racikan bumbu rempah dengan dominasi rasa pedas, ayam bakar khas Solo ini dimasak dengan racikan bumbu dengan cita rasa manis.
     
    Di rumah makan ini, kita juga bisa menikmati es teler hasil racikan pemilik rumah makan, Tukiman Darmowiyono. Dia tak lain adalah penemu es teler pertama di Indonesia.
     
    Kawasan Kelapa Gading
     
    Di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, deretan rumah makan khas tradisional di Nusantara dapat ditemui dengan mudah di Jalan Bulevar Raya. Salah satunya yang cukup terkenal Sop Konro Karebosi. Porsi sop konro yang disajikan di rumah makan ini cukup besar, berupa dua bilah iga berukuran lebih dari separuh lengan orang dewasa.
     
    "Rasanya sedap, sampai sulit menceritakan di mana sedapnya," kata salah satu pengunjung, Saiful (30).
     
    Sop Konro Karebosi ini pertama kali didirikan di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, tahun 1965. Pemiliknya, Hanafi (78), kemudian membuka cabang di kawasan Kelapa Gading sekitar 18 tahun lalu.
     
    Tak perlu melangkah lebih jauh, kita dapat mencicipi penganan dan kudapan khas Manado di Rumah Makan Ikan Tude. Sedikit berbeda dengan Rumah Makan Ikan Bakar Nyonya Filly di Cikini, rumah makan ini menyajikan ikan tude sebagai menu utama.
     
      Ikan tude tak lain adalah sejenis ikan kembung. Paling mantap ikan ini dinikmati jika dibakar dan dipepes. Satu porsinya bisa dinikmati sendiri atau bersama anggota keluarga.
     
    Lebih mantap, jika sajian ini dinikmati bersama keluarga dan teman-teman. Untuk dinikmati bersama, ikan tude ini lebih nikmat disantap dengan cakalang rabe serta tumis kangkung bunga pepaya. Sebagai penawar rasa pedas dari masakan ini, bisa mencicipi es kacang merah yang dibuat dari paduan santan, susu, dan kacang merah yang dimasak dengan gula aren.
     
    Jika ingin sekadar duduk santai dan ngobrol, rumah makan ini menyediakan kopi. Sebagai pelengkapnya, kita bisa menikmati kudapan khas Manado, seperti klapertart dan palapis yang memiliki rasa manis nan legit.
     
     
    http://m.kompas.com/cetak/cread/2011/07/23/03305672/empat-lezat-di-cikini-raya
    Powered by salakpondohmania®
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    rsulastama@gmail.com Jul 23 03:43AM ^
     
    Dilema Sekolah Swasta
    FX Triyas Hadi Prihantoro
     
    Berita ditutupnya sekolah swasta kini sering muncul pada akhir dan menjelang tahun ajaran baru. Tiada yang peduli terhadap nasib sekolah swasta yang makin tergusur dari persaingan dunia pendidikan.
     
    Tahun ajaran baru 2011/2012, sejumlah sekolah swasta di beberapa kota masih kekurangan murid. Untuk memenuhi daya tampung, pihak sekolah pun berencana memperpanjang masa penerimaan (Kompas, 5/7/11).
     
    Gugatan nasib sekolah swasta di tengah upaya pengebirian peran sekolah swasta oleh pemerintah—dengan berbagai kebijakan dan gelontoran dana kepada sekolah negeri—memang menjadi ironi. Padahal, ketika negara belum mampu menyelenggarakan pendidikan bagi rakyatnya, banyak sekolah yang dirintis dan dikelola oleh kalangan ulama (pesantren), nasionalis (Taman Siswa/bumiputra), dan misionaris (zending), terutama di pedalaman dan daerah tertinggal.
     
    Makin minimnya minat warga negara mengenyam pendidikan di sekolah swasta berdampak pada sekaratnya sekolah swasta. Kalaupun ada sekolah swasta yang mampu "bernapas", hidupnya seakan digerogoti penyakit kronis. Kurangnya perhatian pemerintah membuat sekolah swasta sering menombok. Ini karena siswanya kebanyakan dari keluarga miskin atau telantar sehingga tidak mampu membayar biaya pendidikan.
     
    Jadi, pamor sekolah swasta pun makin meredup, apalagi sekolah negeri terus difasilitasi untuk membenahi gedung menjadi supermegah dan guru-gurunya mendapat berbagai tunjangan.
     
    Swasta ditinggalkan
     
    Perubahan pilihan ini secara kasatmata dapat dilihat saat penerimaan siswa baru (PSB). Seperti di Kota Solo, dari sistem PSB, dapat dilihat bagaimana sekolah swasta menjadi pilihan terakhir.
     
    Seperti diketahui, jumlah kuota sisa atau kuota yang belum terpenuhi pada jenjang SMP dan SMA di Solo yang mengikuti sistem PSB online mencapai 4.040 siswa. Jumlah tersebut mencakup 2.225 kursi SMP dan 1.815 kursi SMA. Tampak bahwa daya tampung yang belum terpenuhi kebanyakan di sekolah swasta. Bahkan, enam sekolah tidak mendapat pendaftar online.
     
    Tidak mengherankan apabila sekolah swasta selalu mendapatkan sisa-sisa siswa yang bermasalah, baik secara akademik (nilai rendah) maupun kemampuan finansial lemah (miskin).
     
    Sistem PSB online yang diberlakukan memang sangat dilematis bagi sekolah swasta karena sekolah swasta harus menunggu hasil buangan seleksi dari sekolah negeri yang sudah terpenuhi kuotanya. Itu pun paling hanya tersisa beberapa siswa. Saat sekolah swasta diperbolehkan melakukan seleksi secara offline, hanya sedikit sekolah yang mampu memenuhi kuota, itu pun kebanyakan tidak mampu. Tidak heran jika akhirnya beberapa sekolah swasta gulung tikar.
     
    Dilema lain yang terjadi di Solo adalah terkait dengan jumlah siswa baru dalam rombongan belajar per kelas. Untuk setara TK maksimum 25 siswa, setara SD maksimum 32 siswa, setara SMP maksimum 32 siswa, SMA maksimum 32 siswa, serta SMK program TI maksimum 36 siswa dan SMK program non-TI maksimum 40 siswa.
     
    Namun, dalam PSB online, ada ketidakmampuan untuk menentukan jumlah kelas yang dipersiapkan. Karena saat siswa diterima di sekolah (negeri/swasta) secara online, pada prinsipnya dia harus diterima. Bagaimana jika kelebihan?
     
    Dalam hal ini muncul pertanyaan, mungkinkah sekolah swasta yang mampu memenuhi kuota (bahkan lebih) menyubsidikan siswanya ke sekolah swasta lain? Begitu juga, apakah sekolah negeri (SMP/SMA) di setiap tahun ajaran baru juga mematuhi aturan yang telah ditetapkan? Apabila sekolah negeri selalu memperbesar daya tampung dan menambah kelas, sekolah swasta "kecil" yang jadi korban.
     
    Ketegasan dan kepedulian pemerintah menjadi penting demi tetap menjaga keselarasan pendidikan sekolah negeri dan sekolah swasta yang kebanyakan lahir dari visi dan misi mencerdaskan anak bangsa tanpa memandang suku, ras, golongan, dan agama.
     
    Oleh karena itu, semestinya pemerintah kian peka akan nasib siswa, guru, dan sekolah swasta. Pemerintah juga harus malu apabila mengetahui ada pengelola yayasan sekolah swasta terpaksa "mengemis" donatur, sponsor, dan alumni agar tetap jalan. Pemerintah juga harus berduka saat sekolah swasta terpaksa ditutup karena kehilangan potensi untuk mencerdaskan bangsa.
     
    Dalam Pasal 55 Ayat 5 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan, "Lembaga pendidikan berbasis masyarakat dapat memperoleh bantuan teknis, subsidi dana, dan sumber daya lain secara adil dan merata dari pemerintah dan/atau pemerintah daerah."
     
    Jadi, menjaga spirit pendiri dan pengelola sekolah swasta harus menjadi tanggung jawab bersama. Visi dan misi sekolah swasta perlu dilindungi dan kemudian dioptimalkan perannya. Jangan sampai kebijakan pemerintah yang berat sebelah ke depan justru menyusahkan hak rakyat memperoleh pendidikan.
     
    FX Triyas Hadi Prihantoro Guru SMA Pangudi Luhur Santo Yosef, Surakarta
     
    http://m.kompas.com/cetak/cread/2011/07/23/02093797/dilema-sekolah-swasta
    Powered by salakpondohmania®

     

    jale_ok@yahoo.com Jul 23 01:14AM ^
     
    Keliatanya nazar lg mau nnton final COPA AMERIKA di argentina..
    Mungkin juga lg ikut taruhan untuk uruguay sm bang nurdin..
     
    Piss
    Jale
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: "SisCahya Bhuwana" <siscahya@kagamavirtual.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Fri, 22 Jul 2011 15:46:55
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Nazaruddin muncul di skype?
     
     
    Wawancara di lakukan jam 11 malam (jam si pewawancara), tetapi kamar atau ruang dimana Nazar berada ada sinar matahari masuk (berarti dmn Nazar berada adalah siang hari), diperkirakan dia berada di Amerika Latin.
     
    Siswanto
    Power Generation Services
    Specialist Engineer
     
    Blog: www.sispowergeneration.blogspot.com
    Mobile: +62 81311422270
    +62 81398199500
    PIN : 22773192
    Emails: sis_cahya@yahoo.com
    siscahyabhuwana@gmail.com
     
     
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: irsy_cute@yahoo.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Fri, 22 Jul 2011 15:44:03
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Nazaruddin muncul di skype?
     
    Topi anyaman Nazar bakal jd tren 2011 dan laku di pasaran dg brand "topi nazaruddin", hehehe
     
    Sent from my BlackBerry®
    powered by Sinyal Kuat INDOSAT
     
    -----Original Message-----
    From: aroem.naroeni@kagamavirtual.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Fri, 22 Jul 2011 15:40:00
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Nazaruddin muncul di skype?
     
    Ini nggak jelas , secara komunikasi publik, maksude nganggo topi ki opo tho ?
    Jangan2 malah Nazaruddin palsu
     
    Ini film holywood diganti sinetron seperti ini ?
     
    Salam
    Aroem
     
     
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: arianto_rizki@yahoo.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Fri, 22 Jul 2011 14:25:50
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Nazaruddin muncul di skype?
     
    Lha iyo..makane aku nganggo topi le ngantor..persis sek dipake nyasarudin..
     
    Sebagai sesama anak buah kang roti..hehehe..
     
    Piss ah :)
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
     
    -----Original Message-----
    From: "darmaji-gojis" <sudarmaji@kagamavirtual.net>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Fri, 22 Jul 2011 14:19:19
    To: alumniUGM@googlegroups.com<alumniUGM@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Nazaruddin muncul di skype?
     
    Berau coal duwee aburiz bakery lho, hehehehe
     
     
    darmaji
    --------------------------------
    Sent from GojisBerry
    0815.958.7574
     
    -----Original Message-----
    From: arianto_rizki@yahoo.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Fri, 22 Jul 2011 14:17:07
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Nazaruddin muncul di skype?
     
    Jangan2 rotinya merek Aburizal..
    nama perusahaannya Aburizal Bakery..
     
    Hahahaha...nggak nyambung ya?? Hanya bercanda..
     
    Piss ah :)
     
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
     
    -----Original Message-----
    From: "SisCahya Bhuwana" <siscahya@kagamavirtual.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Fri, 22 Jul 2011 14:09:48
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Nazaruddin muncul di skype?
     
     
    Sekarang jual sari roti, itu lagi di dapur pembuatan roti..
     
     
    Siswanto
    Power Generation Services
    Specialist Engineer
     
    Blog: www.sispowergeneration.blogspot.com
    Mobile: +62 81311422270
    +62 81398199500
    PIN : 22773192
    Emails: sis_cahya@yahoo.com
    siscahyabhuwana@gmail.com
     
     
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: ririnzuro@yahoo.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Fri, 22 Jul 2011 14:12:06
    To: alumniugm@googlegroups.com<alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Nazaruddin muncul di skype?
     
    Benerrr2 miripp tukang rotiii :p wakakk
    Sent from my BlackBerry®
    powered by Sinyal Kuat INDOSAT
     
    -----Original Message-----
    From: Muhammad Ery Wijaya <erywijaya@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Fri, 22 Jul 2011 23:09:03
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Nazaruddin muncul di skype?
     
    Dia pake topi, mirip tukang roti...kalau mau ngeadd ID Skypenya silahkan:
    Nazar_SariRoti hehehehehe
     
    2011/7/22 <ririnzuro@yahoo.com>
     
    > Akankah Anas bisa bertahan?
     
    > Ataukah ini bagian dari skenario untuk melengserkan Anas?
     
    > --
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    tbuanawati@gmail.com Jul 22 01:02PM ^
     
    Mas Izzul,
    Biayanya tergantung kerusakan matanya.
    Adeku dah tipis ktnya mknya mahal.
     
    Coba rajin minum jus sawi putih Mas. Mungkin bs kurang. Kl mau cek mata kesana aja, bagus dibanding cek mata biasa. Cek mata 150 RB.
     
    Nanti disharing y, kl sdh Operasi.
     
    Utk Pakdhe Yayan. Operasinya hari senin Dhe. Doain lancar y Dhe.
     
    Salam
     
    Ana
     
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: Izzul Waro - INSTRAN <izzul26@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Fri, 22 Jul 2011 19:35:18
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Minta info Lasik
     
    Mbak Ana,
     
    Wah ditunggu banget ya sharing semua2nya.. Saya sekarang minus 4 (kanan) &
    minus 3 (kiri), & udah bosen banget pake sepion, hiks, hiks..
    Nabung disik lah, biar ga semakin dredeg waktu mau di-lasik gara2 keweden
    sangune kurang, hahaha...
     
    Sukses ya mbak, semoga adiknya cepat seperti normal kembali, aminn..
     
    salam,
    Izzul
     
     
     
    --
    Izzul Waro - izzul26@gmail.com
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    arifoje2004@yahoo.com Jul 22 11:13AM ^
     
    Bukan dampak otonomi itu mbak, ijin yg bersifat final baik otonomi mau tidak otonmi seluruhnya berada di pemerintah pusat, utk perkebunan namanya ijin pelepasan kawasan hutan, kalo pertambangan namanya ijin pinjam pakai kawasan hutan, bupati/walikota/gubernur hanya menerbitkan ijin lokasi utk kebun, dan kuasa pertambangan utk tambang, kedua2nya bukan merupakan ijin oprasional.
     
    Yg terjadi di HL Bukit Suligi adalah okupasi masyarakat biasa dan masyarakat berdasi yg notabene tdk memiliki ijin sama sekali dan sudah ditindaklanjuti secara bersama oleh pemerintah daerah dan kemenhut, hanya saja saya jadi kaget mengapa menhut menjadi terkaget2 begitu ? Menurut saya ada yg tersumbat informasinya di kemenhut, mengapa menteri sampai tdk tau atau pura2 tdk tau utk mengkambinghitamkan pemerintah daerah ?
     
    Ada beberapa penyebab mengapa pemegang ijin lokasi atau ijin kuasa pertambangan selalu bekerja sebelum memperoleh ijin final/ijin oprasional sudah bekerja :
    1. Prosedur pengurusan ijin pelepasan dan ijin pinjam pakai di kemenhut memakan waktu yg sangat panjang,
    2. Sudah waktu yg sangat panjang duitnya juga panjang pula tumpukannya dan tinggi lagi,
    3. Tidak adanya sinkronisasi data internal kemenhut sehingga perlu dilakukan verifakasi antar eselon I
    Dst ....
     
    Jadi mau otonomi ataupun tidak otonomi azas yg berlaku di sektor kehutanan hanyalah dekonsentrasi, sehingga jika terjadi masalah terkait hutan dan kawasan hutan bukanlah sepenuhnya kesalahan daerah karena yg diberikan hanyalah kewenangan yg menggantung namun terhadap eksekusi lainnya tetap dilakukan pemerintah pusat (kemenhut) ....
     
    Rgds
    Arief D
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: Ir R J Taruno Poedjohardjo <tarunopeha@yahoo.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Fri, 22 Jul 2011 03:28:07
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] ada tugas buat KAGAMA RIAU.. khususnya yang aktif
    diadvokasi LH... Walhi, WWF
     
    koq kayak gak tahu saja ??!!
    "lempar tanggung jawab"
    korbannya / tumbalnya pejabat yg TIDAK DISUKAI
    tak iye?! .he he he .tph
     
     
     
    ________________________________
    From: Milona Ilza Sakantira <milonasakantira@kagamavirtual.net>
    To: alumniugm@googlegroups.com
    Sent: Fri, July 22, 2011 4:43:07 PM
    Subject: Re: [kagama] ada tugas buat KAGAMA RIAU.. khususnya yang aktif
    diadvokasi LH... Walhi, WWF
     
     
    Inilah salah satu hasil Otonomi Daerah Mas. Yg salah bukan perusahaannya,
    salahkan bupatinya, kok kasih izin. Izin tambang dan kebun sawit sejak otda yg
    mengeluarkan bupati/wako atau Gubernur (klu lintas kab/kota).
     
    Tapi heran juga, mereka kok bsa langsung nambang kan buka kebun langsung yak..
    Hrsnya kalau wilayah tsb berada dikawasan hutan, harus ada rekomendasi dri
    Menteri kehutanan dulu. Tdk bsa tidak.
     
     
    Salam
     
    -Milona-
     
    Sent from my MiloBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Alhamdulilah Nyambung
    Teyyuuusss...!
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5,
    Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    arifoje2004@yahoo.com Jul 22 11:22AM ^
     
    Acting kayaknya tu ...
    Bosan juga melihatnya wara wiri terus ...
     
     
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: ysanst@kagamavirtual.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Fri, 22 Jul 2011 09:22:35
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] ada tugas buat KAGAMA RIAU.. khususnya yang aktif
    diadvokasi LH... Walhi, WWF
     
    "Persoalan di Riau kayaknya banyak sekali. Saya janji, sepulang saya dari Timika (Papua-Red), saya akan kembali lagi ke Riau," tegas Zulkifli.
    ---------------------
    Kenapa Pak Zul balik lagi?mau action apa mau acting?
     
    Hahahahaha..bosandengansandiwarapejabat.com
     
    Yassir
    Iwak-02
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
Loading...