Total Tayangan

myspace hit counter

[kagama] Intisari untuk alumniUGM@googlegroups.com - 25 Pesan pada 3 Topik

Rabu, Agustus 03, 2011

Grup: http://groups.google.com/group/alumniUGM/topics

    andirahmah91@yahoo.com Aug 02 04:32PM ^
     
    Maksudnya thread riba dipindahin ya?
    Susah juga yaa. Saya gak berminat mengikuti banyak milis.
     
    Klo yang nanya itu2 juga orangnya, apa dianggap chatting?
     
    Trus, yg isinya cuma
     
    wkwkwkwk, atau
     
    hahahaha
     
    Masuk dalam golongan pelanggaran kah?
     
     
    Salam,
     
     
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

     

    tri harso sulistiyo <thsulistiyo@gmail.com> Aug 02 05:41PM +0700 ^
     
    *saia jadi mikir kopaja nya itu bentuk dan fasilitasnya seperti apa?
     
    INILAH.COM, Jakarta - Rencana PT Koperasi Angkutan Jakarta (Kopaja)
    meluncurkan 20 Kopaja ber-AC ternyata membutuhkan biaya cukup besar. Untuk
    pengadaan sarana transportasi 20 Kopaja ber-AC membutuhkan dana sebesar
    Rp400 miliar.*
     
    "Kopaja baru melakukan perubahan kepada 20 Kopaja saat ini karena terkendala
    mengenai biaya yang besar untuk pengadaan sarana yang biayanya tidak murah.
    Contoh nilai investasi sebanyak 20 armada ini diperkirakan bisa mencapai Rp
    400 miliar," kata Ketua Umum PT Koperasi Angkutan Jakarta (Kopaja) Nanang
    Basuki.
     
    PT Kopaja mendapatkan dukungan dari Astra group untuk melakukan pembenahan
    fisik. Bukan hanya pembenahan fisik bus, pola manajemen juga diubah total.
    Pola baru angkutan Kopaja, sopir dan kondektur dibayar dengan sistem
    honor-gaji, juga mendapatkan asuransi kesehatan.
     
    Selanjutnya pengelolaan, pengoperasian dan pengawasan dilakukan dalam pola
    manajemen satu atap. Menurutnya kendaraan atau armada tidak lagi dengan
    sistem kendaraan dibawa pulang masing-masing pemilik, tapi akan selalu
    melewati aspek pemeriksaan, baik sebelum maupun sesudah beroperasi.
     
    Kendaraan baru ini memiliki tiga pintu utama, khusus pintu masuk dan keluar
    dilengkapi sistem elektrik yang bergerak searah. Alat kontrol manual ini
    berfungsi mencatat jumlah penumpang yang masuk dan keluar. Bahkan sistem
    operasional kendaraan akan dilakukan lebih terorganisir. [mah]
     
    tanggapan:
    1. kopaja 20 masa 400 Milyar itu duwit mampir mampir kemana
    lagi.........bapak.....bapak.
    2. Gw kerja di karoserie ...gw punya hitung2an kasarnya neh :
     
    Harga Chassis : krg lebih 200 jt
    Harga Karoserie : krg lebih 200 jt ( sudah mewah )
    LL/PPN : krg lebih 100 jt
    TOTAL : krg lebih 500 jt
     
    jadi kalo disiapin dana 400 milyar bisa dapat 800 Unit Medium Bus AC (
    Kopaja )
    Gw mendesak KPK segera turun untuk investigasi ketidak beresan dlm proyek
    ini.
    sbg tambahan, harga 2 m itu untuk Big Bus Super Executive Chasiss Mercy
     
    3. MASAK 1 BUS AC JELEK (RENOVASI) HARGANYA 20 M FERRARI AJA NDAK SAMPAI
    SEGITU..
    4. salah kali hitungannya, atau biasa hitung dan langsung
    korupsi.............400 milyar dibagi 20 unit
    satu unit pesawat kali.... coba tolong hitung lagi para petinggi kopaja
    jangan salah omong ya nilai kamu barusan nol
     
    5. 20M buat renov 1 Kopaja? 99% dari dana masuk kantong ajaib
    6. bapak udah gila ya satu kopaja asumsi biayanya 20M ??
    Itu kopaja apa ferrari pak??
    oalah paak.. pak.. bekoar itu pake mulut jangan pake pantat!!
    ----!! itu uang rakyat, berarti uang gue juga. BALIKIN WOOOOOOYY !!!
     
    7. Kasian KPK, kerjaannya ga habis-habis karena orang-orang kaya gini nih..
    Gimana bangsa mau maju?! Mau membangun untuk negeri sendiri malah dijadiin
    objek korupsi sama pemerintah sendiri.. 1 bus = 20M?? Nyesel gw bayar
    pajak!! >.
    8. gw g peduli mw harganya mahal atau pakai AC atau fasilitas apapun...
    yang gw peduli cuma 1 yaitu tepat waktu (tidak main ngetem sembarangan)
     
    gw g mau tua di Jalan...
     
    9. 20 armada habisnya 40 milyar, fantastis.
     
    Sabar...ini romadhon...sabar ya.
    Mungkin fasilitasnya yang mahal :
    1. Anti copet dan jambret
    2. Anti pengamen
    3. Anti pedagang asongan
    4. Sebelum berangkat diawali dengan bakar kemenyan supaya selamat
    5. Anti macet...tapi mesinnya, bukan jalannya lho
    6. Anti petir
    7. Anti mabok
    8. Anti air
    9...pokoknya "anti" aza gitu loooooh
     
    dll
    http://id.berita.yahoo.com/pengadaan-kopaja-ac-butuh-rp400-miliar-121800700.html

     

    Yulianto Eko Rakhmat <eko.rakhmat@gmail.com> Aug 02 06:52PM +0700 ^
     
    kayaknya yang nyampe 20 M mah dah bisa terbang....
     
    berikut kalau pengin tau harga bus Hino...
    http://hargabus.com/?HARGA_BUS_DELUXE
     
    nuwun
    @nt0
     
    2011/8/2 tri harso sulistiyo <thsulistiyo@gmail.com>
     

     

    "darmaji-gojis" <sudarmaji@kagamavirtual.net> Aug 02 11:54AM ^
     
    Kalau bisa dibikin mahal kenapa harus dibikin murah,
    Wkwkwkwkwk
     
     
    darmaji
    --------------------------------
    Sent from GojisBerry
    0815.958.7574

     

    tbuanawati@gmail.com Aug 02 12:07PM ^
     
    Iklan banget Mas :d
     
    Ana
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: "darmaji-gojis" <sudarmaji@kagamavirtual.net>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Tue, 2 Aug 2011 11:54:51
    To: alumniUGM@googlegroups.com<alumniUGM@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] kopaja 20M itu seperti apa?
     
    Kalau bisa dibikin mahal kenapa harus dibikin murah,
    Wkwkwkwkwk
     
     
    darmaji
    --------------------------------
    Sent from GojisBerry
    0815.958.7574
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    tri harso sulistiyo <thsulistiyo@gmail.com> Aug 02 08:28PM +0700 ^
     
    saia dari tadi itu mencari harga buswe kok belum ketemu ya, rekane mau
    membandingkan.
    kalao dari daftar hargabus dot com, harus lebih bagus lagi lah. lah 500 juta
    sahaja sudah menarik dan mewah.
     
    nah yang meggelitik (pinjam istilahe mas Albert) ialah apakah bis seharga 20
    M ini nanti juga akan minta jalur sendiri atao kah berpacu dijalan biasa dan
    berapa harga tiket nya?
     
    masak mampang - blok M mbayar 100 rebu IDR, kok semakin banyak juki2
    disekitar kita..hahahaha
     
    terima kasih
     
    2011/8/2 Yulianto Eko Rakhmat <eko.rakhmat@gmail.com>
    kayaknya yang nyampe 20 M mah dah bisa terbang....
     
    berikut kalau pengin tau harga bus Hino...
    http://hargabus.com/?HARGA_BUS_DELUXE
     
    nuwun
    @nt0

     

    andirahmah91@yahoo.com Aug 02 02:31PM ^
     
    Harga busway itu 1-1.2 M utk yg single dan 2.7 M utk yg gandeng. Mahal yaa, nanti saya coba tanya ke Eka Lorena, teman saya yg menang tender utk koridor 5 & 7.
     
    Dia yg berani mengancam Pemprov utk ganti rugi 20 M jika operasi bisnya ditunda lebih lama.
     
     
    Salam,
     
    Andi Rahmah
     
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
     
    -----Original Message-----
    From: tri harso sulistiyo <thsulistiyo@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Tue, 2 Aug 2011 20:28:41
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] kopaja 20M itu seperti apa?
     
    saia dari tadi itu mencari harga buswe kok belum ketemu ya, rekane mau
    membandingkan.
    kalao dari daftar hargabus dot com, harus lebih bagus lagi lah. lah 500 juta
    sahaja sudah menarik dan mewah.
     
    nah yang meggelitik (pinjam istilahe mas Albert) ialah apakah bis seharga 20
    M ini nanti juga akan minta jalur sendiri atao kah berpacu dijalan biasa dan
    berapa harga tiket nya?
     
    masak mampang - blok M mbayar 100 rebu IDR, kok semakin banyak juki2
    disekitar kita..hahahaha
     
    terima kasih
     
    2011/8/2 Yulianto Eko Rakhmat <eko.rakhmat@gmail.com>
    kayaknya yang nyampe 20 M mah dah bisa terbang....
     
    berikut kalau pengin tau harga bus Hino...
    http://hargabus.com/?HARGA_BUS_DELUXE
     
    nuwun
    @nt0
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    ysanst@kagamavirtual.com Aug 02 03:16PM ^
     
    Untuk pengadaan sarana transportasi 20 Kopaja ber-AC membutuhkan dana sebesar Rp400 miliar.
    tri harso sulistiyo
    --------------------------
    Setahu saya Kopaja masuk dalam kategori Light Truck setara Toyota Dyna (atau dlm dunia otomotif sering disebut kelas 2 ton).
     
    Dengan karoseri sekelas New Armada,Tugas Anda,Rahayu Santosa,Restu Ibu, dsb dengan level "deluxe" pun harganya utk 20 unit tdk akan sampai 400 M
     
    Saya curiga,karoseri bus nya berbahan emas,mgkn ada kaitannya dengan thread emas2an disebelah..he2
     
    Yassir
    Iwak-02
    Powered by Telkomsel BlackBerry®

     

    Yulianto Eko Rakhmat <eko.rakhmat@gmail.com> Aug 02 10:26PM +0700 ^
     
    Emang segituan mbak...
     
    Harga bus Mercy atau Mercedez Benz sekitar 1 M an sekitar 5 tahun yang lalu,
    sekarang ya berarti sekitar 1.5 M maksimal. ini sudah termasuk yang paling
    bagus.
    yang sering dipakai AKAP dengan seat 2-2 executive. Seat bisa 38 an kl gak
    salah.
     
     
    2011/8/2 <andirahmah91@yahoo.com>
     

     

    tri harso sulistiyo <thsulistiyo@gmail.com> Aug 02 10:32PM +0700 ^
     
    now
    [image: im9aud7d.jpg]
     
    setelah 20 M (masak 20M cuma kayak gini)
     
    [image: iro5b9du.jpg]
     
    2011/8/2 Yulianto Eko Rakhmat <eko.rakhmat@gmail.com>
     

     

    Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com> Aug 02 04:42PM +0700 ^
     
    Numpang tanya: +1nya itu bukannya bunga juga?
     
    Regards,
    Albert
     

     

    Ade Indarta <adeindarta@gmail.com> Aug 02 05:45PM +0800 ^
     
    Bukan, itu laba. :)
     
    Salam,
    Ade
     
    Pada Selasa, 02 Agustus 2011, Albert Pratama<albert.pratama@gmail.com>
    menulis:
    > Albert
     
    > 2011/8/2 Ade Indarta <adeindarta@gmail.com>:
    >> Saya kurang tahu istilah teknisnya tapi prosesnya kurang lebih seperti
    ini:
    >> - bank menambahkan keuntungan ke harga jual menjadi X+1
    >> - pembeli membeli rumah ke bank seharga X+1
    >> - pembeli mengangsur biaya pembelian misal 10 kali sehingga harga yang
    harus
    >>>> Semoga bermanfaat yaa, silakan cermati ulasan berikut:
     
    >>>> Dari Abi Said Al-Khudhri ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,
    >>>> "Janganlah kalian menjual emas dengan emas kecuali yang sama sebanding.
    Dan
    >>>> jangan ditambah sebagian atas yang lainnya. Janganlah kalian menjual
    emas
    >>>> dengan perak kecuali yang sama sebanding. Dan jangan ditambah sebagian
    atas
    >>>> berbeda adalah makanan. Sebagaimana sabda beliau SAW:
     
    >>>> Dari Ma'mar bin Abdillah ra. berkata, "Sungguh aku telah mendengar
    >>>> Rasulullah SAW bersabda, "(Menukar) makanan (harus dengan) makanan
    (yang
    >>>> sebanding)." Dan makanan kami pada hari itu adalah tepung sya'ir.
    (HRMuslim)
     
    >>>> Dari Ubadah dini Shamit , ia berkata : telah bersabda Rasulullah saw.
    ."(
    >>>> boleh jual ) emas dengan emas , dan perak dengan perak dan bur dengan
    bur
    >>>> dan sya'ir dengan sya'ir dan tamar dengan tamar , dan garam dengan
    garam ,
    >>>> mitsil dengan mitsil , sama dengan sama , tunai dengan tunai , tetapi
    >>>> apabila berlainan macamnya bolehlah kamu jual sebagaimana kamu
    kehandaki
    >>>> jika ada ia tunai (diriwayatkan-dia oleh Muslim )
     
    >>>> Dari oleh Abu Said Al Khudri bahwa Rasulullah bersabda : ."( "Emas
    >>>> hendaklah dibayar dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan
    gandum,
    >>>> tepung dengan tepung, kurma dengan kurma, garam dengan garam, bayaran
    harus
    >>>> dari tangan ke tangan (tunai). Barangsiapa memberi tambahan atau
    meminta
    >>>> tambahan, sesungguhnya ia telah berurusan denga riba. Penerima dan
    pemberi

     

    Nurcahya Priyonugroho <anung.pnugroho@gmail.com> Aug 02 05:01PM +0700 ^
     
    Bert, udah pernah dengar joke tentang cara ngukur tinggi tiang bendera
    belum?
     
    -Anung-
     

     

    agunghadipriatmoko@gmail.com Aug 02 09:49AM ^
     
    Kalau begitu, jika istilah "bunga" diganti "laba", namanya bukan riba?
     
    Salam Agung
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: Ade Indarta <adeindarta@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Tue, 2 Aug 2011 17:45:35
    To: alumniugm@googlegroups.com<alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Dasar hukum mengapa Kredit Emas digolongkan Riba
     
    Bukan, itu laba. :)
     
    Salam,
    Ade
     
    Pada Selasa, 02 Agustus 2011, Albert Pratama<albert.pratama@gmail.com>
    menulis:
    > Albert
     
    > 2011/8/2 Ade Indarta <adeindarta@gmail.com>:
    >> Saya kurang tahu istilah teknisnya tapi prosesnya kurang lebih seperti
    ini:
    >> - bank menambahkan keuntungan ke harga jual menjadi X+1
    >> - pembeli membeli rumah ke bank seharga X+1
    >> - pembeli mengangsur biaya pembelian misal 10 kali sehingga harga yang
    harus
    >>>> Semoga bermanfaat yaa, silakan cermati ulasan berikut:
     
    >>>> Dari Abi Said Al-Khudhri ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,
    >>>> "Janganlah kalian menjual emas dengan emas kecuali yang sama sebanding.
    Dan
    >>>> jangan ditambah sebagian atas yang lainnya. Janganlah kalian menjual
    emas
    >>>> dengan perak kecuali yang sama sebanding. Dan jangan ditambah sebagian
    atas
    >>>> berbeda adalah makanan. Sebagaimana sabda beliau SAW:
     
    >>>> Dari Ma'mar bin Abdillah ra. berkata, "Sungguh aku telah mendengar
    >>>> Rasulullah SAW bersabda, "(Menukar) makanan (harus dengan) makanan
    (yang
    >>>> sebanding)." Dan makanan kami pada hari itu adalah tepung sya'ir.
    (HRMuslim)
     
    >>>> Dari Ubadah dini Shamit , ia berkata : telah bersabda Rasulullah saw.
    ."(
    >>>> boleh jual ) emas dengan emas , dan perak dengan perak dan bur dengan
    bur
    >>>> dan sya'ir dengan sya'ir dan tamar dengan tamar , dan garam dengan
    garam ,
    >>>> mitsil dengan mitsil , sama dengan sama , tunai dengan tunai , tetapi
    >>>> apabila berlainan macamnya bolehlah kamu jual sebagaimana kamu
    kehandaki
    >>>> jika ada ia tunai (diriwayatkan-dia oleh Muslim )
     
    >>>> Dari oleh Abu Said Al Khudri bahwa Rasulullah bersabda : ."( "Emas
    >>>> hendaklah dibayar dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan
    gandum,
    >>>> tepung dengan tepung, kurma dengan kurma, garam dengan garam, bayaran
    harus
    >>>> dari tangan ke tangan (tunai). Barangsiapa memberi tambahan atau
    meminta
    >>>> tambahan, sesungguhnya ia telah berurusan denga riba. Penerima dan
    pemberi
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    vriovia@kagamavirtual.com Aug 02 10:03AM ^
     
    Diukur tinggi nya harus d panjat ya mas anung. Kalo d tidurin/d robohin trus d ukur nama nya panjang. Bukan begitu mas anung?
    valdi riovia
    BRI Pandeglang/FKT 96
     
    -----Original Message-----
    From: Nurcahya Priyonugroho <anung.pnugroho@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Tue, 2 Aug 2011 17:01:01
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Dasar hukum mengapa Kredit Emas digolongkan Riba
     
    Bert, udah pernah dengar joke tentang cara ngukur tinggi tiang bendera
    belum?
     
    -Anung-
     
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    Nurcahya Priyonugroho <anung.pnugroho@gmail.com> Aug 02 05:04PM +0700 ^
     
    Yap, seperti itu... cuma beda istilah, tapi satuan (unit) dan besarannya
    sama
     
    -Anung-

     

    Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com> Aug 02 05:04PM +0700 ^
     
    > Bert, udah pernah dengar joke tentang cara ngukur tinggi tiang bendera
    > belum?
     
    Belum.
     
    Regards,
    Albert

     

    vriovia@kagamavirtual.com Aug 02 10:04AM ^
     
    Di per banka an syariah bukan kredit, melainkan pembiayaan. Trus bukan bunga, melainkan bagi hasil.
    Dalam bank konvensional bunga berbunga yg jadi riba.
    valdi riovia
    BRI Pandeglang/FKT 96
     
    -----Original Message-----
    From: agunghadipriatmoko@gmail.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Tue, 2 Aug 2011 09:49:29
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Dasar hukum mengapa Kredit Emas digolongkan Riba
     
    Kalau begitu, jika istilah "bunga" diganti "laba", namanya bukan riba?
     
    Salam Agung
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: Ade Indarta <adeindarta@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Tue, 2 Aug 2011 17:45:35
    To: alumniugm@googlegroups.com<alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Dasar hukum mengapa Kredit Emas digolongkan Riba
     
    Bukan, itu laba. :)
     
    Salam,
    Ade
     
    Pada Selasa, 02 Agustus 2011, Albert Pratama<albert.pratama@gmail.com>
    menulis:
    > Albert
     
    > 2011/8/2 Ade Indarta <adeindarta@gmail.com>:
    >> Saya kurang tahu istilah teknisnya tapi prosesnya kurang lebih seperti
    ini:
    >> - bank menambahkan keuntungan ke harga jual menjadi X+1
    >> - pembeli membeli rumah ke bank seharga X+1
    >> - pembeli mengangsur biaya pembelian misal 10 kali sehingga harga yang
    harus
    >>>> Semoga bermanfaat yaa, silakan cermati ulasan berikut:
     
    >>>> Dari Abi Said Al-Khudhri ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,
    >>>> "Janganlah kalian menjual emas dengan emas kecuali yang sama sebanding.
    Dan
    >>>> jangan ditambah sebagian atas yang lainnya. Janganlah kalian menjual
    emas
    >>>> dengan perak kecuali yang sama sebanding. Dan jangan ditambah sebagian
    atas
    >>>> berbeda adalah makanan. Sebagaimana sabda beliau SAW:
     
    >>>> Dari Ma'mar bin Abdillah ra. berkata, "Sungguh aku telah mendengar
    >>>> Rasulullah SAW bersabda, "(Menukar) makanan (harus dengan) makanan
    (yang
    >>>> sebanding)." Dan makanan kami pada hari itu adalah tepung sya'ir.
    (HRMuslim)
     
    >>>> Dari Ubadah dini Shamit , ia berkata : telah bersabda Rasulullah saw.
    ."(
    >>>> boleh jual ) emas dengan emas , dan perak dengan perak dan bur dengan
    bur
    >>>> dan sya'ir dengan sya'ir dan tamar dengan tamar , dan garam dengan
    garam ,
    >>>> mitsil dengan mitsil , sama dengan sama , tunai dengan tunai , tetapi
    >>>> apabila berlainan macamnya bolehlah kamu jual sebagaimana kamu
    kehandaki
    >>>> jika ada ia tunai (diriwayatkan-dia oleh Muslim )
     
    >>>> Dari oleh Abu Said Al Khudri bahwa Rasulullah bersabda : ."( "Emas
    >>>> hendaklah dibayar dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan
    gandum,
    >>>> tepung dengan tepung, kurma dengan kurma, garam dengan garam, bayaran
    harus
    >>>> dari tangan ke tangan (tunai). Barangsiapa memberi tambahan atau
    meminta
    >>>> tambahan, sesungguhnya ia telah berurusan denga riba. Penerima dan
    pemberi
     
    >>>> link terkait
    >>>> http://www.facebook.com/topic.php?uid=121389841211770&topic=504
     
    >>>> http://www.ustsarwat.com/search.php?id=1153366843
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    Albert Pratama <albert.pratama@gmail.com> Aug 02 05:05PM +0700 ^
     
    Dalam konteks ini, cara membedakannya gimana?
     

     

    Nurcahya Priyonugroho <anung.pnugroho@gmail.com> Aug 02 05:18PM +0700 ^
     

    > Belum.
     
    > Regards,
    > Albert
     
    Itu, kira-kira begini:
    Seorang murid disuruh gurunya mengukur tinggi tiang bendera. Lalu si murid
    membawa meteran dan memanjat tiang, karena ternyata susah dipanjat,
    dia terus mencari tangga kemudian mengukur tinggi nya tiang bendera dari
    bawah sampai atas.
    Selesai mengukur si murid dipanggil bapak guru langsung dimarahin: kamu
    kok sama sekali enggak praktis sih, kan itu tiang bendera bisa dibuka
    slotnya dan direbahkan, setelah itu baru diukur pakai meteran.
    Si murid ngejawab: kalo horisontal begitu kan berarti mengukur panjangnya,
    Pak. Bukan tingginya.
     
    Riba vs Laba dalam kasus kredit bank-nya Ade Indarta, ya mirip soal panjang
    vs tinggi di cerita itu.
     
    -Anung-

     

    andirahmah91@yahoo.com Aug 02 11:19AM ^
     
    Kamu benar2 ngerti gak sih Nung sampai berani memberi analogi seperti itu?
     
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
     
    -----Original Message-----
    From: Nurcahya Priyonugroho <anung.pnugroho@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Tue, 2 Aug 2011 17:18:02
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Dasar hukum mengapa Kredit Emas digolongkan Riba
     
     
    > Belum.
     
    > Regards,
    > Albert
     
    Itu, kira-kira begini:
    Seorang murid disuruh gurunya mengukur tinggi tiang bendera. Lalu si murid
    membawa meteran dan memanjat tiang, karena ternyata susah dipanjat,
    dia terus mencari tangga kemudian mengukur tinggi nya tiang bendera dari
    bawah sampai atas.
    Selesai mengukur si murid dipanggil bapak guru langsung dimarahin: kamu
    kok sama sekali enggak praktis sih, kan itu tiang bendera bisa dibuka
    slotnya dan direbahkan, setelah itu baru diukur pakai meteran.
    Si murid ngejawab: kalo horisontal begitu kan berarti mengukur panjangnya,
    Pak. Bukan tingginya.
     
    Riba vs Laba dalam kasus kredit bank-nya Ade Indarta, ya mirip soal panjang
    vs tinggi di cerita itu.
     
    -Anung-
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    Hari Purwanto <haripur.ir@gmail.com> Aug 02 02:54PM +0430 ^
     
    Saya juga pernah bertanya dan penjelasannya seperti mas Ade critakan.
    Jadi yang ada proses jual beli. Bank membeli dari pengembang dan menjualnya
    dengan mengambil untung. Jual beli dengan mengambil untung ini boleh, ini
    hakekatnya dagang.
    Penjualan kepada nasabah disepakati pada harga jual bank, dan juga
    disepakati dengan cara diangsur.
     
     
    2011/8/2 Ade Indarta <adeindarta@gmail.com>
     
     
    --
    Hari Purwanto

     

    andirahmah91@yahoo.com Aug 02 11:30AM ^
     
    Pertanyaan saya: apakah kalau membeli rumahnya secara tunai harganya tetap senilai (X+1) ?
     
    Jika harga jual barang berbeda antara tunai dan cicil, maka tetap tergolong riba.
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
     
    -----Original Message-----
    From: Hari Purwanto <haripur.ir@gmail.com>
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Tue, 2 Aug 2011 14:54:46
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Dasar hukum mengapa Kredit Emas digolongkan Riba
     
    Saya juga pernah bertanya dan penjelasannya seperti mas Ade critakan.
    Jadi yang ada proses jual beli. Bank membeli dari pengembang dan menjualnya
    dengan mengambil untung. Jual beli dengan mengambil untung ini boleh, ini
    hakekatnya dagang.
    Penjualan kepada nasabah disepakati pada harga jual bank, dan juga
    disepakati dengan cara diangsur.
     
     
    2011/8/2 Ade Indarta <adeindarta@gmail.com>
     
     
    --
    Hari Purwanto
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    tbuanawati@gmail.com Aug 02 10:30AM ^
     
    Mbak Ana ,
     
    Kyknya disini dimaksud sebanding berarti setara.
    Jd kl emas yg kt beli misal thn 2004 180 RB/grm, kmdn kt jual atau gadai thn 2010 jd 300RB/gram. Nilai rupiahnya naek tp nilai emasnya tetap. Berarti boleh kan? Bkn riba?
    Mnrt Mbak gmn?
     
     
    Salam
     
    Ana
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: andirahmah91@yahoo.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Tue, 2 Aug 2011 10:02:48
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: [kagama] Dasar hukum mengapa Kredit Emas digolongkan Riba
     
    Semoga bermanfaat yaa, silakan cermati ulasan berikut:
     
    Dari Abi Said Al-Khudhri ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Janganlah kalian menjual emas dengan emas kecuali yang sama sebanding. Dan jangan ditambah sebagian atas yang lainnya. Janganlah kalian menjual emas dengan perak kecuali yang sama sebanding. Dan jangan ditambah sebagian atas yang lainnya. Dan janganlah menjual perak yang tidak nampak dengan yang nampak. (HR Bukhari dan Muslim)
     
    Janganlah kalian menjual emas dengan emas atau perak dengan perak, kecuali kecuali sama beratnya. (HR Muslim)
     
    Termasuk yang diharamkan untuk dipertukarkan dengan timbangan yang berbeda adalah makanan. Sebagaimana sabda beliau SAW:
     
    Dari Ma'mar bin Abdillah ra. berkata, "Sungguh aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda, "(Menukar) makanan (harus dengan) makanan (yang sebanding)." Dan makanan kami pada hari itu adalah tepung sya'ir. (HRMuslim)
     
    Dari Ubadah dini Shamit , ia berkata : telah bersabda Rasulullah saw. ."( boleh jual ) emas dengan emas , dan perak dengan perak dan bur dengan bur dan sya'ir dengan sya'ir dan tamar dengan tamar , dan garam dengan garam , mitsil dengan mitsil , sama dengan sama , tunai dengan tunai , tetapi apabila berlainan macamnya bolehlah kamu jual sebagaimana kamu kehandaki jika ada ia tunai (diriwayatkan-dia oleh Muslim )
     
    Dari oleh Abu Said Al Khudri bahwa Rasulullah bersabda : ."( "Emas hendaklah dibayar dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, tepung dengan tepung, kurma dengan kurma, garam dengan garam, bayaran harus dari tangan ke tangan (tunai). Barangsiapa memberi tambahan atau meminta tambahan, sesungguhnya ia telah berurusan denga riba. Penerima dan pemberi sama-sama bersalah". (HR. Muslim no. 2971)
     
    link terkait
    http://www.facebook.com/topic.php?uid=121389841211770&topic=504
     
    http://www.ustsarwat.com/search.php?id=1153366843
     
    http://blog.re.or.id/macam-macam-riba.htm
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

    andirahmah91@yahoo.com Aug 02 11:35AM ^
     
    Mbak Ana,
     
    Bukan riba kalau di jual. Kalau di gadai, ambilnya lagi jangan dicicil.
     
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
     
    -----Original Message-----
    From: tbuanawati@gmail.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Tue, 2 Aug 2011 10:30:58
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: Re: [kagama] Dasar hukum mengapa Kredit Emas digolongkan Riba
     
    Mbak Ana ,
     
    Kyknya disini dimaksud sebanding berarti setara.
    Jd kl emas yg kt beli misal thn 2004 180 RB/grm, kmdn kt jual atau gadai thn 2010 jd 300RB/gram. Nilai rupiahnya naek tp nilai emasnya tetap. Berarti boleh kan? Bkn riba?
    Mnrt Mbak gmn?
     
     
    Salam
     
    Ana
    Powered by Telkomsel BlackBerry®
     
    -----Original Message-----
    From: andirahmah91@yahoo.com
    Sender: alumniugm@googlegroups.com
    Date: Tue, 2 Aug 2011 10:02:48
    To: <alumniugm@googlegroups.com>
    Reply-To: alumniugm@googlegroups.com
    Subject: [kagama] Dasar hukum mengapa Kredit Emas digolongkan Riba
     
    Semoga bermanfaat yaa, silakan cermati ulasan berikut:
     
    Dari Abi Said Al-Khudhri ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Janganlah kalian menjual emas dengan emas kecuali yang sama sebanding. Dan jangan ditambah sebagian atas yang lainnya. Janganlah kalian menjual emas dengan perak kecuali yang sama sebanding. Dan jangan ditambah sebagian atas yang lainnya. Dan janganlah menjual perak yang tidak nampak dengan yang nampak. (HR Bukhari dan Muslim)
     
    Janganlah kalian menjual emas dengan emas atau perak dengan perak, kecuali kecuali sama beratnya. (HR Muslim)
     
    Termasuk yang diharamkan untuk dipertukarkan dengan timbangan yang berbeda adalah makanan. Sebagaimana sabda beliau SAW:
     
    Dari Ma'mar bin Abdillah ra. berkata, "Sungguh aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda, "(Menukar) makanan (harus dengan) makanan (yang sebanding)." Dan makanan kami pada hari itu adalah tepung sya'ir. (HRMuslim)
     
    Dari Ubadah dini Shamit , ia berkata : telah bersabda Rasulullah saw. ."( boleh jual ) emas dengan emas , dan perak dengan perak dan bur dengan bur dan sya'ir dengan sya'ir dan tamar dengan tamar , dan garam dengan garam , mitsil dengan mitsil , sama dengan sama , tunai dengan tunai , tetapi apabila berlainan macamnya bolehlah kamu jual sebagaimana kamu kehandaki jika ada ia tunai (diriwayatkan-dia oleh Muslim )
     
    Dari oleh Abu Said Al Khudri bahwa Rasulullah bersabda : ."( "Emas hendaklah dibayar dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, tepung dengan tepung, kurma dengan kurma, garam dengan garam, bayaran harus dari tangan ke tangan (tunai). Barangsiapa memberi tambahan atau meminta tambahan, sesungguhnya ia telah berurusan denga riba. Penerima dan pemberi sama-sama bersalah". (HR. Muslim no. 2971)
     
    link terkait
    http://www.facebook.com/topic.php?uid=121389841211770&topic=504
     
    http://www.ustsarwat.com/search.php?id=1153366843
     
    http://blog.re.or.id/macam-macam-riba.htm
    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++
     
    --
    +++
    Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
    Transfer ke:
    1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
    2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
    +++

     

--
+++
Mari menjadi donatur beasiswa KAGAMA Dengan DONASI RP.50.000,-/bulan.
Transfer ke:
1. Rekening BCA, Eko Sutrisno Hadi Purnomo Ir – BCA 5530247734 – KCP Otista
2. Rekening Mandiri, SULASTAMA RAHARJA S.T. . KAGAMA VIRTUAL , 108-00-1124743-5, Bank MANDIRI Cabang Duri CALTEX
+++
Loading...